Terbit: 15 Januari 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Tumit merupakan bagian dari susunan tulang kaki yang mempunyai peran yang sangat penting. Tumit merupakan bagian tubuh yang bertugas untuk menahan seluruh berat badan saat berdiri. Karena sering mendapatkan tekanan dibanding bagian tubuh yang lain, salah satu masalah yang bisa muncul adalah tumit kaki sakit.

Penyebab Tumit Kaki Sakit dan Cara Mengatasinya

Penyebab Tumit Sakit

Sebelum mengetahui beberapa hal yang bisa menyebabkan tumit kaki sakit, Anda juga harus mengetahui kapan dan bagaimana tumit sakit muncul, agar dokter dapat memberikan penanganan yang tepat.

Penyebab tumit kaki sakit bisa terjadi karena struktur alami dari kaki, terganggunya jaringan di kaki, otot, saraf, ligamen, atau kondisi kulit. Berikut adalah beberapa penyebab tumit sakit, di antaranya:

1. Berdiri terlalu lama

Penyebab tumit kaki sakit yang umum dialami adalah apabila Anda berdiri terlalu lama. Tumit sakit ini terkadang bisa hilang-timbul atau terjadi secara terus menerus. Berdiri terlalu lama membuat otot-otot kaki menjadi tertekan sehingga menimbulkan benjolan kecil pada tulang, yang akan terasa sakit jika bergesekan dengan benda lain atau saat Anda berdiri.

2. Adanya asam urat

Beberapa orang beranggapan bahwa tumit kaki sakit adalah sesuatu yang identik dengan asam urat. Namun, hal ini menjadi masuk akal karena endapan asam urat yang terlalu tinggi membentuk kristal-kristal. Kristal tersebutlah yang pada akhirnya menyebabkan tumit sakit saat berdiri.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku PTH - Advertisement

3. Gangguan pada tendon

Kaki tersusun dari begitu banyak tulang yang masing-masing mempunyai tendon (penghubung antara tulang dan otot). Tendon mempunyai peran yang vital di dalam mensinkronkan tulang satu dengan yang lain. Peran tendon inilah yang memungkinkan Anda bergerak.

Saat kinerja tendon terhambat oleh aktivitas yang terlalu banyak menggunakan tumit sebagai tumpuan, maka tumit kaki sakit bisa terjadi. Dibanding laki-laki, tumit sakit lebih sering terjadi pada wanita.

Hal ini sangat wajar terjadi apalagi mengingat kebiasaan wanita yang memakai sepatu high heels. Saat menggunakan high heels, tumit bertugas untuk menyokong seluruh berat badan menjadi lebih berat, karena keseimbangan tubuh otomatis ditumpukan pada tumit.

4. Berat badan

Selain high heels, tumit kaki sakit juga disebabkan oleh berat badan yang tidak ideal atau berlebihan. Badan yang terlalu berat otomatis membuat tumit kaki bekerja ekstra sebagai tumpuan saat berdiri.

5. Otot tegang dan keseleo

Tumit kaki sakit lainnya yang banyak terjadi adalah karena otot tegang dan keseleo. Cedera ini bisa terjadi akibat perubahan gerakan anggota badan secara mendadak atau terjatuh.

6. Plantar fasciitis (plantar fasciosis)

Plantar fasciitis adalah ligamen yang seperti tali busur yang melintang dari calcaneum (tulang tumit) ke ujung kaki. Ketika plantar fasciitis tertarik terlalu jauh, maka serat jaringan lunak menjadi meradang.

Kondisi ini biasanya terjadi ketika jaringan menempel pada tulang tumit. Kadang kala masalah terjadi di tengah-tengah kaki. Penderita akan mengalami nyeri di bawah kaki, terutama setelah lama beristirahat. Beberapa orang juga mengalami kram otot betis, jika tendon Achilles juga mengencang.

7. Rheumatid arthritis

Tumit kaki sakit juga bisa disebabkan rheumatid arthritis. Rheumatid arthritis sendiri terjadi karena peradangan kronis yang umumnya menyerang sendi kecil di tangan dan kaki. Kondisi ini bisa menyebabkan sendi membengkak.

Gangguan ini terjadi akibat kelainan pada sistem kekebalan tubuh seseorang. Selain sendi, jaringan lain yang juga bisa mengalami peradangan pada rheumatoid arthritis adalah paru-paru, mata, dan kulit

8. Neuropati perifer

Meski neuropati perifer bukan penyebab utama dari tumit sakit, namun hal ini juga bisa menjadi salah satu penyebab tumit sakit. Neuropati adalah sekumpulan gangguan yang terjadi ketika saraf dari sistem saraf perifer (bagian dari sistem saraf di luar otak dan sumsum tulang belakang) rusak.

Gangguan ini umumnya disebut sebagai neuropati perifer, di mana hal itu adalah hal yang paling umum akibat kerusakan akson saraf. Neuropati biasanya menyebabkan rasa sakit di bagian tangan dan kaki. Kondisi ini bisa menjadi hasil dari infeksi, cedera traumatis dan masalah metabolisme. Penyebab neuropati yang paling umum adalah diabetes.

9. Bursitis

Bursitis adalah pembengkakan atau peradangan yang terjadi pada bursa, yaitu kantong berisi cairan pelumas yang terletak di sekitar sendi. Kondisi ini dapat disebabkan oleh pendaratan tidak sempurna atau keras pada tumit. Tumit sakit biasanya dapat Anda rasakan di dalam tumit atau di belakang tumit.

10. Calcaneal apophysitis

Penyebab paling umum dari tumit kaki sakit pada anak remaja atau atlet remaja adalah calcaneal apophysitis, yang disebabkan oleh microtrauma yang berlebihan dan berulang pada pertumbuhan piring sendi calcaneus (tulang tumit). Anak-anak yang berusia 7-15 adalah mereka yang biasanya sering terpengaruh.

Cara Mengatasi dan Obat Sakit Tumit

Mereka yang menganggap penyebab tumit sakit adalah asam urat pasti akan menempuh segala cara untuk meredam rasa sakitnya seperti menghindari makanan-makanan yang dikenal sebagai pantangan.

Memang, menghindari konsumsi makanan yang meningkatkan risiko asam urat sangat disarankan untuk dilakukan. Karena 75 persen penyakit di tumit diakibatkan kadar asam urat yang tinggi di dalam darah yang menyebabkan kristal asam urat menumpuk di ujung-ujung sendi.

Berikut adalah langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi tumit kaki sakit, di antaranya:

1. Gunakan alas kaki yang nyaman

Gunakan alas kaki yang benar-benar nyaman saat memakainya. Kurangi aktivitas yang menuntut untuk berdiri terlalu lama serta pilihlah olahraga yang paling efektif.

2. Obat pereda rasa nyeri

Obat sakit tumit yang bisa Anda gunakan adalah obat antiinflamasi non steroid. Obat ini dapat dikonsumsi sesuai resep dokter untuk meredakan nyeri.

3. Obat kortikosteroid

Selain obat antiinflamasi non steroid, obat sakit tumit lain yang bisa digunakan adalah kortikostereoid. Ini adalah obat yang memiliki efek antiradang yang kuat.

4. Pembedahan

Pada umumnya dokter akan memotong jaringan plantar fascia dan melepasnya dari tulang tumit.

5. Mengistirahatkan tumit

Penderita tumit sakit akan diminta untuk mengistirahatkan tumit yang terasa nyeri, serta menghindari berjalan atau berdiri dalam jangka waktu yang lama.

6. Fisioterapi

Metode penanganan tumit sakit ini dirancang untuk meregangkan jaringan plantar fascia dan kedua otot betis. Cara ini dapat meningkatkan fleksibilitas kaki dan meredakan nyeri.

7. Menggunakan alat bantu medis

Selain menggunakan bantuan obat untuk mengatasi tumit kaki sakit, Anda juga bisa menggunakan ortosis, bidai kayu atau sports strapping tape. Selain itu, sebuah alat yang bernama Extracorporeal Shockwave Therapy (EST) juga bisa digunakan untuk menghantarkan gelombang suara berenergi tinggi ke tumit.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi