Terbit: 29 Januari 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Ada sejumlah manfaat susu kedelai untuk ibu hamil dan janin agar keduanya senantiasa sehat. Apa saja khasiat susu kedelai tersebut? imak informasinya berikut ini!

9 Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Hamil dan Janin

Susu Kedelai dan Kandungan Nutrisinya

Berbagai macam manfaat bisa didapatkan dengan mengonsumsi susu kedelai secara rutin, termasuk bagi para ibu hamil. Manfaat susu kedelai ini tidak lepas dari kandungan sejumlah zat-zat penting di dalamnya.

Berikut ini adalah kandungan nutrisi susu kedelai:

  • Kalsium
  • Zat besi
  • Zinc
  • Serat
  • Protein
  • Karbohidrat
  • Flavonoid
  • Asam folat
  • Asam lemak omega-3
  • Vitamin D

Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Hamil dan Janin

Anda yang kini sedang menjalani masa kehamilan, mengonsumsi susu kedelai secara rutin sepertinya ide yang bagus jika ingin kesehatan tubuh terjaga, pun agar tumbuh kembang calon buah hati berjalan dengan maksimal.

Berikut adalah manfaat susu kedelai untuk ibu hamil dan janin yang perlu Anda ketahui.

1. Mengoptimalkan Pembentukan Tulang dan Gigi

Khasiat susu kedelai bagi ibu hamil dan janin yang pertama adalah untuk mengoptimalkan pembentukan tulang dan gigi si calon buah hati.

Pasalnya, kedelai diperkaya oleh kandungan kalsium yang mana mineral satu ini merupakan elemen penting dalam pembentukan tulang dan gigi sekaligus merawat keduanya agar tetap kuat dan berfungsi dengan baik.

2. Membantu Tumbuh Kembang Organ dan Jaringan Tubuh

Mengonsumsi susu kedelai secara rutin bagi ibu hamil juga bertujuan untuk membantu tumbuh kembang organ dan jaringan tubuh dari janin yang tengah dikandungnya.

Manfaat susu kedelai yang satu ini didapat dari kandungan zat protein yang ada di dalamnya. Sebagaimana diketahui, protein adalah zat yang memang sangat dibutuhkan untuk pembentukan organ dan jaringan, serta menjaga kesehatan dan fungsi keduanya. Tak hanya itu, protein juga berfungsi untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.

3. Sumber Energi

Susu kedelai juga mengandung karbohidrat. Adanya kandungan karbohidrat ini lantas menjadikannya sebagai sumber energi bagi ibu hamil.

Ya, selama periode kehamilan, kelelahan adalah kondisi yang sangat mungkin dialami oleh seorang wanita. Itu sebabnya, ia membutuhkan lebih banyak asupan nutrisi yang bisa memberikan energi tambahan, salah satunya kedelai.

Jenis karbohidrat yang ada pada kacang kedelai, yang termasuk ke dalam golongan karbohidrat kompleks, membuatnya lebih lama untuk diproses oleh tubuh. Alhasil, energi yang didapatkan tidak cepat habis.

4. Meminimalisir Risiko Kurang Darah (Anemia)

Kurang darah alias anemia juga menjadi ancaman lainnya yang menghantui para ibu hamil. Kondisi ini jika sampai terjadi dampaknya sangat buruk, di antaranya bayi lahir secara prematur dengan berat badan yang kurang dari ideal.

Dengan mengonsumsi susu kedelai secara rutin, diharapkan risiko munculnya masalah kesehatan yang satu ini dapat diminimalisir. Pasalnya, susu kedelai diperkaya oleh zat besi yang mana mineral ini memang fungsi utamanya adalah untuk membantu mengoptimalkan produksi sel darah merah di dalam tubuh.

5. Mencegah Preeklampsia

Selain anemia, preeklampsia adalah komplikasi yang rentan dialami oleh para ibu hamil.

Kekurangan (defisiensi) vitamin D adalah salah satu faktor risiko dari terjadinya preeklampsia tersebut. Nah, hal inilah yang lantas menjadikan susu kedelai sebagai makanan wajib pada saat hamil. Pasalnya, susu kedelai juga diperkaya oleh kandungan vitamin D.

6. Mencegah Bayi Lahir Cacat

Mencegah atau meminimalisir bayi terlahir cacat adalah manfaat susu kedelai untuk ibu hamil dan janin yang juga harus Anda ketahui.

Kacang kedelai kaya akan kandungan asam folat alias vitamin B9 yang mana menurut penelitian, vitamin ini dapat mencegah cacat lahir pada bayi. Tak hanya itu, vitamin B9 juga diklaim dapat mengoptimalkan tumbuh kembang sel saraf janin.

7. Mengontrol Kadar Gula Darah

Alasan selanjutnya mengapa ibu hamil sangat disarankan untuk mengonsumsi susu kedelai maupun produk olahan lainnya dari kacang ini karena diklaim dapat mencegah—atau setidaknya meminimalisir risiko peningkatan kadar gula darah yang bisa berujung pada kondisi diabetes.

Tingginya kadar gula darah selama kehamilan tentu bisa berdampak negatif bagi diri Anda sendiri maupun janin yang tengah dikandung. Oleh sebab itu, mulailah mengonsumsi susu kedelai secara rutin ya, mom!

8. Menjaga Kadar Kolesterol

Manfaat susu kedelai bagi ibu hamil yang juga tak kalah penting adalah untuk menjaga kadar kolesterol di dalam tubuh tetap normal.

Hal ini tak lepas dari adanya kandungan serat. Jenis karbohidrat yang satu ini menurut banyak penelitian ampuh untuk menurunkan kadar lemak LDL alias kolesterol ‘jahat’.

Seperti yang telah kita ketahui, kolesterol adalah sumber dari penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke yang mana keduanya sangat mungkin menyerang ibu hamil.

9. Melancarkan Sistem Pencernaan

Masih dari kandungan serat yang dimilikinya, manfaat susu kedelai untuk ibu hamil dan janin selanjutnya adalah untuk melancarkan sistem pencernaan.

Serat bekerja dengan cara menyerap air. Hal ini lantas membuat tekstur feses menjadi lunak sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan dari dalam tubuh. Kekurangan serat memang menjadi pemicu munculnya sejumlah masalah berkaitan dengan sistem pencernaan, salah satunya sulit buang air besar (BAB) atau sembelit.

Efek Samping Susu Kedelai bagi Ibu Hamil dan Janin

Sayangnya, susu kedelai juga memiliki efek samping yang bisa saja merugikan ibu hamil maupun janin yang tengah dikandungnya apabila dikonsumsi secara berlebihan, atau ibu hamil mengidap sejumlah masalah kesehatan seperti hipotiroidisme dan kanker payudara.

Efek samping sus kedelai yang dimaksud di antaranya:

  • Risiko infertilitas di kemudian hari
  • Risiko bayi terlahir dengan masalah pada organ genital
  • Menghambat penyerapan (absorpsi) mineral

Akan tetapi, studi yang mengklaim dampak negatif ini masih menjadikan hewan tikus sebagai objek penelitiannya sehingga belum dapat dipastikan apakah dampaknya akan sama terhadap manusia. Kendati demikian, sebaiknya Anda juga berhati-hati jika ingin mengonsumsi susu kedelai saat hamil.

Berkonsultasi dengan dokter adalah pilihan tepat jika Anda memang ingin memanfaatkan susu kedelai sebagai salah satu sumber nutrisi selama hamil. Tak lupa, imbangi juga dengan sumber nutrisi lainnya beserta aktivitas menyehatkan seperti olahraga ringan dan sebagainya. Semoga bermanfaat!

 

  1. Anonim. Soy for Pregnancy. http://www.soyfoods.org/good-for-you/nutrition-and-lifespan/soy-pregnancy (Diakses pada 29 Januari 2020)
  2. Anonim. Vitamin D Supplementation During Pregnancy. https://www.who.int/elena/titles/vitamind_supp_pregnancy/en/ (Diakses pada 29 Januari 2020)
  3. Anonim. Can I Eat Soy Products During Pregnancy? https://www.nhs.uk/common-health-questions/pregnancy/can-i-eat-soya-products-during-pregnancy/ (Diakses pada 29 Januari 2020)
  4. Georges, S. Soy Milk Side Effects in Pregnant Women. https://www.livestrong.com/article/532245-soy-milk-side-effects-in-pregnant-women/ (Diakses pada 29 Januari 2020)
  5. Migala, J. 2019. All About Soy Milk: Nutrition, Benefits, Risiks, and How It Compares with Other Milk. https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/pros-cons-soy-milk/ (Diakses pada 29 Januari 2020)
  6. Paturel, A. Is Soy Safe During Pregnancy? https://www.parents.com/pregnancy/my-body/nutrition/is-soy-safe-during-pregnancy/ (Diakses pada 29 Januari 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi