Terbit: 1 September 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Face acupressure atau totok wajah atau dikenal sebagai salah satu metode tradisional yang dipercaya memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Metode tradisional satu ini ternyata tidak hanya bermanfaat untuk kecantikan, tapi juga untuk kesehatan tubuh.

12 Manfaat Totok Wajah untuk Kecantikan dan Kesehatan

Apa Itu Totok Wajah?

Totok wajah adalah totok atau akupresur yang dilakukan dengan cara menekan beberapa titik akupresur yang berada di wajah.

Totok atau akupresur sering kali dianggap sebagai teknik akupunktur tanpa jarum. Keduanya merupakan pengobatan tradisional yang berasal dari Tiongkok. Jika akupunktur mengandalkan jarum, maka akupresur sendiri mengandalkan tekanan pada titik tubuh tertentu.

Prinsip pengobatan tradisional Tiongkok mengenal adanya jalur aliran energi yang tidak terlihat dalam tubuh yang disebut meridian. Titik akupunktur dan akupresur berada di sepanjang meridian tersebut. Dipercaya terdapat paling tidak 14 meridian yang menghubungkan organ tubuh dengan bagian tubuh lainnya.

Manfaat Totok Wajah untuk Kesehatan dan Kecantikan

Bukan hanya sebagai pengobatan tradisional, totok wajah juga termasuk ke dalam salah satu jenis perawatan kecantikan. Perawatan ini dapat dilakukan oleh tenaga profesional atau dapat juga Anda terapkan sendiri di rumah.

Berikut adalah beberapa manfaat totok wajah yang sayang jika dilewatkan:

1. Mengatasi Gangguan Sinus

Manfaat totok wajah yang pertama adalah dapat membantu mengatasi gejala gangguan sinur.

Sebuah penelitian pada tahun 2006 menemukan bahwa sekitar 99% ahli akupunktur di Amerika Serikat dapat menangani masalah sinus. Akupresur menggunakan titik yang sama pada akupunktur sehingga cara ini dipercaya juga ampuh untuk mengatasi gejala sinus.

Meskipun masih terbatas penelitian tentang manfaat prosedur ini untuk mengatasi gejala sinus, namun metode satu ini dipercaya memang ampuh untuk meningkatkan aliran darah, mengendurkan otot, dan membantu mengeluarkan lendir dari sinus.

2. Mengurangi Kecemasan dan Stres

Seseorang dapat mengalami gejala kecemasan di beberapa titik dalam kehidupannya. Kondisi yang parah biasanya dapat membuat seseorang mengalami serangan panik, merasa khawatir, gelisah, sulit konsentrasi, dan banyak gejala lainnya.

Salah satu titik totok wajah adalah Yintang atau yang disebut juga dengan third eye point, yang berada di antara kedua alis. Menekan titik Yintang dapat memberikan manfaat seperti mengurangi kecemasan.

3. Memperbaiki Tidur

Selain dapat meredakan kecemasan, akupresur pada titik Yintang juga dipercaya dapat membantu Anda yang memiliki gangguan tidur. Jika mengalami insomnia, cobalah untuk melakukan akupresur kira-kira 15 menit sebelum jam tidur Anda.

4. Mengatasi Sakit Kepala

Penelitian tentang manfaat pijat untuk mengatasi sakit kepala memang masih terbatas, namun beberapa penelitian telah membuktikan bahwa pijat yang intens dan dilakukan secara rutin efektif mengurangi intensitas sakit kepala.

Totok wajah tentunya menjadi salah satu jenis pilihan pijat yang dapat dilakukan untuk mengurangi sakit kepala tersebut.

5. Mengatasi Migrain

Selain sakit kepala, akupresur juga dipercaya dapat mengatasi sakit kepala jenis migrain. Migrain atau sakit kepala sebelah adalah salah satu jenis sakit kepala yang umumnya terjadi secara jangka panjang.

Jika dibiarkan, kondisi ini bisa saja mengganggu aktivitas sehari-hari. Totok atau akupresur –yang beberapa titiknya di wajah– dipercaya ampuh untuk mengurangi gejala migrain.

6. Meredakan Masalah Mata

Memijat titik akupresur tertentu dipercaya dapat meredakan masalah mata akut dan kronis tertentu.

Kebanyakan titik akupresur yang dipercaya dapat meningkatkan kesehatan mata ini memang berada di wajah. Contohnya seperti pijatan pada zan zhu point –letaknya di sepanjang area mata bagian dalam– yang dipercaya dapat meredakan mata merah, gatal, nyeri, produksi air mata berlebihan, hingga alergi.

Titik lainnya adalah seperti yang bai point –di sisi kiri tengah dahi tepat di atas mata kiri– yang merupakan titik yang dapat dipijat untuk meredakan sakit kepala, kedutan mata, hingga glaukoma.

Totok wajah untuk mata ini lebih direkomendasikan untuk dilakukan oleh ahli totok profesional.

7. Mengembalikan Kesadaran

Manfaat yang terkadang juga digunakan untuk keadaan darurat seperti untuk mengembalikan kesadaran seseorang.

Salah satu titik akupresur wajah disebut dengan GV 26, titiknya berada tepat di tengah antara bibir dan hidung. Totok ini dapat digunakan untuk memulihkan kesadaran, syok, atau membangunkan pasien yang pingsan.

8. Mengatasi Nyeri Punggung

Seiring dengan bertambahnya usia, penyakit seperti nyeri punggung semakin sulit dihindari. Berbagai kebiasaan sehari-hari seperti postur duduk yang salah juga dapat menjadi pemicu kondisi ini.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan melakukan totok wajah. Sebuah penelitian kecil di tahun 2019 menemukan bahwa akupresur dapat mengurangi rasa sakit dan kelelahan dari partisipan yang mengalami nyeri punggung bawah kronis.

9. Mengurangi Sakit Gigi

Nyeri akibat sakit gigi dapat tidak tertahankan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Pijat akupresur atau totok disebut-sebut mampu untuk menjadi salah satu alternatif pengobatan untuk mengurangi rasa sakit pada sakit gigi.

Titik yang biasanya ditekan untuk mengatasi masalah gigi dan mulut adalah titik ST6. Titik ini berada di tengah antara sudut mulut dan bagian bawah daun telinga. Anda harus mengatupkan gigi secara alami untuk dapat menemukan titik ini.

10. Detoksifikasi Kulit

Detoksifikasi kulit dapat diartikan sebagai proses keluarnya toksin atau zat racun dalam wajah. Proses memijat wajah satu ini dapat meningkatkan aliran darah di wajah dan meningkatkan drainase limfatik. Hal ini lah yang dapat mendukung proses detoksifikasi kulit.

11. Kulit Sehat dan Bercahaya

Siapa sih yang tidak menginginkan kulit sehat dan bercahaya? Totok dapat menjadi salah satu perawatan yang bisa dilakukan untuk mewujudkan kulit yang sehat dan bercahaya ini.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, pijat wajah ini dapat meningkatkan aliran darah di wajah. Aliran darah yang meningkat ini dapat membuat wajah terlihat lebih sehat merona dan tentunya juga jadi terlihat lebih bercahaya.

12. Mencegah Penuaan

Pijatan pada wajah seperti dengan cara totok, dapat memberikan efek langsung pada otot wajah.

Metode ini dapat membantu merelaksasi otot wajah dan mencegah garis halus dan kerutan muncul, sekaligus dapat mengencangkan otot-otot wajah yang lain. Selain efek relaksasi otot, pijatan ini juga bisa membuat pikiran lebih rileks.

Pilihan perawatan ini dianggap lebih aman dibandingkan jika Anda menggunakan botox untuk menyamarkan tanda penuaan.

Cara Totok Wajah

Metode ini dapat dilakukan sendiri di rumah atau oleh tenaga profesional. Jika ingin mencoba di rumah, berikut cara totok wajah yang bisa dilakukan:

  • Temukan titik akupresur yang tepat di wajah.
  • Lakukan tekanan dengan cara menekan dan memijat bolak-balik dengan satu atau dua jari. Lakukan paling tidak 2 menit untuk setiap titik tekan.
  • Tekan titik dengan lembut tapi tegas. Artinya, tekanan cukup kuat sehingga Anda dapat merasakan tekanan tersebut, namun tidak perlu terlalu keras hingga meninggalkan bekas di wajah.

Anda mungkin membutuhkan waktu dan latihan yang cukup lama untuk menemukan titik yang tepat. Pelajari sejelas mungkin langkah-langkahnya sebelum Anda mempraktikkannya sendiri di rumah.

Bahaya dan Efek Samping Totok Wajah

Metode ini memang sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan terbukti baik untuk tubuh. Tetapi sebelum Anda melakukan totok wajah, terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

Pertama, bagi Anda yang sedang mengalami masalah jerawat, sebaiknya tidak melakukan prosedur ini terlebih dulu karena bisa membuat peradangan jerawat semakin parah.

Hal selanjutnya yang harus Anda perhatikan adalah sebaiknya Anda memercayakan prosesnya kepada ahlinya, terutama bagi Anda yang ingin melakukannya demi merubah bentuk wajah Anda.

Jika tetap ingin melakukannya di rumah, pastikan Anda telah betul-betul memahami gerakan seperti apa yang baik untuk kulit Anda. Salah gerakan memijat wajah bisa memberikan efek tidak baik pada wajah seperti kulit wajah yang menjadi turun dan tidak kencang lagi.

Jika ingin menggunakan jasa terapis profesional, Anda dapat berdiskusi tentang apa tujuan Anda melakukan prosedur ini agar hasil yang didapatkan juga sesuai.

Melakukan pengobatan tradisional untuk menunjang kesehatan tentu tidak ada salahnya. Namun, jika kondisi yang Anda alami tidak kunjung membaik, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

 

  1. Anonim. GV 26 Acupuncture Point. https://theory.yinyanghouse.com/acupuncturepoints/gv26. (Diakses 1 September 2020).
  2. Cirino, Erica. 2018. The Best Pressure Points to Treat Headaches. https://www.healthline.com/health/pressure-points-for-headaches#1. (Diakses 1 September 2020).
  3. DeSantis, Lisa. 2018. Is Acupressure the Secret to a Glowing Complexion?. https://www.health.com/beauty/acupressure-glowing-skin. (Diakses 1 September 2020).
  4. Iftikhar, Noreen. 2019. How to Use Pressure Points for Sinus Relief. https://www.healthline.com/health/pressure-points-for-sinus. (Diakses 1 September 2020).
  5. Lindberg, Sara. 2019. Where Are the Acupressure Points for the Eyes?. https://www.healthline.com/health/acupressure-points-for-eyes#acupressure-points. (Diakses 1 September 2020).
  6. Lindberg, Sara. 2019. 6 Facial Pressure Points, Plus 1 for Relaxation. https://www.healthline.com/health/pressure-points-for-face. (Diakses 1 September 2020).
  7. Loane, Delaney. 2020. THE ACUPRESSURE TECHNIQUE TO LEARN IF YOU’RE CONCERNED ABOUT YOUR BOTOX WEARING OFF. https://www.harpersbazaar.com.au/beauty/facial-acupressure-massage-20115. (Diakses 1 September 2020).
  8. Raypole, Crystal. 2018. 6 Pressure Points for Anxiety Relief. https://www.healthline.com/health/pressure-points-for-anxiety. (Diakses 1 September 2020).
  9. Wong, Cathy. 2020. The Benefits and Uses of Acupressure. https://www.verywellhealth.com/the-benefits-of-acupressure-88702. (Diakses 1 September 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi