9 Manfaat Vitamin D yang Menakjubkan dan Sumber Vitamin D Terbaik!

manfaat-vitamin-d-doktersehat

DokterSehat.Com – Ada banyak sekali jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, salah satunya adalah vitamin D. Vitamin yang satu ini paling dikenal sebagai vitamin untuk menjaga kesehatan tulang, padahal tentu saja masih banyak sekali manfaat vitamin D lainnya yang belum banyak diketahui. Yuk, kenalan lebih jauh dengan vitamin D!

Manfaat Vitamin D

Setiap vitamin tentunya memiliki manfaat untuk tubuh. Semua vitamin saling bekerja sama untuk menjaga kesehatan tubuh. Jika salah satu kadar vitamin tidak terpenuhi, tentunya akan menjadi masalah juga untuk kesehatan. Berikut adalah beberapa manfaat vitamin D yang penting untuk Anda ketahui!

1. Menurunkan tekanan darah

Manfaat vitamin D yang pertama adalah menurunkan tekanan darah. Dilansir dari WebMD, dilakukan sebuah penelitian di Boston University yang melibatkan orang dengan tekanan darah tinggi. Setelah dipapar sinar UVA dan UVB rutin secara 3 bulan, ditemukan adanya peningkatan vitamin D pada tubuh dan tekanan darah pun normal.

Berdasarkan penelitian tersebut, diguga vitamin D memiliki peran dalam produksi enzim renin yang memiliki peran dalam tekanan darah tinggi. Enzim renin bersama dengan hormon eldosteron memiliki peran untuk mengontrol tekanan darah dengan cara menyeimbangkan cairan dalam tubuh dan menyeimbangkan kadar kalium dan natrium yang ada dalam darah.

2. Membantu penyerapan kalsium

Manfaat vitamin D yang kedua adalah dapat membantu penyerapan kalsium. Manfaat vitamin D untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi memang tidak perlu dipertanyakan lagi. Ternyata cara kerja vitamin D untuk membantu menjaga kesehatan tulang adalah dengan membantu penyerapan kalsium, yang merupakan mineral paling penting bagi tulang.

3. Menurunkan risiko kanker

Vitamin D juga dipercaya dapat menurunkan risiko kanker. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh The Journal of the American Medical Association menjelaskan tentang penelitian pada lebih dari 3000 orang veteran dengan usia 50-75 tahun. Penelitian tersebut menemukan bahwa veteran yang mengonsumsi vitamin D lebih banyak mengalami penurunkan risiko berkembangnya polip kolon yang berpotensi menjadi kanker.

Selain menurunkan risiko kanker kolon, vitamin D juga dipercaya mampu menurunkan risiko beberapa kanker lainnya mulai dari kanker payudara, kanker ovarium, kanker prostat, dan juga kanker pankreas. Rata-rata kemungkinan turunnya risiko kanker yang disebutkan di atas adalah sekiar 40-50%.

4. Membantu peremajaan kulit

Manfaat vitamin D selanjutnya adalah untuk menjaga kesehatan kulit. Vitamin D dapat mencegah infeksi pada kulit dan membantu penyembuhan luka dengan cara memperbaiki jaringan kulit. Vitamin yang satu ini juga dipercaya dapat mengatasi beberapa masalah kulit seperti psoriasis dan juga rosacea. Beberapa sumber juga menyatakan vitamin D merupakan salah satu solusi dari kulit berjerawat.

5. Meningkatkan fungsi kognitif otak

Vitamin D juga memiliki peran dalam perkembangan dan fungsi otak. Vitamin D dapat membantu proses sintetis protein yang dibutuhkan oleh sel-sel otak. Kekurangan vitamin D juga sering kali dihubungkan dengan gangguan otak yang dapat menyebabkan penyakit seperti Alzheimer atau Parkinson.

6. Mengatasi depresi

Manfaat lain dari vitamin D adalah dapat membantu mengatasi depresi. Kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko depresi. Selain itu, konsumsi vitamin D yang lebih sedikit juga dikaitkan dengan durasi tidur yang lebih sebentar.

Maka dari itu, vitamin D dipercaya memiliki fungsi untuk mengatasi depresi serta membantu untuk meningkatkan kualitas tidur seseorang. Manfaat vitamin D yang satu ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui hubungan antara vitamin D dengan depresi dan gangguan tidur.

7. Mencegah multiple sclerosis

Manfaat vitamin selanjutnya adalah dapat menurunkan risiko multiple sclerosis yang merupakan salah satu jenis penyakit autoimun. Penyakit ini merupakan kondisi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang lapisang yang melingdungi saraf. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Neurology pada 2004 lalu menunjukkan bahwa sesorang yang mengonsumsi vitamin D mengalami penutukan risiko 40% terkena multiple sclerosis.

8. Menjaga kesehatan jantung

Menjaga kesehatan jantung juga merupakan salah satu manfaat vitamin D. Kurangnya vitamin D dapat meningkatkan berbagai risiko penyakit kardiovaskulas seperti arteri perifer, serangan jantung, hingga stroke. Sebuah penelitian menunjukkan adanya manfaat vitamin D yang mempu menurunkan tekanan darah hingga menurunkan pembesaran jantung.

Efek yang satu ini mungkin bisa berbeda pada kondisi tertentu, karena terdapat juga penelitian dengan hasil yang berlawanan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi vitamin D tidak terlalu memberikan hasil yang signifikan untuk membantu mengatasi penyakit jantung.

9. Penting untuk ibu hamil

Manfaat vitamin D yang terakhir adalah sebagai nutrisi untuk ibu hamil. Setiap nutrisi yang dibutuhkan oleh janin akan diberikan melalui sang ibu, hal ini lah yang membuat menjaga nutrisi ibu hamil merupakan hal yang sangat penting. Konsumsi vitamin D yang cukup sangat berpengaruh pada perkambangan janin.

Selain itu, kurangnya konsumsi vitamin D pada ibu hamil juga dapat meningkatkan risiko preeklamsia yang merupakan komplikasi kehamilan ditandai dengan tekanan darah tinggi yang abnormal. Kondisi ini merupakan kondisi yang berbahaya bagi ibu dan bayi.

Akibat Kekurangan Vitamin D

Jika konsumsi vitamin D yang cukup dapat membuat kita mendapatkan manfaat vitamin D, tentunya kekurangan vitamin D juga dapat memberikan efek bagi tubuh. Berikut adalah penjelasan tentang gejala serta faktor penyebab kekurangan vitamin D.

Gejala kekurangan vitamin D

Kekurangan vitamin D dapat ditandai dengan berbagai gejala seperti berikut ini:

  • Kelelahan, sakit dan nyeri tubuh, merasa tidak enak badan
  • Nyeri dan lemah otot serta tulang
  • Fraktur stres atau tulang retak pada tulang panggul, pinggul, dan kaki.

Jika Anda mengalami gejala seperti di atas, segera hubungi dokter untuk konsultasi. Diagnosis defisiensi vitamin D dilakukan melalui tes darah sederhana. Sedangkan untuk penanganannya adalah menggunakan sumpelem vitamin D. Selain itu, Anda juga diharuskan untuk mencukupi kebutuhan vitamin D melalui sumber vitamin D alami.

Faktor penyebab difisiensi vitamin D

Ada banyak penyebab kekurangan vitamin D, dilansir dari Health Line berikut adalah berbagai hal yang dapat meningkatkan risiko defisiensi vitamin D seseorang:

  • Tinggal di daerah dengan banyak polisi
  • Menghabiskan lebih banyak waktu dalam ruangan sehingga kurang terpapar sinar matahati
  • Terlalu banyak menggunakan tabir surya
  • Tinggal di kota yang kurang paparan sinar matahari
  • Memiliki kulit gelap (melanin berpengaruh pada penyerapan vitamin D)

Sumber Vitamin D

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, selain melalui suplemen, Anda juga diharuskan untuk menjaga asupan vitamin D melalui sumber alami. Lantas, apa saja sumber alami vitamin D?

1. Sinar matahari

Sumber alami vitamin D yang pertama adalah sinar matahari. Paparan sinar UVA dan UVB pada kulit akan merangsang pembentukan vitamin D alami pada tubuh. Hal ini lah yang menyebabkan seseorang yang tidak terkena matahari dapat mengalami difisiensi vitamin D.

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin mendapatkan vitamin D dari matahari yaitu dengan tidak berjemur terlalu lama dan tetap melindungi kulit dengan tabir surya. Ada baiknya juga untuk memilih waktu di pagi hari untuk berjemur.

2. Makanan tinggi vitamin D

Selain dari sinar matahari, vitamin D juga bisa didapatkan melalui makanan. Beberapa jenis makanan yang tinggi vitamin D antara lain seperti ikan salmon, ikan sarden, udang, dan kuning telur. Selain itu terdapat juga beberapa makanan yang diperkaya dengan vitamin D seperti susu, sereal, dan juga yogurt.

Itu dia beberapa sumber vitamin D untuk tubuh Anda. Ingatlah bahwa memenuhi kebutuhan vitamin D merupakan hal yang penting bagi tubuh, tetapi jangan sampai berlebihan karena dapat juga menyebabkan berbagai macam efek samping bagi tubuh.