Anak Malas Olahraga? Gunakan 4 Tips ini

doktersehat anak mendengarkan orang tua1
designed by Freepik

DokterSehat.Com– Mengingat pentingnya olahraga untuk kesehatan dan kebugaran tubuh, maka perlu diajarkan kepada anak sedini mungkin. Akan tetapi, seperti yang Anda tahu bahwa saat ini banyak anak-anak yang malas untuk berolahraga. Mereka cenderung lebih suka diam di dalam rumah sambil memainkan gadget.

Jangankan untuk berolahraga, bermain di luar dengan teman saja mereka hampir tidak pernah. Oleh sebab itu, sebagai orang tua, kita harus bisa memperkenalkan olahraga kepada mereka meskipun terkadang mereka akan menolaknya.

Lantas, adakah cara yang mudah untuk bisa mengajak anak berolahraga? Tentu saja ada. Berikut ini adalah 4 cara mudah mengajarkan olahraga kepada anak-anak, diantaranya:

1. Batasi Menonton Televisi

Selain gemar memainkan gadget, anak-anak juga cenderung lebih suka menonton televisi di dalam rumah. Bahkan, mereka tidak akan beranjak selama berjam-jam dari depan televisi jika ada acara yang mereka sukai. Sehingga, mereka tidak akan bisa berolahraga dan menggerakkan badan mereka. Untuk itu, Anda harus bisa membatasi anak dalam menonton televisi. Selain bisa berpengaruh pada kesehatan tubuh dan mata, acara televisi yang tidak mendidik juga dapat memengaruhi pikiran anak-anak.

2. Pilih Waktu yang Tepat

Mengajarkan olahraga kepada anak-anak tidak semudah mengajarkan olahraga kepada orang dewasa. Pasalnya, suasana hati anak gampang berubah. Terlebih lagi saat mereka sedang mengantuk, maka mereka akan malas untuk berolahraga, bahkan bisa merajuk. Oleh karenanya, Anda harus pintar memilih waktu yang tepat untuk memulai olahraga, di saat mereka sedang dalam suasana hati yang baik.

3. Jangan Memaksa

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa suasana hati anak gampang berubah. Sehingga, dibutuhkan usaha yang ekstra untuk mengajarkan mereka untuk berolahraga. Hal yang paling penting adalah jangan terlalu memaksa. Sebab, jika terlalu dipaksa mereka akan melakukannya sambil terpaksa dan membuat mereka menjadi trauma dengan okahraga.

4. Beraktivitas Bersama Teman

Jika tidak bisa mengajak anak olahraga di rumah sendiri, Anda bisa mengundang teman-temannya untuk datang. Cobalah untuk membelikan mereka bola sepak. Dengan begitu, mereka akan memainkannya dan tubuh mereka bisa bergerak.