Terbit: 11 September 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Mastalgia adalah nyeri payudara yang umum terjadi pada wanita akibat gejala menstruasi, perubahan hormon, ukuran payudara, atau efek samping obat tertentu. Ketahui apakah mastalgia berbahaya dalam pembahasan ini.

Mastalgia (Nyeri Payudara): Gejala, Penyebab, Pengobatan, dll

Apa Itu Mastalgia?

Mastalgia adalah istilah medis untuk menjelaskan gejala nyeri payudara secara umum. Sebagian besar wanita mengalami nyeri payudara termasuk rasa sakit ringan hingga tekanan tajam dengan sensasi terbakar pada payudara.

Umumnya, nyeri payudara biasa bersifat jinak (nonkanker) yang sering terjadi sebelum atau selama siklus menstruasi dan akan hilang dengan sendirinya saat menstruasi selesai. Adapun nyeri payudara yang bersifat nonsiklik terjadi akibat nyeri pada otot atau sendi di sekitar payudara.

Pada beberapa kasus, nyeri payudara mungkin memiliki gejala yang sangat parah hingga wanita tersebut mengalami gangguan aktivitas sehari-hari. Apabila gejala nyeri payudara tidak sembuh setelah dua siklus menstruasi, maka Anda membutuhkan konsultasi dengan dokter.

Gejala Mastalgia

Gejala nyeri payudara pada setiap wanita berbeda-beda tergantung pada jenis dan penyebabnya. Gejala umumnya berupa:

  • Nyeri pada payudara ringan.
  • Nyeri tajam.
  • Nyeri dengan sensasi terbakar.
  • Terasa sesak pada jaringan payudara.
  • Rasa nyeri yang timbul sesekali atau mungkin konstan.
  • Rasa nyeri yang mungkin bertambah parah.
  • Nyeri payudara biasa sebelum atau selama menstruasi.
  • Nyeri pada salah satu atau kedua payudara.
  • Nyeri payudara yang terjadi di luar siklus menstruasi.

Gejala nyeri payudara yang terjadi sebelum dan selama siklus menstruasi adalah kondisi normal dan biasanya akan sembuh saat menstruasi selesai. Sementara nyeri payudara di luar siklus menstruasi umumnya terjadi akibat nyeri pada lokasi lain di luar payudara yang memengaruhi payudara.

Baca Juga: Kanker Payudara: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, Pencegahan, dll

Kapan Harus ke Dokter?

Sebagian besar wanita khawatir terhadap gejala nyeri payudara yang dikaitkan dengan kanker payudara. Pada dasarnya, nyeri payudara ringan dan sebentar adalah kondisi normal.

Walaupun demikian, tetap waspada dan hubungi dokter bila mengalami gejala sebagai berikut:

  • Nyeri payudara terjadi secara konstan lebih dari dua minggu.
  • Nyeri payudara terjadi selama dua siklus menstruasi secara konstan.
  • Nyeri payudara bertambah parah setiap saat.
  • Nyeri payudara muncul pada lokasi spesifik di payudara.
  • Nyeri payudara yang Anda alami sangat menyakitkan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Sebenarnya, wanita dengan gejala nyeri payudara memiliki risiko lebih rendah terkena kanker payudara namun Anda harus tetap memperhatikan kesehatan payudara secara berkala.

Penyebab Mastalgia

Ketahui beberapa penyebab nyeri payudara secara umum, termasuk:

  • Siklus Menstruasi: Nyeri payudara siklik diakibatkan perubahan hormon saat menstruasi. Kondisi ini normal terjadi pada sebagian besar wanita.
  • Efek Kafein: Wanita yang sering minum kafein mengalami peningkatan gejala nyeri payudara.
  • Ketidakseimbangan Asam Lemak: Asam lemak yang tidak seimbang dapat meningkatkan sensitivitas jaringan payudara terhadap hormon.
  • Efek Samping Obat Hormonal: Penggunaan pil KB atau terapi hormon pascamenopause dapat menyebabkan nyeri payudara nonsiklik.
  • Efek Samping Obat Tertentu: Penggunaan obat antidepresan juga menyebabkan nyeri payudara dalam kasus tertentu.
  • Struktur Payudara: Struktur payudara tertentu dapat berpengaruh pada kelenjar susu sehingga meningkatkan risiko nyeri payudara nonsiklik, trauma payudara, hingga kista payudara.
  • Gangguan pada Organ Lain di Luar Payudara: Gangguan dinding dada, otot, sendi, atau jaringan di luar payudara dapat menyebarkan gejala nyeri hingga ke payudara.
  • Ukuran Payudara: Payudara dengan ukuran yang lebih besar dapat menyebabkan nyeri payudara nonsiklik, nyeri leher, bahu, hingga nyeri punggung.
  • Komplikasi Nyeri Payudara: Bekas luka akibat nyeri payudara dapat menyebabkan nyeri payudara yang bertahan lama.
  • Kehamilan: Sangat wajar bagi ibu hamil mengalami nyeri payudara akibat perubahan hormon dan bentuk tubuh.
  • Efek Samping Merokok: Kadar epinefrin akibat kebiasaan merokok pada wanita dapat menyebabkan nyeri payudara.

Ada beragam penyebab payudara mulai dari pengaruh hormon, struktur payudara, hingga kebiasaan buruk sehari-hari. Anda harus mengetahui penyebab awalnya untuk menentukan perawatan terbaik untuk meredakan gejala nyeri payudara tersebut.

Diagnosis Mastalgia

Dokter akan memulai pemeriksaan gejala, riwayat penyakit, dan pemeriksaan fisik. Umumnya, gejala mastalgia sangat ringan dan tidak berisiko kanker payudara.

Dokter mungkin akan menyarankan evaluasi dengan beberapa pemeriksaan, termasuk:

  • Pemeriksaan Payudara Klinis: Pemeriksaan kelenjar getah bening di leher, bawah ketiak, dan perubahan payudara.
  • USG Payudara: Menggunakan ultrasonografi untuk memeriksa kondisi payudara secara keseluruhan.
  • Mammogram: Pemeriksaan dengan sinar-X untuk mendeteksi benjolan, perubahan payudara, serta nyeri payudara.

Dokter akan menyarankan pemeriksaan lain bila gejala nyeri payudara diikuti dengan gejala perubahan bentuk payudara, adanya benjolan, perubahan warna puting, dan gejala kanker payudara lainnya.

Jenis Mastalgia

Terdapat tiga jenis nyeri payudara, yaitu nyeri payudara siklik, nonsiklik, dan nyeri payudara extramammary. Berikut ini penjelasannya:

1. Cyclic Mastalgia (Nyeri Payudara Siklik)

Nyeri payudara yang berkaitan dengan siklus menstruasi atau perubahan hormon wanita. Gejala nyeri payudara siklik berupa:

  • Terjadi sebelum atau selama menstruasi.
  • Nyeri berat.
  • Nyeri diikuti dengan pembengkakan payudara.
  • Nyeri terjadi pada kedua payudara.
  • Umum terjadi pada wanita berusia 20 hingga 30-an.

Nyeri payudara siklik adalah nyeri payudara paling normal dan tidak berbahaya. Nyeri akan sembuh setelah menstruasi selesai.

2. Non Cyclic Mastalgia (Nyeri Payudara Nonsiklik)

Nyeri payudara yang tidak ada hubungannya dengan siklus menstruasi. Umumnya, nyeri payudara ini terjadi akibat ukuran payudara, cedera payudara, efek samping operasi payudara, atau efek samping obat-obatan tertentu.

Gejala nyeri payudara nonsiklik berupa:

  • Nyeri payudara dengan sensasi terbakar.
  • Nyeri payudara terjadi secara konstan atau selang-seling.
  • Umumnya terjadi pada salah satu payudara.

Nyeri payudara nonsiklik terjadi pada wanita dewasa atau wanita pada masa menopause.

3. Extramammary Mastalgia

Nyeri payudara yang terjadi di luar payudara namun terasa hingga payudara. Nyeri mungkin berasal dari paru-paru, jantung, dinding dada, otot, sendi, atau jaringan lain yang letaknya dekat payudara.

Pengobatan Mastalgia

Berikut ini beberapa pengobatan nyeri payudara secara umum:

1. Perawatan di Rumah

Beberapa kasus nyeri payudara tidak memerlukan perawatan khusus. Anda dianjurkan untuk mengelola gejala nyeri dengan perawatan sederhana di rumah, seperti:

  • Kompres payudara dengan air hangat atau air dingin.
  • Gunakan pakaian dalam yang nyaman.
  • Kurangi atau batasi asupan kafein sebelum menstruasi.
  • Makan lebih banyak karbohidrat kompleks untuk mengurangi risiko nyeri payudara.
  • Konsumsi makanan tinggi vitamin E dan vitamin B6.
  • Olahraga dapat mengurangi hormon estrogen yang dikaitkan dengan penurunan risiko nyeri payudara, namun pilih jenis olahraga yang aman dilakukan saat menstruasi.
  • Pijat payudara secara lembut dengan minyak esensial.

2. Obat-obatan

Dokter mungkin akan merekomendasikan beberapa obat, seperti:

  • Gunakan obat antiinflamasi non steroid (OAINS) dalam bentuk topikal (krim/salep).
  • Sesuaikan pil KB yang Anda gunakan.
  • Sesuaikan dosis dari terapi hormon menopause yang Anda gunakan.
  • Gunakan obat resep seperti danazol.

Selebihnya, dokter akan memeriksa secara lengkap kondisi Anda dan memberikan saran perawatan yang terbaik.

Baca Juga: 10 Cara Menjaga Kesehatan Payudara Agar Terhindar Kanker

Pencegahan Mastalgia

Nyeri payudara adalah kondisi alami yang dialami setiap wanita yang mungkin tidak dapat dicegah. Anda dapat mengontrol gejalanya dengan beberapa cara, seperti:

  • Catat siklus menstruasi Anda dan gejala nyeri payudara yang dialami.
  • Catat semua obat atau vitamin yang Anda konsumsi yang mungkin menyebabkan efek samping berupa nyeri payudara.
  • Lakukan pemeriksaan payudara sendiri sebulan sekali.

Itulah penjelasan tentang apakah mastalgia berbahaya. Nyeri payudara adalah kondisi umum yang tidak berbahaya, namun tetap konsultasi pada dokter bila rasa nyeri payudara bertambah dan tidak sembuh dalam lebih dari 2 bulan.

 

  1. Breast Cancer. 2020. Mastalgia (Breast Pain). https://www.breastcancer.org/symptoms/benign/mastalgia. (Diakses pada 11 September 2020).
  2. Cleveland Clinic. 2020. Breast Pain (Mastalgia). https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15469-breast-pain-mastalgia. (Diakses pada 11 September 2020).
  3. MayoClinic. 2019. Breast pain. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/breast-pain/diagnosis-treatment/drc-20350426. (Diakses pada 11 September 2020).
  4. Stephan, Pam. 2019. Understanding Breast Pain in Women. https://www.verywellhealth.com/mastalgia-medical-definition-430288. (Diakses pada 11 September 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi