Terbit: 2 Mei 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Insomnia atau gangguan tidur lain memberikan dampak yang buruk pada kesehatan pria dan wanita. Susahnya tidur berkualitas bisa menyebabkan semua orang jadi sering lemas saat siang hari atau saat berada di tempat kerja. Kondisi ini akan semakin parah kalau gangguan tidurnya terjadi setiap hari.

Mengapa Susah Tidur Bisa Mengganggu Aktivitas Seks?

Selain mengganggu kesehatan karena sering lemas hingga tidak bisa konsentrasi, gangguan tidur juga mengganggu seks. Saat pria atau wanita tidak bisa mendapatkan tidur dengan nyenyak, libido akan perlahan turun dan mengacaukan segalanya.

Efek Susah Tidur yang Berhubungan dengan Seks

Susah tidur menyebabkan beberapa gangguan pada tubuh. Gangguan yang sering terjadi adalah rasa lemas yang berlebihan. Saat tubuh terus merasakan lemah dan kantuk, aktivitas seks tidak akan bisa dilakukan. Selai itu, libido dari pria juga akan turun perlahan-lahan sehingga aktivitas seks jadi jarang dilakukan.

Selain itu, tidak bisa tidur nyenyak juga menyebabkan seseorang jadi mengalami hipertensi. Saat tekanan darah tinggi gangguan pada penis dan juga vagina tidak bisa dihindari lagi. Terakhir, susah tidur juga memicu stres dan juga kecemasan. Kondisi ini akan membuat pria dan wanita malas melakukan apa saja termasuk seks.

Cara Mendapatkan Tidur yang Nyenyak

Cara mengembalikan seks agar kembali hebat adalah dengan mengembalikan kualitas tidur. Untuk mengembalikan kualitas tidur, Anda bisa mencoba berbagai cara. Pertama adalah dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang memberikan efek nyaman pada tubuh seperti cokelat.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Selanjutnya coba lakukan meditasi atau teknik pernapasan untuk menenangkan pikiran. Biasanya kondisi kurang tidur sering disebabkan oleh stres. Selanjutnya adalah memperbaiki pola makan dan juga melakukan olahraga secara rutin setiap harinya.

Mari lebih memerhatikan kualitas tidur agar kualitas kehidupan kita juga meningkat dalam hal ini seks juga termasuk di dalamnya.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi