DokterSehat.Com – Penis ring adalah salah satu aksesori yang sering digunakan oleh pria untuk mengatasi gangguan pada penis. Dengan menggunakan alat ini, pria percaya kalau ereksi bisa bertahan lebih lama dan saat penetrasi terjadi akan mendapatkan sensasi nikmat yang lebih banyak.



Benarkah penis ring membuat pria jadi lebih perkasa di ranjang? Adakah efek samping dari penis ring yang membuat darah tidak kembali ke seluruh tubuh dan kembali ke bentuk flaccid-nya?

Mengenal penis ring

Penis ring adalah aksesori yang terbuat dari bahan kulit, karet, hingga besi. Alat ini dipakai di bagian pangkal dari penis termasuk testis. Pemakaian dari penis ring ini dilakukan saat pria ereksi maksimal untuk mencegah menurunnya volume darah di penis.

Jenis dari penis ring sendiri ada banyak. Ada cincin yang terdiri dari satu lubang, dua lubang dan tiga lubang. Cincin satu lubang biasanya lebih besar bisanya digunakan untuk memasukkan penis dan zakar secara bersamaan.

Sementara itu, cincin 2 lubang digunakan untuk memasukkan penis dan zakar sendiri-sendiri. Terakhir, cincin 3 lubang digunakan untuk memasukkan penis dan buah zakar bagian kiri dan kanan.

Efek samping dari penis ring

Penis ring memberikan efek besar pada pria, khususnya mereka yang memiliki ukuran penis dan zakar kecil. Masalahnya, tertariknya bagian penis keluar cincin menyebabkan gangguan pada pembuluh darah. Penis bisa saja cedera dan ereksi bisa terganggu di kemudian hari.

Cincin penis memang membantu pria membantu ereksinya menjadi lebih baik. Namun, mekanisme penyetopan aliran darah ini justru memberi dampak buruk jangka panjang seperti infeksi, gangguan testis, hingga impotensi.

Mengingat dampak buruk penis ring yang besar, Anda disarankan untuk tidak menggunakannya. Lebih baik menggunakan cara lain untuk membuat penis lebih keras saat ereksi.