Tidak Menderita Diabetes, Haruskah Mengecek Indeks Glikemik Makanan?

Nasi-doktersehat-1
Photo Credit: Flickr.com/stu_spivack

DokterSehat.Com– Penderita diabetes harus rajin-rajin mengecek indeks glikemik makanan yang akan mereka konsumsi. Dengan memastikan bahwa makanan yang akan dikonsumsi tidak memiliki indeks glikemik yang tinggi, maka risiko untuk terkena lonjakan gula darah yang berbahaya setelah makan pun bisa dicegah. Hanya saja, sebuah pertanyaan pun muncul, jika kita tidak menderita diabetes, apakah juga sebaiknya tetap mengecek indeks glikemik makanan?

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk selalu mengecek kadar indeks glikemik makanan meskipun kita tidak menderita diabetes. Sebagai contoh, jika kita ingin menurunkan berat badan, maka ada baiknya kita mengonsumsi makanan dengan kadar indeks glikemik yang rendah. Jika kita memilih makanan dengan indeks glikemik yang tinggi, maka makanan akan lebih cepat diserap oleh tubuh dan membuat perut lebih mudah kosong. Kita tentu akan lebih mudah tergoda untuk mengonsumsi camilan tidak sehat.

Makanan dengan indeks glikemik tinggi juga bisa membuat kadar gula darah cepat naik. Hal ini berarti, jika tidak ingin terkena diabetes, ada baiknya memang kita tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik yang tinggi. Dengan memilih makanan dengan indeks glikemik yang rendah, maka perut akan cenderung menyerapnya dalam waktu yang lebih lama. Perut yang terus berada dalam kondisi terisi akan membuat kita tidak mudah tergoda untuk mengonsumsi camilan tidak sehat sehingga tentu tidak akan mudah mengalami kenaikan berat badan.

Jika kita terbiasa mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti nasi, maka ada baiknya kita mengimbanginya dengan makanan yang baik bagi kesehatan jantung seperti ikan laut, sayur, buah, dan gandum sehingga tidak mudah terkena penyakit berbahaya.