Mengenal Induksi dan Risikonya Untuk Membantu Persalinan

DokterSehat.Com– Sudah mendekati hari perkiraan lahir namun belum juga ada tanda-tanda kelahiran. Hal ini kadang membuat ibu stres dan panik. Saat diperiksa oleh dokter, Anda mungkin disaranakan untuk menjalani induksi untuk merangsang kontraksi. Apa sebenarnya induksi itu?

Induksi adalah prosedur yang digunakan untuk merangsang kontraksi rahim sebelum kontraksi alami terjadi. Induksi ini dapat dilakukan berbagai cara, tergantung dari kondisi dan kesiapan tubuh ibu untuk melahirkan. Beberapa metode induksi yang bisa digunakan antara lain:

1. Menyuntikkan oksitosin
Hormon oksitosin dapat merangsang dan meningkatkan kontraksi rahim Anda. Prosedur ini dilakukan dengan cara menyuntikkan oksitosin ke dalam infus. Hal ini biasanya dilakukan jika leher rahim telah menipis dan melunak.

2. Membrane sweep
Cara ini dilakukan dokter atau bidan dengan menyapukan dari mereka di sekeliling leher rahim untuk memisahkan lapisan kantung ketuban dengan leher rahim. Saat melakukan pemisahan akan terjadi pelepasan hormon prostaglandin yang dapat memicu persalinan.

3. Mematangkan leher rahim
Jika kondisi leher rahim belum siap, dokter akan menggunakan obat berisi hormon yang bisa diberikan secara oral atau dimasukkan ke dalam vagina. Cara lain yang dapat digunakan adalah dengan memasukkan kateter balon ke dalam leher rahim. Balon ini akan diisi air sehingga menekan leher rahim yang akan merangsang pelepasan hormon prostaglandin di dalam tubuh. Hal ini akan membantu melunakkan leher rahim dan membuatnya terbuka.

4. Memecahkan kantung ketuban (amniotomi)
Saat leher rahim sudah terbuka beberapa sentimeter dan kepala bayi sudah masuk panggul namun Anda harus menunggusampai persalinan dilakukan, biasanya dokter akan memecahkan kantung ketuban Anda dengan alat. Saat melakukan prosedur ini detak jantung bayi Anda akan terus dimonitor sebelum dan sesudah prosedur.

Perlu diingat bahwa prosedur induksi juga memiliki banyak risiko. Sebelum dokter menyarankan untuk diinduksi, Anda perlu tahu metode apa yang digunakan dan risikonya. Beberapa risiko yang perlu diantisipasi antara lain menimbulkan rasa nyeri yang tidak tertahankan. Beberapa obat-obatan yang digunakan seperti oksitosin dan prostaglandin dapat membuat detak jantung bayi lemah serta mengurangi suplai oksigen pada bayi. Selain itu jika induksi gagal, proses persalinan akan berujung pada operasi caesar.