Terbit: 3 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Klamidia adalah salah satu penyakit menular seksual yang cukup berbahaya. Penyakit ini menyebabkan pria dan wanita mengalami gangguan secara seksual da reproduksi. Oleh karena itu, begitu gejala dari klamidia ini muncul, pria dan wanita harus segera melakukan pengobatan hingga tuntas.

Cara Mengatasi Penyakit Kelamin Klamidia pada Pria dan Wanita

Kalau Anda tidak tahu seperti apa klamidia dan bagaimana cara penyembuhannya, coba simak beberapa hal di bawah ini. Anda juga akan tahu apa yang akan terjadi pada tubuh kalau penyakit ini tidak segera diatasi.

Tanda penyakit klamidia

Karena secara anatomi kemaluan pria dan wanita berbeda, gejala dari klamidia pun berbeda. Berikut beberapa tanda penyakit klamidia yang harus Anda kenali dan waspadai dengan segera.

Tanda klamidia pada wanita:

  • Keluarnya cairan vagina yang tidak normal. Cairan ini kadang agak menggumpal dan menimbulkan bau yang tidak sedap.
  • Perdarahan di vagina yang terjadi di luar siklus menstruasi.
  • Saat menstruasi wanita akan mengalami rasa sakit yang lebih besar.
  • Saat berkemih wanita juga rasakan sakit disertai perih.
  • Perut di bagian bawah sering sekali mengalami sakit dan disertai demam yang cukup lama.
  • Wanita juga kerap merasakan sakit yang besar saat berhubungan badan dengan pasangannya. Meski sudah menggunakan pelumas kadang rasa sakitnya tetap terasa.
  • Perasaan gatal dan panas yang kadang muncul saat kelembapan udara di area celana dalam tinggi.

Tanda klamidia pada pria:

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Cetaphil Promo - Advertisement

  • Pria juga mengalami pengeluaran cairan abnormal yang bukan sperma atau cairan pra-ejakulasi. Warnanya terang dan agak keabu-abuan.
  • Saat berkemih pria mengalami rasa sakit yang cukup kuat. Rasa sakit ini membuat pria sering menahan buang air kecil.
  • Area bukaan penis sering terasa panas, gatal, dan sensasi terbakar cukup mengganggu saat seks.
  • Di area testis muncul rasa sakit dan lepuhan yang mengganggu aktivitas pria.

Cara mengatasi klamidia

Klamidia yang terjadi pada pria dan juga wanita bisa diatasi degan mudah menggunakan obat dari dokter. Jenis pil antibiotik sering digunakan untuk menghindari penyebaran yang lebih masif dan memburuh perlahan-lahan semua bakteri yang ada di area kemaluan.

Dengan perawatan yang baik, penyakit ini bisa segera sembuh dalam jangka waktu dua minggu saja. Kalau Anda memiliki gejala di atas, segera lakukan pemeriksaan agar tidak telah penanganannya. Begitu penyakit sudah menyebar ke mana-mana, gangguan yang lebih besar bisa terjadi.

Oh ya, selain dengan antibiotik sesuai dengan resep dari dokter, ada beberapa cara lain untuk mengatasi klamidia. Anda bisa menggunakan bahan herbal seperti menggunakan bawang putih. Konsumsi bawang putih bisa membunuh bakteri dan menurunkan infeksi. Selanjutnya kunyit juga memiliki fungsi yang kurang lebih sama.

Kalau klamidia tidak segera diatasi dengan baik

Kalau klamidia tidak segera diatasi, akan ada masalah yang besar menimpa pria dan wanita. Masalah pada pria meliputi infeksi uretra dan epididymitis. Kalau kondisi ini semakin parah pengeluaran sperma akan terganggu. Air mani yang keluar juga akan mengandung bakteri yang sangat berbahaya. Selanjutnya pria juga mengalami inflamasi di anus.

Pada wanita, gangguan yang akan terjadi kalau tidak mengobati klamidia adalah gangguan inflamasi pada otot pelvis. Kemungkinan terjadi gangguan kesuburan dan kehamilan juga cukup besar. Wanita hamil yang mengalami gangguan ini bisa menyebabkan bayi lahir secara prematur dan ada gangguan organ saat bayi dilahirkan.

Inilah beberapa cara mengatasi penyakit kelamin klamidia pada pria dan wanita. Mari melakukan seks dengan sehat dan selalu memperhatikan kesehatan kemaluan. Jangan lakukan seks sembarangan agar kondisi klamidia tidak terjadi.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi