Mengapa Batasan Awal Usia Dewasa Adalah 17 Tahun?

doktersehat-popcorn-remaja-

DokterSehat.Com– Jika kita cermati, di hampir semua tempat di seluruh dunia menerapkan batasan antara usia remaja dan dewasa adalah saat seseorang mencapai 17 tahun. Sebagai contoh, saat kita ingin mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) atau melakukan beberapa hal yang dianggap hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa, kita harus membawa tanda pengenal yang menunjukkan bahwa kita sudah mencapai usia 17 tahun. Apa sebenarnya dasar dari batasan usia ini?

Pakar neuropsikologi bernama Elizabeth Sowell menyebutkan bahwa saat usia seseorang belum mencapai 17 tahun, di dalam otaknya, tepatnya pada bagian lobus fronta, belum benar-benar mengalami perkembangan hingga sempurna. Padahal, bagian lobus fronta memiliki peran besar dalam mengatur perencanaan, mengorganisasi berbagai hal, dan menjalankan antisipasi.

Dengan kondisi lobus fronta yang masih belum sempurna, maka remaja dengan usia kurang dari 17 tahun cenderung belum mampu menerapkan fokus atau konsentrasi pada sesuatu hal sekaligus mempengaruhi pengambilan keputusan dan antisipasi.

Salah satu tindakan yang dianggap sebaiknya hanya dilakukan oleh orang yang sudah dewasa adalah mengemudikan kendaraan bermotor. Di berbagai tempat di seluruh dunia orang dengan usia kurang dari 17 tahun dilarang untuk mendapatkan SIM atau mengemudikan kendaraan bermotor karena dianggap masih susah untuk fokus dan lemah dalam mengambil keputusan saat berkendara sehingga dikhawatirkan bisa memicu datangnya kecelakaan.

Larangan ini ternyata juga didukung oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari The Children’s Hospital of Philadelphia dan State Fams Insurance Companies, Amerika Serikat. Dari sekitar 800 kasus kecelakaan yang dialami oleh remaja berusia kurang dari 17 tahun, tiga perempatnya ternyata dipicu oleh kelalaian para korban kecelakaan ini sendiri, khususnya dalam hal ketidakmampuan untuk fokus atau mengambil keputusan yang tepat saat mengemudi.