Terbit: 23 Januari 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo


Ada banyak sekali manfaat tomat untuk diet apabila dikonsumsi secara rutin. Buah tomat hampir kita konsumsi setiap hari. Namun, tahukah Anda jika buah yang dijadikan sayuran ini menyimpan banyak sekali manfaat untuk kesehatan?

manfaat-tomat-untuk-diet-doktersehat

Kandungan Tomat

Tomat adalah buah yang kaya akan nutrisi. Warna merah pada tomat berasal dari likopen, yaitu karotenoid hidrokarbon yang terkandung dalam tomat. Likopen sendiri merupakan zat antioksidan yang dipercaya memiliki banyak sekali manfaat kesehatan. Antioksidan lain yang terkandung dalam tomat adalah seperti lutein dan beta-karoten.

Selain mengandung likopen, terkandung juga beberapa vitamin dalam tomat seperti vitamin C, vitamin K, dan folat. Tomat juga merupakan sumber kalium yang baik bagi tubuh.

Keunggulan lain dari buah tomat adalah kandungan seratnya yang tinggi dan kandungan kalorinya yang rendah. Kandungan serat dalam tomat didominasi dengan serat tidak larut yang sangat baik untuk melancarkan pencernaan.

Manfaat Tomat untuk Diet

Diet sering kali diartikan sebagai cara untuk menurunkan berat badan. Padahal yang dimaksud diet sebenarnya mengacu pada jenis makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Diet tomat berarti Anda akan memasukkan tomat ke dalam pola makan Anda setiap harinya.

Mengonsumsi tomat sehari-hari tentunya dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan bagi tubuh. Manfaat tomat untuk diet tidak hanya untuk membantu menurunkan berat badan, tapi masih ada berbagai manfaat lainnya.

Berikut adalah manfaat buah tomat untuk diet yang sayang jika dilewatkan!

1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Manfaat tomat untuk diet yang pertama tentu saja untuk membantu menurunkan berat badan.

Tomat dapat menjadi sayuran yang cocok dikonsumsi selama program menurunkan berat badan karena tomat memiliki kalori yang rendah dan kadar serat tinggi. Tomat juga dapat meningkatkan produksi serotonin, neurotransmitter yang bertugas mengatur suasana hati, rasa sakit, dan juga pencernaan.

2. Mengontrol Tekanan Darah

Selain mengurangi asupan natrium, meningkatkan asupan kalium adalah hal yang penting untuk menurunkan tekanan darah. Sebelumnya sudah disinggung bahwa tomat adalah sumber kalium yang baik. Kalium dapat membantu pelebaran arteri sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

3. Baik untuk Kesehatan Jantung

Manfaat buah tomat untuk diet selanjutnya adalah memelihara kesehatan jantung.

Ada banyak sekali kandungan dalam tomat yang mendukung kesehatan jantung mulai dari serat, kalium, folat, hingga vitamin C. Sebelumnya disebutkan juga bahwa tomat dapat menurunkan tekanan darah dan tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung yang paling umum.

Tomat juga mengandung folat yang dapat membantu menyeimbangkan kadar homosistein, asam amino yang dihasilkan dari pemecahan protein. Kadar homosistein dipercaya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, sehingga penting untuk kita mengelola kadar homosistein dalam tubuh.

4. Menurunkan Gula Darah

Tomat juga merupakan sayuran yang baik untuk diet penderita diabetes.

Manfaat tomat untuk diet penderita diabetes adalah dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Hal ini disebabkan karena kadar serat yang tinggi pada tomat.

Sebuah penelitian menemukan bahwa orang dengan diabetes tipe 1 yang mengonsumsi diet tinggi serat memiliki kadar glukosa yang lebih rendah. Sedangkan pasien diabetes tipe 2 memiliki kadar gula darah, lipid, dan insulin lebih baik dengan diet tinggi serat.

5. Mengatasi Sembelit

Sembelit adalah kondisi gangguan pencernaan yang umum, namun dapat menjadi serius apabila tidak diatasi.

Sembelit dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya seperti wasir. Salah satu cara untuk mengatasi sembelit adalah dengan mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan air dan serat yang tinggi.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa tomat mengandung lebih banyak serat tidak larut. Serat jenis ini tidak larut dalam air dan dapat membuat pencernaan menjadi lebih lancar.

Baca Juga: 8 Manfaat Jambu Kristal, Sumber Vitamin C yang Bantu Lawan Berbagai Penyakit!

6. Memelihara Kesehatan Mata

Memelihara kesehatan mata juga merupakan salah satu manfaat jus tomat untuk diet.

Tomat memiliki kandungan antioksidan seperti likopen, lutein dan beta-karoten. Semua antioksidan ini dipercaya sangat baik untuk kesehatan mata dan mencegah kerusakan mata yang disebabkan oleh cahaya, katarak, dan degenerasi makula terkait dengan usia.

Penelitian terbaru menemukan bahwa orang-orang dengan asupan makanan tinggi karotenoid lutein dan zeaxanthin yang ada di dalam tomat mengalami penurunan risiko terkena degenerasi makula terkait usia hingga 35%.

7. Baik untuk Kulit

Mengonsumsi tomat juga dapat memberikan manfaat untuk kesehatan kulit Anda.

Tomat memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dan vitamin C memiliki peran penting dalam pembentukan kolagen dalam tubuh. Kolagen merupakan komponen penyusun kulit, rambut, kuku, dan jaringan ikat. Dengan mencukupi kebutuhan vitamin C sehari-hari, Anda membantu terjaganya kadar kolagen dalam tubuh.

Vitamin C juga merupakan antioksidan dan kekurangan vitamin C sering dikaitkan dengan kerusakan kulit akibat sinar matahari, polusi, dan asap. Kekurangan antioksidan juga berpotensi menyebabkan penuaan dini.

8. Mencegah Kanker

Tomat yang mengandung antioksidan dapat membantu menangkal radikal bebas.

Radikal bebas adalah salah satu pemicu kanker. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa asupan beta-karoten tinggi dapat mencegah perkembangan tumor dan kanker prostat. Kandungan likopen dalam tomat juga dikaitkan dengan pencegahan kanker prostat.

Cara Mengonsumsi Tomat yang Baik untuk Kesehatan

Tomat biasa dicampurkan ke dalam masakan. Anda juga dapat mengonsumsi tomat dengan cara dijadikan jus. Namun ingat untuk tidak perlu menambahkan gula pada jus tomat yang Anda buat.

Selain itu tomat juga dapat dikonsumsi secara langsung apabila Anda menyukainya. Konsumsi tomat relatif aman, namun Anda dapat berkonsultasi tentang konsumsi tomat apabila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu yang membuat Anda memiliki pantangan makanan.

Itu dia berbagai manfaat tomat untuk diet. Sayuran satu ini memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Meskipun begitu, masih tetap harus dilakukan lebih banyak lagi penelitian lanjutan untuk mengetahui manfaat tomat untuk kesehatan.

 

  1. Bjarnadottir, Adda. 2019. Tomatoes 101: Nutrition Facts and Health Benefits. https://www.healthline.com/nutrition/foods/tomatoes. (Diakses 23 September 2019).
  2. Lama, Siddhi Camila. 2019. Is Eating Tomatoes Raw Healthier Than Eating Them Cooked?. https://www.livestrong.com/article/486651-health-effects-of-eating-raw-tomatoes/. (Diakses 23 September 2019).
  3. Ware, Megan. 2017. Everything you need to know about tomatoes. https://www.medicalnewstoday.com/articles/273031.php. (Diakses 23 September 2019).



DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi