Terbit: 21 Januari 2018
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Anda sering membaca buku di kendaraan yang tengah melaju? Entah itu di kendaraan pribadi atau kendaraan umum seperti minibus, angkot, kereta atau jenis kendaraan lainnya. Kebiasaan yang kelihatannya baik ini, ternyata tidak baik untuk kesehatan Anda, lho!

baca-buku-doktersehat

Photo Credit: Flickr.com

“Memang membaca buku di dalam mobil yang tengah melaju tidak terlalu buruk bagi kesehatan Anda, meski bisa membuat Anda merasa tidak nyaman,” kata Dr. Michael G. Stewart, ketua departemen otorhinolaryngology di NewYork, Presbyterian Hospital / Weill Cornell Medical College.

“Masalahnya adalah membaca di dalam mobil membuat Anda kurang fokus antara apa yang dilihat mata dan tubuh Anda, ini bisa mengakibatkan vertigo,” sambungnya.

Dr. Stewart mendefinisikan vertigo sebagai perasaan gerakan, terhadap diri Anda atau lingkungan sekitar Anda.

Pusat keseimbangan Anda menerima tiga masukan, di antaranya input visual, rasa posisi, proprioception (persepsi rangsangan yang berhubungan dengan posisi), dan masukan dari telinga bagian dalam yang mengukur percepatan dan gerakan.

Stewart mengatakan, bila ada masukan yang tidak sinkron, maka Anda akan merasakan pusing.

Contohnya adalah ketika seseorang yang mengalami infeksi telinga mendapatkan sinyal gerakan yang kuat dari telinga, sementara tubuh dan matanya tidak merasakan adanya gerakan.

“Masalah dengan membaca di mobil adalah bahwa penglihatan Anda tertuju pada benda yang tidak bergerak, tapi tubuh dan telinga bagian dalam Anda merasakan gerakan, sehingga bisa menyebabkan vertigo,” jelas Dr. Stewart.

Obat terbaik menghindari vertigo adalah melihat secara teratur, dan dapatkan kembali pandangan gerak visual, tapi dalam keadaan itu, memusatkan perhatian pada buku, sementara tubuh Anda merasakan gerak, itu dapat menyebabkan vertigo secara singkat.

Menurut Dr. Stewart, jika Anda masih bisa membaca di mobil yang tengah melaju dan tanpa ada gangguan, itu boleh saja dilakukan.

Namun Jika Anda memiliki waktu yang sulit, hindarilah, atau lakukan hanya untuk interval singkat dan cobalah untuk tetap mengarahkan pandangan Anda ke arah gerakan sebanyak mungkin.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi