Terbit: 5 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Anemia adalah salah satu kondisi kekurangan zat gizi mikro yang dapat dialami oleh segala usia, mulai dari bayi hingga dewasa. Bayi di bawah usia 1 tahun dan remaja merupakan dua golongan usia yang rawan mengalami anemia. Apa saja gejala anemia pada anak dan bagaimana menanganinya?

Mengenal Penyebab dan Gejala Anemia pada Anak

Faktor yang menyebabkan anemia pada anak

Ada beberapa penyebab anak dapat mengalami anemia, beberapa di antaranya adalah gangguan nutrisi, kelainan bawaan, sedang mengalami infeksi atau terkena paparan obat dan racun. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan anak mengalami anemia di antaranya tubuh kekurangan zat besi sehingga tidak dapat meghasilkan sel darah merah yang cukup. Selain itu anemia juga bisa disebabkan oleh kondisi anak yang menghancurkan terlalu banyak sel darah merah. Umumnya kondisi ini disebabkan oleh kelainan sel darah merah. Selain itu, untuk anak remaja yang mengalami anemi bisa disebabkan oleh menstruasi atau cedera yang mengakibatkan perdarahan hebat.

Gejala anemia yang perlu diwaspadai

Anak yang mengalami anemia, atau yang sering disebut dengan kurang darah ini umumnya tidak menyadari bahwa ia sedang mengalami anemia. Beberapa gejala anemia yang perlu diwaspadai di antaranya kulit pucat berwarna keabu-abuan, badan mudah lelah, lemas, bagian dalam mata berwarna kuning, dan anak rentan mengalami infeksi.

Untuk memastikan anak mengalami anemia atau tidak, sebaiknya Anda memeriksakannya ke dokter. Dokter akan melakukan serangkaian tes darah untuk menentukan apakah anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi atau tidak, atau untuk melihat kelainan lain yang dialami oleh anak.

Pengobatan anemia pada anak

Pengobatan anemia tergantung pada penyebabnya. Jika anak terkena anemia karena kekurangan zat besi, dokter mungkin akan meresepkan obat untuk mengembalikan kadar zat besi dalam tubuh. Selain itu dokter juga akan menganjurkan Anda untuk memberikan makanan kaya zat besi untuk anak. Bagi anak yang kekurangan zat besi umumnya disarankan untuk mengurangi asupan susu. Susu dapat mengurangi penyerapan zat besi dalam tubuh.

Sedangkan bagi anak yang mengalami anemia karena infeksi, dokter akan fokus pada penyembuhan infeksi anak dan mengamati perkembangan kondisi anak selama masa penyembuhan.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi