Terbit: 29 April 2018 | Diperbarui: 30 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Mom, apakah si kecil pernah berbohong pada Anda? Misalnya, si kecil tidak mau mengaku bahwa ia yang memecahkan cangkir kesayangan Anda dan justru melimpahkan kesalahannya pada adik atau kakaknya. Kenapa ya anak berbuat demikian?

Melatih Anak Jujur dan Tidak Takut Mengaku Salah

Penyebab anak tidak jujur

Mengetahui anak bersikap tidak jujur cukup membuat orang tua khawatir. Apalagi jika anak bukan hanya tidak jujur, namun mengarang cerita mengenai kesalahannya tersebut. Hal ini memang mengkhawatirkan, namun sering dialami oleh anak berusia 3-5 tahun. Ada kalanya anak belum bisa membedakan mana khayalan dan mana kenyataan sehingga ia memilih unuk mengarang cerita tersebut.

Namun bisa juga anak sudah paham akan konsekuensi kesalahannya sehingga ia mengarang cerita agar tidak dihukum. Bisa jadi, ia menghindar dari hukuman karena takut atau trauma karena hukuman yang Anda berikan dirasa terlalu berat dan mengerikan.

Cara mendidik anak agar mau bersikap jujur

Jika si kecil bersikap tidak mau berkata jujur, Anda bisa mengatasinya dengan cara berikut:

1. Jangan buru-buru marah dan menuduh anak

Ketika Anda mengetahui si kecil berbohong, sebaiknya jangan buru-buru marah atau menghukumnya. Jika Anda langsung menghukumnya, Anda bisa kehilangan kesempatan untuk mengajari mereka mengapa berbohong atau tidak jujur adalah hal yang salah. Langsung menuduh anak juga dapat menyebabkan anak merasa tersudut atau disalahkan.

2. Jangan beri hukuman terlalu keras

Memberi hukuman pada anak memang wajar dan diperlukan, namun jangan menghukumnya terlalu keras. Hal ini dapat membuat anak trauma dan justru mahir melatih kebohongannya.

3. Jangan beri label “anak suka berbohong”
Ketika anak berbohong sekali di hadapan Anda, jangan segera melabelinya dengan “anak suka berbohong”. Anak akan terus menganggap dirinya pembohong hingga dewasa dan merasa berbohong adalah hal yang wajar ia lakukan.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Kids Baby - Advertisement

4. Beri kesempatan kedua
Jika anak tertangkap berbohong, maafkan dan ingatkan jangan mengulanginya lagi. Beri kesempatan untuk mengaku dan bercerita mengapa ia berbohong. Anak juga perlu mengerti bahwa setiap orang bisa berbuat salah namun kesalahan juga bsia diperbaiki.

5. Puji anak ketika ia jujur

Saat anak berkata jujur, pujilah ia. Dengan begitu anak akan merasa dihargai kejujurannya dan ia pun akan senang berkata jujur.


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi