Terbit: 14 April 2021
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Salah satu masalah kesehatan yang cukup sering menyerang banyak orang adalah sembelit atau susah buang air besar. Meskipun terlihat sebagai masalah kesehatan yang ringan, dalam realitanya sembelit bisa membuat perut tidak nyaman. Masalahnya adalah kita juga bisa mengalaminya saat menjalankan ibadah puasa.

7 Cara Mengatasi Sembelit saat Puasa

Cara Mengatasi Sembelit saat Puasa

Selain karena tubuh yang beradaptasi dengan pola makan yang baru, pakar kesehatan menyebut kebiasaan makan dengan nutrisi yang tidak seimbang dan kurang serat menjadi penyebab utama datangnya sembelit di bulan puasa.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi sembelit di bulan puasa.

1. Mengatur asupan air putih

Kita tentu sering melihat tips mengonsumsi air putih di bulan puasa demi mencegah datangnya dehidrasi, bukan? Pakar kesehatan menyebut air putih memang bisa memberikan dampak besar bagi kondisi tubuh, termasuk kelancaran pencernaan.

Kita disarankan untuk minum air putih dengan pola 2-4-2, yakni 2 gelas saat berbuka puasa, 4 gelas di antara waktu setelah salat tarawih dan tidur malam, dan 2 gelas saat sahur. Dengan mencukupi kebutuhan minum ini, maka kita pun tidak akan mudah terkena sembelit.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

2. Jangan sembarangan makan gorengan

Salah satu makanan yang paling sering dikonsumsi saat puasa adalah gorengan. Makanan ini sangat nikmat untuk dijadikan lauk atau makanan berbuka. Masalahnya adalah gorengan tinggi kandungan lemak dan rendah serat. Terlalu banyak mengonsumsinya justru akan membuat pencernaan semakin melambat dan akhirnya memicu datangnya masalah sembelit.

3. Perbanyak asupan serat

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk memperbanyak asupan serat seperti dari sayuran, buah-buahan, produk gandum, biji-bijian, atau makanan khas bulan puasa, kurma. Dengan mencukupi kebutuhan serat, maka pencernaan akan menjadi semakin lancar dan kita pun tidak akan mudah mengalami sembelit.

4. Mengonsumsi probiotik

Selain makanan berserat, kita juga disarankan untuk mengonsumsi minuman probiotik seperti yoghurt. Minuman ini bisa mengembalikan keseimbangan bakteri di dalam usus yang akhirnya berperan dalam meningkatnya fungsi pencernaan.

Selain bisa mengatasi sembelit, pakar kesehatan menyebut keberadaan bakteri baik di dalam usus juga akan membuat sistem kekebalan tubuh meningkat dan akhirnya membuat kita tidak mudah jatuh sakit di bulan puasa.

5. Jangan sembarangan minum kopi

Bagi sebagian orang, kopi bisa merangsang keinginan untuk buang air besar, namun bagi sebagian orang lainnya, kopi justru bisa menyebabkan datangnya sembelit. Hal ini disebabkan oleh sifat diuretik dari kafein, kandungan di dalam kopi dan teh, yang bisa membuat frekuensi buang air kecil meningkat sehingga menguras cairan tubuh. Hal ini bisa berimbas buruk pada pencernaan dan membuat kita lebih rentan mengalami sembelit dan haus saat berpuasa.

6. Lebih aktif bergerak

Banyak orang yang kurang bergerak di bulan puasa. Seharian kita hanya tiduran atau tidak melakukan aktivitas berat demi menghemat energi mengingat kita tidak makan atau minum seharian. Masalahnya adalah kurang gerak bisa memicu penurunan metabolisme tubuh. Hal ini akan meningkatkan risiko terkena sembelit dengan signifikan.

Lakukan aktivitas seperti biasa meskipun memang sebaiknya kita menghindari aktivitas yang terlalu berat. Selain itu, sempatkan berolahraga di malam hari atau di sore hari menjelang waktu berbuka demi menjaga kondisi tubuh.

7. Memilih menu buka puasa yang tepat

Jangan mudah tergoda makanan berlemak atau minuman tinggi gula saat berbuka puasa. Meskipun bisa memberikan kepuasan tersendiri saat mengonsumsinya, bisa jadi kita akan mengalami gangguan pencernaan. Pakar kesehatan lebih menyarankan kita untuk mengonsumsi makanan tinggi serat seperti kurma dan agar-agar saat berbuka sekaligus memperbanyak asupan air putih.

Rekomendasi Obat Alami Pelancar BAB selama Puasa

Perubahan pola makan selama bulan puasa tentunya membuat sembelit menjadi masalah yang umum terjadi. Namun jika dibiarkan hingga satu bulan lamanya, kondisi ini tentunya dapat menyiksa dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Selain menerapkan berbagai cara mengatasi sembelit saat puasa seperti yang disebutkan di atas, Anda juga bisa mengonsumsi obat alami untuk membantu melancarkan BAB.

Laxing adalah obat yang membantu melancarkan BAB dengan kandungan bahan alami. Kandungannya antara lain seperti daun senna, aloe vera, dan daun adas yang sudah teruji klinis dapat melancarkan BAB.

Berkat kandungannya yang 100% alami ini Laxing aman untuk dikonsumsi, lho! Pastikan puasa Ramadan lancar dengan sedia Laxing di rumah setiap hari!

laxing doktersehat

 

  1. Anonim. 2020. 19 Constipation Myths and Facts. https://www.webmd.com/digestive-disorders/ss/slideshow-constipation-facts-10#:~:text=Coffee%20Is%20a%20Good%20Fix&text=It’s%20true%20that%20the%20caffeine,avoid%20it%20or%20choose%20decaf. (Diakses 14 April 2020).
  2. Ostano, Jaime. 2020. How Intermittent Fasting Can Change Your Bathroom Habits. https://www.livestrong.com/article/13729612-intermittent-fasting-effects-on-poop/. (Diakses 14 April 2020).
  3. West, Helen. 13 home remedies for constipation. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318694#_noHeaderPrefixedContent. (Diakses 14 April 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi