Memakai Masker Untuk Mencegah Dampak Abu Vulkanik Gunung Agung Sebenarnya Efektif Tidak Sih?

Gunung-abu-doktersehat

DokterSehat.Com– Tak hanya diminta untuk tidak mendekati zona bahaya letusan Gunung Agung, warga juga diminta untuk menggunakan masker demi mencegah dampak buruk dari abu vulkanik dari gunung yang sedang meletus di Pulau Bali ini. Sebenarnya, apakah penggunaan masker memang cukup efektif untuk mencegah dampak buruk dari abu vulkanik gunung meletus?

Pakar kesehatan dr. Boedi Swidarmoko, SpP (K) yang merupakan dokter spesialis paru dari Mayapada Hospital menyebutkan bahwa meskipun terlihat sederhana, dalam realitanya penggunaan masker cukup efektif untuk mencegah dampak buruk dari abu vulkanik, khususnya dalam mencegah partikel dari abu ini agar tidak masuk ke dalam saluran pernafasan dan menyebabkan hambatan pada keluar masuknya udara, iritasi pada saluran pernafasan, dan gangguan kesehatan lainnya.

Dr. Boedi bahkan menyarankan semua warga yang beada dekat dengan lokasi Gunung Agung agar menggunakan masker ini selama abu vulkanik masih disemburkan. Hanya saja, ada baiknya masker ini juga tidak dipakai terlalu lama. Jika kita menggunakannya terus-menerus selama berhari-hari dan tak kunjung diganti, manfaatnya jelas akan menurun dengan drastis. Karena alasan inilah ada baiknya kita menggantinya dengan masker baru setiap hari.

Tak hanya masker sekali pakai, beberapa jenis masker yang bisa dicuci dan digunakan kembali juga dianggap cukup efektif untuk mencegah dampak buruk dari abu vulkanik. Hanya saja, masker ini tentu harus kerap dicuci karena tentu akan menyaring abu vulkanik dalam jumlah yang sangat banyak dan jika tidak segera dibersihkan, akan menurunkan keefektifitasan masker tersebut.

Melihat adanya fakta ini, para penduduk di Bali atau wisatawan yang ada dekat dengan Gunung Agung sebaiknya memang memakai masker demi menjaga kesehatan pernafasannya.