Terbit: 1 Oktober 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Tidak hanya banyak manfaat terong untuk kesehatan, buah yang diolah sebagai sayur ini dapat dimasak dengan berbagai macam cara. Tidak hanya lezat, ternyata terong juga memiliki banyak nutrisi untuk tubuh. Simak selengkapnya tentang terong melalui artikel ini!

10 Manfaat Terong untuk Kesehatan dan Cara Konsumsi yang Aman

Kandungan Terong

Terung atau terong adalah salah satu makanan yang umum ditemukan di Indonesia. Terdapat beberapa jenis terong yang sering dikonsumsi yaitu terong ungu, terong bulat, terong hijau, terong putih, terong telunjuk, terong belanda, dan leunca.

Namun dari sekian banyak jenis terong tersebut, terong ungu atau Solanum melongena adalah jenis yang paling sering dikonsumsi dan paling mudah didapat di pasaran.

Terong adalah buah yang kaya nutrisi dan sangat baik untuk dikonsumsi. Terong memiliki kandungan kalori dan glikemik indeks rendah. Kandungan lemak dalam terong juga sangat rendah, sebaliknya kadar air dan serat dalam terong justru tinggi. Terong juga kaya antioksidan dan memiliki berbagai macam kandungan vitamin dan mineral.

Satu mangkuk terong -82 gram- memiliki kandungan nutrisi meliputi:

  • Kalori: 20
  • Karbohidrat: 5 gram
  • Serat: 3 gram
  • Protein: 1gram
  • Magnesium: 10% dari AKG (angka kecukupan gizi)
  • Fosfor: 5% dari AKG
  • Kalium: 5% dari AKG
  • Folat: 5% dari AKG
  • Vitamin K: 5% dari AKG
  • Vitamin C: 3% dari AKG
  • Kolin
  • Beta karoten

Manfaat Terong untuk Kesehatan

Melihat kandungan berbagai macam nutrisi dalam terong, tentunya dapat disimpulkan bahwa terong termasuk ke dalam makanan bergizi yang baik untuk kesehatan.

Apa saja manfaat terong untuk kesehatan? Berikut adalah beberapa di antaranya!

1. Mengontrol Kadar Gula Darah

Manfaat terong yang pertama adalah dapat mencegah kadar gula darah Anda naik. Makanan yang tinggi serat merupakan makanan yang baik untuk menjaga kadar gula darah. Makanan tinggi serat seperti terong akan membantu proses pencernaan menjadi lebih lambat sehingga penyerapan gula juga melambat.

Selain itu, terong juga memiliki kandungan polifenol yang merupakan antioksidan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa polifenol dapat membantu mengurangi penyerapan gula dan meningkatkan sekresi insulin, dengan begitu, kadar gula darah pun dapat tetap terkendali.

2. Mengontrol Kolesterol

Terong juga dipercaya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Umumnya makanan yang mampu untuk menurunkan kadar gula darah juga memiliki kemampuan untuk menurunkan kolesterol. Kondisi kadar gula darah tinggi dapat menyebabkan kadar kolesterol jahat serta trigliserida meningkat.

Pada sebuah penelitian, kelinci yang tinggi kolesterol diberikan 10 ml jus terong selama dua minggu. Pada akhir penelitian, ditemukan bahwa kadar kolesterol LDL dan trigliserida pada kelinci tersebut mengalami penurunan.

3. Menurunkan Tekanan Darah

Sebuah penelitian mencatat bahwa terong kaya akan asetilkolin, senyawa yang dapat memengaruhi tekanan darah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pemberian terong pada tikus hipertensi dapat menurunkan tekanan darah dengan efektif.

4. Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat yang satu ini juga masih berhubungan dengan manfaat sebelumnya.

Kadar kolesterol LDL dan trigliserida tinggi dalam darah dapat membentuk plak yang dapat menyumbat pembuluh darah. Hal ini kemudian dapat memicu penyakit jantung.

Kandungan antioksidan dalam terong juga memiliki peran dalam memelihara kesehatan jantung. Sebuah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa terong dapat meningkatkan fungsi jantung dan menurunkan risiko serangan jantung.

5. Mencegah Kanker

Mencegah kanker juga sering disebut-sebut sebagai salah satu manfaat terong ungu.

Dilansir dari Health Line, terong memiliki kandungan zat bernama solasodine rhamnosyl glycoside yang telah diteliti dapat memicu kematian pada sel kanker dan dapat mencegah kanker tertentu kambuh. SRG juga diketahui dapat melawan kanker kulit jika diaplikasikan secara topikal.

Konsumsi makanan bergizi seperti buah dan sayur yang tinggi antioksidan juga dapat melawan radikal bebas yang merupakan penyebab dari kerusakan sel. Maka dari itu, konsumsi terong dan buah serta sayuran lainnya dapat menurunkan risiko terserang kanker.

6. Nutrisi untuk Otak

Manfaat terong selanjutnya adalah sebagai sumber nutrisi yang melindungi otak.

Sudah disebutkan sebelumnya bahwa terong memiliki kandungan polifenol, salah satunya adalah antosianin yang ada dalam kulit terong. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa antosianin atau nasunin yang ditemukan dalam terong tidak hanya dapat menangkal radikal bebas, tetapi juga dapat melindungi lipid pada membran sel otak.

Antosianin juga dapat melancarkan peredaran darah ke otak sehingga fungsi otak tetap terjaga. Konsumsi makanan tinggi antioksidan seperti terong dapat memperlambat penurunan kemampuan kognitif otak yang umumnya akan terjadi seiring dengan bertambahnya usia seseorang.

7. Membantu Menurunkan Berat Badan

Manfaat yang tidak boleh dilewatkan selanjutnya adalah membantu menurunan berat badan.

Jika Anda bertanya-tanya makanan apa yang paling membantu untuk menurunkan berat badan, maka tentu saja jawabannya adalah makanan yang rendah kalori, tetapi tinggi serat. Terong memenuhi kriteria bahan makanan yang rendah kalori dan lemak serta memiliki serat tinggi sehingga sangat cocok masuk ke dalam menu diet Anda.

8. Menjaga Kesehatan Kulit

Kandungan antioksidan dalam terong dapat menutrisi kulit dan menjaga kesehatan kulit. Sebuah penelitian bahkan menemukan bahwa kandungan SRG dalam terong, terbukti efektif melawan kanker kulit jika diterapkan langsung ke kulit.

9. Menjaga Kesehatan Mata

Terong juga mengandung antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin. Lutein dipercaya berperan dalam kesehatan mata dan dapat membantu mencegah degenerasi makula terkait dengan usia. Degenerasi makula adalah salah satu penyebab hilangnya penglihatan pada lansia.

10. Menjaga Kesehatan Tulang

Senyawa fenolik yang terkandung di dalam terong dipercaya dapat menurunkan risiko osteoporosis, menguatkan tulang, dan meningkatkan kepadatan mineral tulang. Namun, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efektivitas manfaat yang satu ini.

Baca Juga: 18 Manfaat Jengkol bagi Kesehatan, Cegah Diabetes hingga Bikin Ramping!

Cara Mengonsumsi Terong yang Benar

Terong dapat diolah menjadi berbagai macam resep terong lezat. Pengolahan terong umumnya bergantung pada jenis terong itu sendiri. Terong ungu atau terong hijau biasanya dimasak dengan cara ditumis.

Terong bulat dapat dikonsumsi sebagai lalapan, sedangkan terong belanda bisa diolah menjadi jus. Apapun pilihan Anda dalam mengolah terong, Anda tetap bisa mendapatkan manfaat terong asalkan konsumsinya tidak berlebihan.

Konsumsi terong secara berlebihan ternyata dapat menyebabkan berbagai masalah pencernaan. Anda juga harus memerhatikan jenis terong yang Anda konsumsi. Jika menemukan terong yang tidak umum di pasaran, sebaiknya tidak dikonsumsi karena sebagian tanaman yang sejenis dengan terong memiliki kandungan racun di dalamnya.

Perlu diketahui juga bahwa tidak semua jenis terong juga dapat dimakan mentah. Jenis terong ungu misalnya yang merupakan terong yang paling umum dimakan, harus dimasak sebelum dikonsumsi. Terong ungu tidak dapat dikonsumsi mentah karena diduga mengandung zat berbahaya jika tidak dimasak.

Terong ungu juga bisa menghasilkan rasa pahit jika tidak diolah dengan benar. Salah satu cara untuk menghilangkan rasa pahitnya adalah dengan cara merendam terong ungu dengan air garam sebelum mengolahnya. Terong ungu juga harus dimasak hingga benar-benar matang untuk mendapatkan rasa terong yang lebih lezat.

Terong memang merupakan buah bernutrisi tinggi yang baik untuk kesehatan, tetapi penggunaannya tetap harus diperhatikan agar tidak berbahaya bagi kesehatan. Jika Anda sedang mengalami kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya diskusikan dengan dokter tentang konsumsi terong.

Itu dia sekilas tentang terong dan manfaat terong untuk kesehatan. Selain konsumsi makanan bergizi seperti terong, jangan lupa untuk menyeimbangkan gizi dengan makanan lainnya dan menerapkan pola hidup sehat dengan olahraga teratur dan menjaga pola tidur. Selamat mencoba dan semoga informasi ini bermanfaat!

 

  1. Graedon, Joe dan Teresa Graedon. Eggplant may help lowers high blood pressure. https://www.houstonchronicle.com/lifestyle/renew-houston/health/article/Eggplant-may-help-lowers-high-blood-pressure-15035974.php#:~:text=A%3A%20Japanese%20researchers%20noted%20that,%2C%20March%2015%2C%202019). (Diakses 1 Oktober 2020).
  2. Jackson, Kristin Collins/ 2014. Turns Out, Eggplant Juice Is Great For Your Skin. https://www.bustle.com/articles/45076-these-eggplant-benefits-will-keep-your-skin-and-hair-healthy-so-toss-one-into-the-juicer. (Diakses 1 Oktober 2020).
  3. Link, Rachel. 2017. 7 Surprising Health Benefits of Eggplants. https://www.healthline.com/nutrition/eggplant-benefits. (Diakses 1 Oktober 2020).
  4. Staughton, John. 2020. 9 Amazing Benefits Of Eggplant Nutrition. https://www.organicfacts.net/health-benefits/vegetable/health-benefits-of-eggplant.html. (Diakses 1 Oktober 2020).
  5. Ware, Megan. 2019. Eggplant health benefits and tasty tips. https://www.medicalnewstoday.com/articles/279359. (Diakses 1 Oktober 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi