11 Manfaat Minyak Ikan untuk Kesehatan

doktersehat-manfaat-minyak-ikan
Photo Credit: Pexels.com

DokterSehat.Com– Sudah diketahui bahwa manfaat minyak ikan baik untuk kesehatan karena mengandung omega 3. Tubuh kita tidak dapat membuat omega-3, karenanya untuk mendapat jumlah yang dibutuhkan kita harus mengonsumsi makanan yang mengandung omega-3 atau suplemen. Selain pada ikan berlemak, omega-3 juga banyak ditemukan pada kacang walnut, minyak canola, zaitun, flaxseed, serta kacang kedelai.

Dibandingkan sumber nabati, omega-3 yang berasal dari hewan tetap yang terbaik. Ini karena minyak ikan memiliki dua jenis asam esensial, yakni eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA). Sementara sumber nabati hanya mengandung asam lemak aplha-linolenic acid (ALA). Riset-riset menunjukkan manfaat EPA dan DHA jauh lebih besar daripada ALA.

Omega-3 minyak ikan bisa ditemukan pada ikan salmon, ikan kembung dan tuna. Mengonsumsi ikan dua kali seminggu akan memberi manfaat kesehatan bagi Anda dan keluarga.

Manfaat Minyak Ikan untuk Kesehatan

Berikut adalah beberapa keuntungan besar dari minyak ikan:

  1. Minyak ikan mencegah serangan jantung. Dr Alexander Leaf dan kolega di Harvard Medical School menyatakan, bahwa dengan mengonsumsi ikan, seperti salmon atau tuna dua kali seminggu dapat mencegah serangan jantung. Tidak hanya itu saja, penelitian di Universitas Southampton pun menyatakan demikian, Omega-3 yang terkadung dalam ikan mampu melindungi terhadap penyakit jantung dan stroke.
  2. Selain itu, minyak ikan dapat mengurangi risiko kematian dari serangan jantung mendadak. Ketua peneliti Dr. Roberto dan Consortia Mario, Lembaga Penelitian Santa Maria Embargo, Italia menemukan satu kasus, yaitu dalam dosis harian gram omega-3 minyak ikan cukup signifikan untuk mengurangi kematian dari serangan jantung mendadak sampai 42%.
  3. Khasiat minyak ikan membantu mengurangi gejala lupus. Para peneliti di Irlandia Utara Universitas Ulster menemukan bahwa orang dengan penyakit lupus yang makan ikan tongkol, ikan kembung dan ikan serupa berisi omega-3 minyak ikan dapat mengurangi gejala lupus.
  4. The Institute Paterson menemukan bahwa minyak ikan omega-3 mampu melindungi atau mencegah terkena kanker prostat.
  5. Minyak ikan mengurangi pertumbuhan kanker payudara. Para peneliti dari Indiana University menemukan bahwa asam lemak omega-3 dapat mengurangi pertumbuhan sel kanker payudara.
  6. Minyak ikan mengurangi radang. Para peneliti dari Harvard Medical School dan Brigham dan Women’s Hospital menemukan bahwa diet tinggi dalam minyak ikan dapat membantu meningkatkan kondisi tubuh dan menghindarkan dari sakit radang.
  7. Manfaat minyak ikan mencegah beberapa gejala kanker lanjutan. Profesor Kevin Fearon dan rekan-rekan di Edinburgh Royal Infirmary menemukan bahwa minyak ikan mampu mencegah cachexia-wasting yang parah dan berat badan yang berhubungan dengan beberapa jenis kanker lanjutan.
  8. Khasiat minyak ikan mampu menanggulangi asma. Para peneliti di Universitas Cambridge menemukan bahwa minyak ikan dapat melindungi tubuh dari gangguan pernapasan atau asma.
  9. Peneliti di Universitas Bristol menyatakan bahwa minyak ikan untuk anak bagus untuk visual otak dan perkembangan anak-anak
  10. Fungsi minyak ikan membantu sindrom kelelahan kronis. Dr. Basant Puri dan rekan-rekan di Rumah Sakit di London menemukan bahwa mengonsumsi suplemen omega-3 minyak ikan dapat membantu untuk meringankan beberapa gejala berkaitan dengan sindrom kelelahan kronis.
  11. Karena manfaat terbesar minyak ikan berasal dari kandungan antiinflamasi, omega-3, para ahli percaya minyak ikan juga efektif mencegah penyakit akibat inflamasi seperti artritis rematoid, osteoporosis, menjaga kesehatan mata, menurunkan risiko penolakan setelah pencangkokan jantung dan ginjal, mengurangi gejala depresi, gangguan konsentrasi, penyakit jiwa berat Schizophrenia, atau gangguan bipolar.

Meski sumber alami, yakni mengonsumsi ikan langsung, dianggap lebih baik daripada suplemen tetapi sebaiknya Anda mewaspadai kemungkinan ikan tercemar merkuri atau logam berat.

Untuk menyiasatinya, pilihlah ikan berukuran kecil, misalnya sardin yang mengandung toksin lebih sedikit karena mereka berada di bawah rantai makanan. Makin besar ukuran ikan, makin besar pula kemungkinan ia terkontaminasi. Bila ingin membeli minyak ikan, pilihlah yang berkualitas tinggi dan produknya punya reputasi baik.