Terbit: 17 Januari 2020 | Diperbarui: 25 Januari 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Hidung adalah bagian wajah yang sering sekali menimbulkan masalah. Hal ini terjadi karena pori-pori di hidung kadang lebih besar dari kulit lain di wajah, dampaknya kotoran mudah sekali menyumbat hingga muncul komedo yang terlihat sangat jelas. Terakhir, hidung juga bisa mengeluarkan minyak berlebihan dan itu sangat mengganggu.

10 Cara Menyingkirkan Minyak Berlebihan di Hidung

Pemicu Banyaknya Minyak di Hidung

Hidung berminyak disebabkan oleh banyak hal. Yang paling umum adalah kondisi kulit yang dimiliki oleh seseorang dan juga aktivitas yang dilakukan. Berikut ulasan selengkapnya.

  • Udara yang terlalu panas. Saat udara di luar panas, kulit akan berusaha membuat tubuh menjadi lebih dingin. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan menghasilkan sebum atau minyak termasuk di hidung. Itulah kenapa setelah berada di ruangan yang panas area wajah jadi lengket.
  • Hormon yang ada di dalam tubuh. Hormon mempengaruhi kerja kelenjar minyak di sekitar hidung. Kalau hormon testosteron cukup tinggi, minyak yang dihasilkan akan lebih besar. Itulah kenapa kulit pria cenderung lebih berminyak dari kulit wanita.
  • Kebiasaan merawat wajah yang buruk. Misal jarang sekali membersihkan wajah yang baru saja dilapisi make up. Selain itu, wajah juga jarang dicuci sehingga kelembapannya turun. Hal-hal seperti ini menyebabkan hidung mudah berkeringat.
  • Membersihkan wajah secara berlebihan. Membersihkan wajah yang berlebihan justru membuat kulit bermasalah dan area di sekitar hidung jari kering dan mudah sekali berminyak.
  • Genetik atau keturunan. Beberapa orang cenderung memiliki hidung berminyak dari orang lain. Hal ini wajar terjadi dan masih bisa diatasi.
  • Seseorang yang obesitas cenderung memiliki kulit wajah berkeringat, apalagi kalau udaranya panas.

Cara Mengatasi Masalah Hidung Berminyak

Hidung yang berminyak bisa menyebabkan gangguan pada kulit dan juga penampilan. Oleh karena itu Anda harus melakukan beberapa hal di bawah ini dengan baik agar kondisi hidung bisa dijaga dengan baik.

  1. Menggunakan Makeup yang Tepat untuk Wajah

Setiap kulit memiliki kecocokan make up sendiri-sendiri. Ada yang cocok dengan make up sederhana dan ada juga yang tidak bermasalah meski make up yang dipakai agak tebal. Sebelum membeli alat make up pastikan semuanya sesuai dengan kebutuhan dan tidak akan membuat kulit yang Anda miliki semakin mudah berkeringat.

  1. Rutin Mencuci Wajah

Salah satu kesalahan yang sering kita lakukan adalah tidak mencuci wajah dengan benar setiap harinya. Kalau hanya sekadar mencuci dengan air mungkin sering dilakukan saat mandi. Namun, mencuci yang menggunakan sabun khusus jarang dilakukan, padahal hal ini sangat penting. Kalau hidung Anda berminyak, coba cuci wajah sebanyak dua kali sehari.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

  1. Gunakan Pelembab

Salah satu pemicu munculnya minyak di kulit wajah khususnya hidung adalah kulit yang terlalu kering. Kulit yang kering harus dibuat lebih lembab dengan menggunakan produk pelembab. Anda bisa mengaplikasikan pelembab yang sesuai dengan kondisi kulit. Kalau tidak diberi pelembab, kulit akan berusaha melembabkan permukaannya sendiri dengan menghasilkan minyak.

  1. Hilangkan Kulit Mati di Wajah

Kuli di wajah akan mengalami pergantian lapisan setiap secara teratur. Kalau kulit lama yang harusnya berganti tetap menempel, kemungkinan besar wajah akan menjadi kusam dan mudah sekali berminyak. Coba gunakan sabun yang ada scrub-nya. Dengan menggunakan sabun itu, partikel tidak terpakai di kulit akan dibuang perlahan-lahan.

  1. Selalu Kontrol Jerawat

Wajah yang berjerawat biasanya akan cenderung terus berminyak dan terlihat tidak sehat, Cara terbaik untuk mengatasi minyak yang berlebihan khususnya di hidung adalah dengan mengontrol jerawat. Gunakan obat yang diberikan oleh dokter atau gunakan produk penyembuh yang sudah banyak di pasaran. Pastikan area wajah selalu steril agar jerawat mudah diatasi.

  1. Gunakan Penyerap Minyak

Gunakan penyerap minyak yang berupa kertas dan banyak tersedia di pasaran. Penyerap minyak ini akan mengurangi minyak berlebihan di hidung sehingga infeksi atau jerawat tidak akan terjadi di hidung. Gunakan saat siang hari atau saat hidung memiliki minyak berlebihan.

  1. Gunakan Masker Wajah

Gunakan masker wajah kalau memang dibutuhkan. Masker wajah biasanya tersedia jadi di luaran sana dan langsung bisa diaplikasikan ke wajah. Namun, kalau Anda ingin membuatnya sendiri tidak masalah asal mengandung bahan yang aman untuk kulit, memberikan suplai nutrisi, dan mengangkat minyak berlebihan dengan cepat.

  1. Cukup Minum Air Putih

Salah satu penyumbang terbesar dari kulit wajah yang terlalu kering adalah dehidrasi. Kalau Anda mengalami dehidrasi yang berlebihan, produksi minyak di dalam tubuh akan terus menurun. Dampaknya, Anda akan sulit sekali mengendalikan hidung yang basah dan lengket. Penuhi kebutuhan air harian sebanyak 6-8 gelas.

  1. Menjalankan Diet yang Benar

Selain dari apa yang diminum, pola makan yang benar dalam diet juga akan menentukan banyak atau tidaknya jumlah minyak di wajah. Kalau Anda banyak mengonsumsi makanan yang berminyak, kemungkinan besar bisa membuat hidung kian berminyak.

  1. Rutin Melakukan Olahraga

Kalau Anda cenderung malas melakukan olahraga, tubuh akan menjadi pasif. Dampaknya kondisi obesitas akan terjadi dan wajah serta bagian kulit lain jadi kian berminyak. Lakukan olahraga secara rutin setiap harinya. Olahraga yang dilakukan secara rutin akan membuat pori-pori tidak tersumbat dan produksi minyak bisa dikendalikan.

Inilah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi minyak di hidung dan wajah secara umum. Masalah minyak mungkin terlihat sepele dan dibersihkan dengan tisu saja selesai. Namun, mereka yang memiliki gangguan wajah seperti jerawat, kandungan minyak berlebih justru menyebabkan masalah yang jauh lebih besar.

 

 

Sumber:

  1. Higuera, Valencia. 2019. How to Treat an Overly Oily Nose. https://www.healthline.com/health/oily-nose. (Diakses pada 17 Januari 2020)
  2. Tiege. Oily Nose: Causes and How to Get Rid of It. https://www.tiege.com/blogs/news/oily-nose-causes-and-how-to-get-rid-of-it. (Diakses pada 17 Januari 2020)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi