Terbit: 3 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Beberapa orang memiliki alergi cukup besar pada benda atau partikel tertentu. Ketika bersentuhan dengan benda tersebut, tubuh akan memberi reaksi yang cukup kuat. Misal tubuh jadi menggigil, bersih terus-menerus, hingga mengalami gangguan pada kulit berupa rasa gatal hingga iritasi ringan.

Mengenal Alergi Sperma yang Terjadi pada Wanita

Selama ini kita mengenal ada alergi terhadap bulu, debu, hingga bunga yang memiliki serbuk dari. Selain itu ada juga alergi yang cukup langka berupa alergi terhadap sperma khususnya pada wanita.

Ciri-Ciri Alergi Sperma pada Wanita

Alergi sperma biasanya tidak diketahui dari awal. Wanita baru akan mengetahui kalau dirinya mengalami alergi pada sperma setelah vagina terpapar cairan mani yang mengandung sperma. Biasanya gejala atau ciri-ciri yang muncul dari alergi ini terdiri dari:

  • Vagina jadi memerah dengan sendirinya padahal tidak ada luka atau cedera saat berhubungan badan.
  • Area di sekitar vagina seperti labia mayor, labia minor, hingga klitoris agak mengalami pembengkakan.
  • Area vagina yang terkena sperma akan langsung mengalami gatal dan kondisi ini sangat tidak nyaman.
  • Beberapa alergi yang cukup parah bisa menyebabkan wanita mengalami sesak napas hingga seluruh tubuh mengalami bengkak.

Cara Mengatasi Alergi Sperma

Alergi dengan sperma akan membuat wanita tidak bisa menerima cairan mani masuk ke dalam tubuhnya. Kondisi ini berakibat pada susahnya mendapatkan keturunan. Begitu ada cairan sperma masuk, tubuh akan langsung memberikan respons yang merugikan wanita.

Kalau Anda mengalami kondisi seperti ini segera temui dokter yang menangani alergi. Biasanya dokter akan memberikan beberapa alternatif seperti pemberian obat atau dengan sedikit terapi sebelum melakukan aktivitas seks. Kalau kondisi alergi sulit ditangani, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kehamilan adalah fertilisasi in vitro.

Oh ya, alergi sperma ternyata juga menyerang pria yang menghasilkannya. Semoga ulasan di atas bermanfaat!


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi