Bisa Hidup dengan 1 Ginjal, Mengapa Tubuh Punya 2 Ginjal?

inilah-fungsi-ginjal-doktersehat
Photo sourcE: Thestatesman.com

DokterSehat.Com– Kita tentu pernah melihat berita yang menyebutkan bahwa ada orang yang masih bisa hidup dengan satu ginjal. Bahkan, ada yang sengaja menjual satu ginjalnya demi mendapatkan uang banyak. Logikanya, jika kita bisa hidup dengan satu ginjal saja. Mengapa di dalam tubuh ada dua ginjal?

Mengenal kasus transplantasi atau penjualan ginjal

Profesor AW Andrews dari Lake Erie College of Osteopathic menyebut proses transplantasi ginjal sangat umum terjadi, khususnya bagi mereka yang mengalami penyakit ginjal atau gagal ginjal. Karena ada yang mendapatkan transplantasi ginjal, berarti ada yang juga menyerahkan ginjalnya kepada yang lebih membutuhkan. Di Amerika Serikat saja, setidaknya terjadi 10 ribu hingga 15 ribu proses transplantasi ginjal setiap tahunnya. Jumlah ini tentu akan jauh lebih banyak jika menghitung proses transplantasi ginjal di seluruh dunia.

Manfaat memiliki dua ginjal

Prof. Andrews menyebut alasan utama dari mengapa kita memiliki dua buah ginjal adalah karena sistem ginjal kita memang sudah mencakup dua buah ureter, kandung kemih, serta uretra. Selain itu, fungsi dari ginjal sangatlah banyak sehingga dengan memiliki dua ginjal di dalam tubuh, maka beban kerjanya bisa dibagi. Sebagai informasi, fungsi dari ginjal adalah mengendalikan cairan tubuh, mengendalikan tekanan darah, memproduksi glukosa atau gula darah, mengaktifkan vitamin D, serta memproduksi sel darah merah.

Ginjal juga melakukan proses penyaringan cairan tubuh, termasuk darah sehingga mampu mengendalikan jumlahnya, komposisinya, tingkat keasamannya, dan kondisi tekanan osmotiknya. Dari proses penyaringan ini, ginjal akan membuang kelebihan air, beberapa jenis elektrolit, nitrogen dan berbagai limbah melalui urine saat buang air kecil.

Menariknya adalah, sebenarnya setiap manusia memiliki ginjal yang melebihi kapasitas atau fungsinya. Sebagai contoh, jika kita memiliki satu ginjal yang hanya berfungsi 75 persen saja, maka tubuh tetap bisa hidup dengan sehat. Hanya saja, karena memiliki satu ginjal, maka kinerjanya jelas akan jauh lebih keras karena sebelumnya dibagi oleh dua ginjal.

Jika seseorang terlahir hanya dengan satu ginjal atau kehilangan salah satu fungsi ginjalnya sejak lahir, maka ginjal yang aktif akan tumbuh dengan ukuran yang sama dengan dua ginjal sehingga bisa tetap berfungsi dengan normal.

Dianggap sebagai “cadangan”

Pakar kesehatan dr. Deepak Mital dari Advocate Christ Medical Center, Oak Lawn, Amerika Serikat menyebut manusia sebenarnya tidak benar-benar membutuhkan dua ginjal sekaligus di dalam tubuhnya. Bahkan, menurut dr. Deepak, keberadaan dua ginjal ini sebenarnya hanyalah cara tubuh untuk menyediakan “cadangan” jika salah satu ginjal mengalami kerusakan akibat penyakit, kecelakaan, atau cedera.

Mencegah penyakit ginjal

Meskipun begitu, kita tidak bisa menyepelekan kesehatan ginjal dan sebisa mungkin mencegah datangnya penyakit ginjal sehingga keduanya tetap bisa berfungsi dengan normal.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah penyakit ginjal.

  1. Menerapkan pola makan yang sehat

Rajin mengonsumsi buah dan sayur, menurunkan asupan makanan berlemak, tinggi purin, dan jeroan bisa membantu menjaga kesehatan ginjal. Sebagai informasi, makanan berlemak dan tinggi purin bisa meningkatkan jumlah asam urat yang berpotensi merusak fungsi ginjal.

  1. Membatasi asupan garam dan gula

Tak hanya menurunkan risiko hipertensi, menjaga asupan garam maksimal 1 sendok teh setiap hari juga bisa membantu mencegah datangnya penyakit ginjal. Selain itu, kita juga sebaiknya membatasi asupan gula maksimal 4 sendok makan setiap hari dan lemak maksimal sekitar 5 sendok makan saja.

  1. Memenuhi kebutuhan air putih

Pastikan untuk minum sekitar 2 liter air setiap hari demi menjaga ginjal tetap sehat. Selain itu, kita juga sebaiknya sering mengonsumsi buah yang tinggi air atau olahan sayur berkuah seperti sup.

  1. Rajin berolahraga

Dengan rajin berolahraga, maka berat badan akan terjaga dan sirkulasi darah tetap lancar. Hal ini akan membantu kinerja ginjal secara keseluruhan.