Mengapa Hanya Nyamuk Betina yang Menggigit Manusia?

doktersehat-nyamuk-malaria

DokterSehat.Com– Semua orang pasti pernah mengalami digigit nyamuk. Pasti Anda juga berpikir bahwa nyamuk yang menghisap darah manusia, dari nyamuk jantan maupun betina.

Namun, tahukah Anda bahwa hanya nyamuk betina lah yang menggigit manusia. Mengapa? karena nyamuk betina mengambil nutrisi yang terkandung dalam darah manusia, untuk membantu nyamuk betina membuat telur yang mereka butuhkan untuk bereproduksi.

Nutrisi ini berupa protein, oleh karena itu diet nyamuk terdiri dari madu dan sari buah, yang tidak mengandung protein, kebanyakan nyamuk betina perlu mengisap darah untuk mendapatkan protein yang diperlukan.

Pada nyamuk betina, seperti melansir Wikipedia, bagian mulutnya membentuk probosis panjang untuk menembus kulit manusia untuk mengisap darah.

Sementara nyamuk jantan berbeda dengan nyamuk betina, bagian mulut nyamuk jantan tidak sesuai untuk mengisap darah. Agak rumit nyamuk betina dari satu genus, Toxorhynchites —genus nyamuk yang tidak pernah mengisap darah. Larva nyamuk besar ini merupakan pemangsa jentik-jentik nyamuk yang lain.

Air Liur Nyamuk Betina
Seekor nyamuk betina menggunakan ujung mulutnya yang tajam untuk menembus kulit seseorang. Ujung mulutnya ini menembus pembuluh darah dan menghisap darah.

Saat menusukkan ujung mulutnya, nyamuk betina meninggalkan air liur yang mengandung antikoagulan. Ini menghentikan darah seseorang dari pembekuan. Jika darah menggumpal di sekitar mulut nyamuk, dimungkinkan akan terjebak.

doktersehat-virus-zika-nyamuk-bau-ayam-hidup-cegah-malaria

Alasan Gigitan Nyamuk Sebabkan Gatal
Saat gigitan nyamuk meninggalkan luka di kulit, seperti melansir Medical News Today, tubuh seseorang mengenali air liur nyamuk sebagai zat asing. Hal ini menyebabkan respon sistem kekebalan tubuh yang bertujuan untuk menghalau penyusup.

Bentol di sekitar gigitan disebabkan oleh histamin, yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh. Histamin meningkatkan aliran darah dan jumlah sel darah putih di sekitar daerah yang terkena, yang menyebabkan pembengkakan.

Gigitan nyamuk sebabkan gatal karena histamin juga mengirimkan sinyal ke saraf sekitar gigitannya.

Tubuh seseorang mungkin tidak bereaksi setelah pertama kali digigit nyamuk. Respons kekebalan tubuh adalah sesuatu yang dipelajari tubuh setelah terpapar zat asing.

Menggaruk Bekas Gigitan Nyamuk Memperburuk
Menggaruk bekas gigitan nyamuk bisa membuat gatalnya lebih parah. Gigitan nyamuk mengakibatkan radang. Alih-alih menghilangkan gatal, menggaruk daerah yang sudah meradang meningkatkan peradangan. Hal ini membuat daerah ini bahkan lebih gatal.

Menggaruk juga dapat meningkatkan risiko infeksi. Jika daerahnya terinfeksi, akan terasa lebih gatal dan akan memakan waktu lebih lama untuk sembuh.