Terbit: 1 April 2018 | Diperbarui: 31 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Bunda, pernahkah Anda mendengar istilah cluster feeding? Cluster feeding adalah kondisi dimana bayi sering menyusu dalam jeda waktu yang singkat seperti setengah jam atau satu jam. Kondisi ini menyebabkan ibu sulit untuk beraktivitas dan bahkan bisa menyebabkan ibu frustrasi. Sebenarnya, apa yang menyebabkan cluster feeding ini dan apakah hal tersebut adalah hal yang normal?

Mengenal Cluster Feeding pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Apa penyebab cluster feeding?

Jika umumnya bayi yang baru lahir menyusu setiap dua atau tiga jam sekali, namun ketika cluster feeding, si kecil dapat menyusu lebih sering yaitu setiap setengah jam atau satu jam sekali.

Dikutip dari Belly Belly, hingga saat ini para ahli belum dapat menentukan apa penyebab cluster feeding, namun mereka menduga hal ini disebabkan karena ukuran perut bayi berkembang lebih cepat selama beberapa bulan pertama kehidupan. Banyak yang mengaitkan cluster feeding dengan growth spurts, namun umumnya cluster feeding terjadi saat malam dan tidak terjadi berulang kali seperti growth spurts.

Sementara itu, dilansir dari Kelly Mom, pendapat lain menyatakan bahwa cluster feeding disebabkan oleh volume susu yang cenderung lebih rendah di saat malam hari. Namun Dr. Peter Hartmann, seorang pakar laktasi mengatakan bahwa umumnya volume ASI pada malam hari tidak berubah, sama dengan saat siang hari. Dan jika memang volume susu berkurang, ASI di malam hari umumnya mengandung lemak yang lebih banyak sehingga bisa membuat bayi lebih kenyang.

Pendapat lain menduga bahwa cluster feeding disebabkan oleh gangguan sistem saraf bayi yang belum sempurna. Namun pendapat ini dibantah oleh Dr. Katherine Dettwyler, ahli laktasi yang menyatakan bahwa bayi-bayi di masyarakat tradisional lainnya tidak mengalami cluster feeding.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Meskipun banyak perbedaan pendapat di antara para pakar mengenai penyebab cluster feeding, namun para ahli bersepakat bahwa cluster feeding adalah hal yang normal dan tidak berdampak buruk bagi ibu dan bayi.

Cara menghadapi cluster feeding

Tidak mudah bagi para ibu untuk menghadapi cluster feeding. Namun ada beberapa cara yang dapat membantu ibu ketika anak mengalami cluster feeding, di antaranya:

1. Minta bantuan suami
Jika Anda mulai merasa kelelahan, libatkan suami Anda saat menghadapi anak yang sedang cluster feeding. Minta bantuan suami untuk menyediakan kebutuhan Anda, memijat, mengambilkan camilan dan minuman, atau menemani ngobrol. Dukungan dari suami dapat membantu membuat Anda menjadi lebih rileks dan semangat.

2. Makan dan minum yang cukup
Menyusui dapat menguras tenaga Anda, karena itu siapkan tenaga Anda dengan makan dan minum yang cukup dan bergizi.

3. Buat diri Anda nyaman
Karena menyusui dalam jangka waktu lama akan terasa sangat melelahkan, maka buatlah diri Anda nyaman. Anda bisa menggunakan bantal menyusui atau kursi goyang yang nyaman untuk menyusui.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi