Terbit: 18 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Hamil di luar rahim adalah kondisi yang berbahaya bagi kesehatan. Hamil di luar kandungan merupakan komplikasi kehamilan yang dapat berakibat fatal baik bagi ibu dan janin. Apa penyebab hamil di luar rahim dan bagaimana mengatasinya?

Mengenal Penyebab dan Gejala Hamil di Luar Rahim

Apa itu hamil di luar rahim?

Hamil di luar rahim dikenal dengan istilah kehamilan ektopik. Hal ini terjadi ketika sel telur yang sudah dibuahi menempel di tempat lain selain rahim. Kehamilan ektopik dapat terjadi di tuba falopi, rongga perut, ovarium, atau leher rahim.

Hamil di luar rahim umumnya akan berakhir dengan aborsi karena janin tidak dapat tumbuh di organ selain rahim. Karena itu telur yang telah dibuahi umumnya tidak bisa berkembang dengan baik dan menghasilkan kematian embrio dan janin.

Penyebab dan gejala hamil di luar rahim

Penyebab kehamilan di luar rahim antara lain adanya hormon yang tidak seimbang, adanya infeksi atau trauma, adanya perkembangan yang tidak normal dari sel telur yang sudah dibuahi dan adanya kerusakan pada permukaan tuba falopi akibat proses peradangan.

Umumnya kondisi tersebut dapat disebabkan oleh penggunaan alat kontrasepsi jenis spiral, pernah mengalami riwayat kehamilan di luar rahim atau memiliki penyakit radang panggul sebelumnya, dan pernah mengalami proses pengikatan tuba yang tidak sempurna.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku RT Mandiri - Advertisement

Sedangkan gejala kehamilan di luar rahim dapat ditandai dengan rendahnya kadar hormon hCG, nyeri pada panggul, kram perut, bahu dan leher terasa sakit, nyeri di selangkangan, mual dan muntah, serta kepala terasa berputar atau sering pingsan.

Untuk mendiagnosis kehamilan di luar rahim, dokter akan melakukan pemeriksaan tekanan darah, nadi, suhu, pemeriksaan perut dan panggul, serta pemeriksaan vagina. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan menggunakan USG dan pemeriksaan darah untuk mendeteksi kadar hormon hCG.

Meskipun kondisi kehamilan di luar rahim ini tidak dapat dicegah, namun Anda bisa melakukan pemeriksaan dini untuk memantau kondisi janin. Lakukan pemeriksaan sejak dini begitu Anda mengalami terlambat haid dan hasil test pack menunjukkan hasil positif.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi