Terbit: 15 Januari 2021
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Anda bisa mengaplikasikan cara menghilangkan plak dan karang gigi di rumah seperti dengan menggunakan baking soda, lidah buaya, sikat gigi elektrik, dan sebagainya. Ketahui bagaimana cara mengatasi karang gigi dan plak secara alami dan medis dalam pembahasan ini.

16 Cara Menghilangkan Plak dan Karang Gigi (Alami & Medis)

Apa Itu Plak dan Karang Gigi? 

Plak gigi adalah zat yang menempel pada lapisan gigi luar yang terbentuk dari protein, sisa-sisa makanan, dan bakteri. Bila plak dibiarkan, lama-kelamaan lapisan plak akan semakin tebal dan keras hingga membentuk karang gigi. 

Penumpukan plak tetap mungkin terjadi walaupun Anda sudah membersihkan gigi setiap hari. Plak dan karang gigi akan membuat gigi kusam dan menyebabkan kerusakan gigi seperti gigi berlubang dalam kondisi yang lebih parah. 

Walaupun demikian, Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara menghilangkan plak dan karang gigi yang efektif. Baik perawatan harian di rumah atau mengatasinya dengan scaling di dokter gigi profesional. 

Cara Menghilangkan Plak dan Karang Gigi

Kabar baiknya ada beberapa cara menghilangkan plak dan karang gigi dengan bahan-bahan alami yang mudah digunakan, sebagai berikut: 

1. Rajin Sikat Gigi

Sikat gigi secara teratur dapat mengurangi risiko penumpukan plak gigi. Setidaknya setiap pagi dan malam sebelum tidur, sikat gigi selama 2 menit. Jika hanya menggosok gigi selama 30 detik, hasilnya mungkin tidak maksimal untuk mencegah penumpukan plak dan karang gigi.

Pastikan untuk menggosok bagian belakang gigi dan gigi geraham hingga bersih. Gunakan sikat gigi dengan bulu sikat lembut dan ganti sikat gigi setiap 3-4 bulan sekali. 

2. Gunakan Sikat Gigi Elektrik

Anda mungkin harus mempertimbangkan untuk menggunakan sikat gigi elektrik daripada sikat gigi tradisional. Berdasarkan studi, sikat gigi elektrik memiliki bulu sikat yang lembut dan tenaga yang lebih kuat untuk menghilangkan plak-plak gigi. 

3. Gunakan Pasta Gigi Khusus 

Silakan pilih merek pasta gigi apa pun yang dirancang khusus untuk mengontrol karang gigi. Beberapa pasta gigi antikarang gigi juga mengandung triclosan, zat antibiotik untuk membunuh strain bakteri di mulut penyebab penumpukan plak. Pastikan juga pasta gigi tersebut sudah mengandung fluoride untuk membuat gigi jadi putih dan melindungi enamel gigi dari kerusakan. 

4. Gunakan Benang Gigi 

Cara mengatasi plak gigi selanjutnya dengan menggunakan benang gigi atau floss. Benang gigi dinilai lebih efektif untuk menghilangkan plak di sela-sela gigi atau pada gigi belakang yang sulit dijangkau. Para ahli menyarankan Anda untuk floss setelah makan untuk mengeluarkan sisa makanan yang terjebak di gigi. 

Baca Juga: Perbedaan Plak dan Karang Gigi yang Harus Anda Tahu

5. Gunakan Baking Soda 

Bakin soda adalah bahan alami yang efektif untuk berbagai hal, mulai dari fungsi aslinya untuk bikin kue hingga menjadi alternatif membersihkan kulit dan plak gigi. Penelitian membuktikan bahwa menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung baking soda dapat membersihkan lebih banyak plak dan mencegah penumpukan plak kembali dalam 24 jam.

Pasalnya, baking soda berperan sebagai zat pembersih alami dan memiliki sifat abrasi sehingga saat cocok untuk membersihkan dan scrubbing. Anda bisa mencampurkan pasta gigi dengan sedikit baking soda dan mulai sikat gigi secara teratur. 

6. Cuka Apel 

Cara mengatasi karang gigi secara alami dapat dilakukan dengan cuka apel. Cuka apel memiliki sifat asetat yang efektif untuk membunuh bakteri dan mencegah infeksi. 

Caranya dengan mencampurkan 2 sendok teh cuka apel ke dalam satu cangkir air hangat. Lalu, kumur-kumur selama beberapa detik, satu kali sehari. 

7. Kulit Jeruk 

Habis makan jeruk, kulitnya jangan dibuang. Kulit jeruk dapat digunakan untuk membersihkan plak dan karang gigi karena mengandung vitamin C dan agen antimikroba untuk membunuh bakteri. Anda bisa menggosokkan kulit jeruk langsung ke gigi untuk mencegah dan mengatasi pembentukan plak gigi pada enamel. 

8. Makanan Pedas

Berdasarkan pendapat ilmuwan gigi, makan makanan pedas dapat meningkatkan produksi saliva. Salah satu manfaat saliva adalah untuk memproduksi enzim yang akan membersihkan gigi secara alami. Jadi, konsep ini mungkin dapat efektif juga untuk mencegah pertumbuhan plak. 

9. Stroberi 

Stroberi mengandung vitamin C yang bermanfaat untuk membunuh bakteri dan menjaga kesehatan mulut. Selain stroberi, buah kaya vitamin C lainnya seperti tomat dan jeruk bisa bermanfaat. 

Berikut ini cara cara mengatasi plak gigi:

  • Campurkan buah kaya vitamin C seperti jeruk, stroberi, dan tomat. 
  • Aplikasikan ke gigi yang berplak.
  • Diamkan selama 5 menit.
  • Bilas dengan sikat gigi hingga bersih. 

10. Jus Lemon 

Air lemon mengandung vitamin C dan sifat asam yang dipercaya dapat menghilangkan plak gigi. Siapkan air lemon secukupnya, lalu celupkan sikat gigi ke dalamnya dan mulai menyikat gigi. Diamkan selama 1 menit lalu bilas hingga bersih. Walaupun demikian, asam dalam air lemon terlalu kuat dan berisiko dapat menyebabkan erosi gigi. 

Baca Juga: 10 Cara Menghilangkan Karang Gigi yang Efektif

11. Lidah Buaya 

Manfaat lidah buaya juga dapat mengatasi plak dan karang gigi. Caranya dengan mencampurkan setengah cangkir baking soda, 1 sdt gel lidah buaya, dan 1 cangkir air. 

Anda juga bisa mencampurkannya dengan sedikit minyak lemon esensial dan 4 sdt gliserin nabati. Lalu, sikat gigi dengan campuran bahan tersebut dan plak akan hilang secara alami.

12. Perhatikan Apa yang Anda Makan 

Terlalu banyak makan makanan manis dan bertepung akan meningkatkan perkembangbiakan bakteri di mulut. Terutama bila Anda lupa sikat gigi setelahnya.

Cara mengatasi karang gigi dengan membatasi makanan atau minuman manis. Cobalah untuk makan sayur dan buah lebih banyak. Setelah makan, sikat gigi atau minum air putih yang banyak.

13. Jangan Merokok

Berdasarkan penelitian, orang yang merokok atau menggunakan tembakau cenderung memiliki karang gigi lebih banyak. Rokok juga membuat gigi tampak kusam dan kuning. Jadi, pertimbangkan untuk berhenti merokok demi kesehatan seluruh organ tubuh.

14. Gunakan Obat Kumur Bila Perlu 

Gunakan obat kumur antiseptik atau antibakteri untuk menghancurkan plak dan karang gigi. Obat kumur antiseptik akan membunuh bakteri yang bersembunyi di sela-sela gigi yang menyebabkan plak dan karang gigi. 

Cara Mengatasi Karang Gigi secara Medis 

Selain cara alami, Anda juga disarankan untuk konsultasi ke dokter gigi untuk mengatasi plak gigi, karang gigi, serta masalah gigi dan mulut lainnya. Berikut ini cara mengatasi plak gigi secara medis: 

1. Scaling 

Scaling adalah prosedur medis di dokter gigi untuk menghilangkan karang gigi secara efektif. Prosedur scaling dilakukan dengan alat bernama ultrasonic scaler yang akan melebur karang gigi hingga ke bagian gigi yang sulit dijangkau.

Setiap orang disarankan untuk melakukan scaling 6 bulan sekali. Biaya scaling gigi berkisar antara Rp500.000-Rp700.000. 

2. Rajin Konsultasi ke Dokter Gigi 

Lakukan kontrol kesehatan gigi dan mulut 2 kali dalam setahun, atau 1 kali dalam 6 bulan untuk memeriksa semua kondisi gigi. Walaupun sedang tidak sakit gigi, kontrol rutin dapat sangat membantu mencegah risiko penyakit gigi dan mulut di masa depan.

Itulah pembahasan tentang cara menghilangkan plak dan karang gigi. Anda bisa melakukan cara alami atau cara medis yang lebih cepat serta efektif. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

  1. Bloor West Smiles Dental. 2018. Natural Ways To Remove Tartar Build-Up At Home. https://www.bloorwestsmiles.com/blog/natural-ways-remove-tartar/. (Diakses pada 15 Januari 2020). 
  2. Carefree Dental. 2016. 19 Amazing Home Remedies for Removing Plaque Naturally. https://www.carefreedental.com/resources/24-your-teeth/116-19-amazing-home-remedies-for-removing-plaque-naturally. (Diakses pada 15 Januari 2020). 
  3. Cirino, Erica. 2019. How to Remove Plaque. https://www.healthline.com/health/how-to-remove-plaque. (Diakses pada 15 Januari 2020). 
  4. WebMD. 2020. What is Tartar? 6 Tips to Control Buildup. https://www.webmd.com/oral-health/guide/tartar-dental-calculus-overview#1. (Diakses pada 15 Januari 2020). 


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi