Makanan dan Minuman Manis Bikin Mudah Haus, Kok Bisa?

kue-manis-doktersehat
Photo Source: Flickr/jonathanmcintosh

DokterSehat.Com– Makanan dan minuman manis memang bisa memberikan sensasi kenikmatan tersendiri. Hanya saja, makanan dan minuman yang sering dituding menjadi penyebab kenaikan berat badan ini juga seringkali membuat kita cepat haus dan ingin minum air dalam jumlah yang sangat banyak. Sebenarnya, bagaimana bisa rasa manis membuat kita cenderung cepat haus?

Berbagai hal yang menyebabkan kita mudah haus

Sensasi haus muncul saat tubuh membutuhkan asupan cairan. Penyebab kebutuhan cairan ini bisa berupa karena cuaca panas, olahraga atau aktivitas fisik, hingga kebutuhan sistem pencernaan untuk mendorong makanan. Hanya saja, terkadang rasa haus ini bisa muncul akibat dehidrasi parah yang terkait dengan beberapa hal layaknya diabetes atau kondisi-kondisi tertentu.

Munculnya sinyal haus ini secara alami berasal dari otak yang berusaha untuk menjaga cairan tubuh tetap dalam kondisi seimbang. Jika sampai kondisi cairan tubuh kurang dan dibiarkan begitu saja, maka berbagai sistem dan organ di dalam tubuh tidak akan bekerja dengan maksimal. Bahkan, jika kondisi kekurangan cairan atau dehidrasi ini terjadi, bisa jadi beberapa organ seperti ginjal akan lebih rentan mengalami kerusakan.

Mengapa makanan dan minuman manis bisa membuat kita mudah haus?

Saat kita mengonsumsi makanan atau minuman manis, maka kadar glukosa darah cenderung meningkat dengan signifikan. Kondisi ini akan membuat cairan di dalam sel-sel tubuh keluar demi memasuki darah dan menjaga keseimbangan cairan di dalam darah agar tidak pekat akibat dari tingginya kandungan gula. Dalam dunia medis kondisi ini disebut sebagai proses osmolaritas.

Secara alami otak terus mengecek kondisi kekentalan darah karena jika sampai terlalu kental, maka akan mempengaruhi sirkulasi darah secara keseluruhan. Jika sampai kondisi darah sudah terlalu kental karena kadar gula darah yang tinggi, otak segera meminta tubuh mendapatkan cairan demi kembali mengencerkan darah. Hal inilah yang membuat kita merasa haus.

Hal ini berarti, jika kita mengonsumsi minuman manis seperti teh manis atau minuman rasa-rasa untuk mengatasi rasa haus, hal ini justru tidak tepat karena tidak benar-benar mengatasi rasa haus atau membantu mengencerkan darah. Karena alasan inilah kita seperti tidak benar-benar puas saat mengonsumsi minuman haus dan terus ingin menenggaknya meskipun jumlahnya sudah cukup banyak. Jika memang sedang haus, pilihlah air putih yang bisa segera mengatasinya.

Waspada jika sering merasa haus meski sudah sering minum

Sebenarnya, sering merasa haus sangatlah wajar terjadi jika kita cenderung sering melakukan aktivitas fisik atau sedang terpapar suhu udara yang cukup panas. Hanya saja, jika kita sangat sering mengalami sensasi haus meski sudah banyak minum dan disertai dengan peningkatan frekuensi buang air kecil karena terlalu banyak minum air, bisa jadi hal ini adalah tanda dari diabetes.

Peningkatan sensasi haus ini disebabkan oleh tingginya kadar gula darah, sesuatu yang terjadi pada penderita diabetes. Otak pun berusaha untuk menjaga sirkulasi darah dan mencegah pengentalan darah dengan cara terus meminta tambahan air. Sayangnya, karena hormon insulin tidak bekerja dengan baik, kadar gula darah terus berada dalam kondisi tinggi sehingga sinyal haus ini tak kunjung menghilang meski sudah banyak minum air.

Jika sensasi haus sering muncul dengan berlebihan dan kita sampai sering terbangun di malam hari demi buang air kecil atau minum air, sebaiknya segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter untuk memastikan apakah terkena diabetes atau tidak.