Terbit: 2 Agustus 2018 | Diperbarui: 8 Desember 2019
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Sauna adalah mandi uap yang dilakukan dalam ruangan tertutup selama 15 hingga 30 menit. Suhu ruangan untuk sauna umumnya adalah 65 hingga 90 derahat celcius. Jika sudah terbiasa melakukan sauna, Anda bisa melakukan sesi sauna hingga 40 menit lamanya. Manfaat sauna sangat banyak baik untuk kesehatan dan juga kecantikan.

Sauna Setelah Olahraga di Gym? Ini 4 Manfaat yang Akan Didapat!

Manfaat Sauna Setelah Olahraga di Gym bagi Kesehatan

Menutup sesi olahraga di gym dengan mandi sauna juga merupakan hal yang umum dilakukan. Tidak sedikit tempat gym yang menyediakan fasilitas sauna karena memang banyak sekali manfaat mandi sauna yang bisa Anda dapatkan ketika melakukannya setelah olahraga.

Berikut adalah beberapa manfaat sauna setelah olahraga di gym:

1. Daya Tahan Tubuh Terjaga dan Terhindar dari Penyakit Jantung

Manfaat sauna yang pertama adalah menjaga daya tahan tubuh dan menghindarkan tubuh dari risiko penyakit jantung. Suhu tubuh, metabolisme tubuh, dan juga denyut nadi seseorang akan meningkat ketika seseorang menjalani sauna.

Sirkulsi darah pun menjadi lebih lancar dan asupan oksigen ke seluruh tubuh juga meningkat sehingga mampu untuk menurunkan tekanan darah. Mekanisme kardiovaskuler dalam tubuh pun semakin membaik dan Anda terhindar dari penyakit jantung.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

2. Relaksasi Otot

Manfaat sauna setelah olahraga yang selanjutnya adalah untuk relaksasi. Ketika berolahraga otot-otot bekerja keras hingga menjadi tegang dan kaku. Bahkan tidak jarang juga kita mengalami cedera kecil hingga gejala nyeri otot. Sakit yang diakibatkan oleh nyeri otot ini umumnya tidak akan hilang hingga beberapa haris setelah olahraga.

Menjalani sesi sauna akan membantu relaksasi otot dan pemulihan pada otot. Lancarnya aliran darah juga berpengaruh pada pemulihan otot, Selain itu, sauna memicu produksi hormon endorfin yang dapat membuat kita bahagia dan dapat mengurangi rasa nyeri pada otot. Manfaat mandi sauna lainnya untuk otot adalah sauna akan menghilangkan toksin dan asam laktat yang dilepaskan ketika berolahraga.

Saat melakukan sauna, suhu tubuh, denyut nadi, dan metabolisme tubuh seseorang akan meningkat. Ini membuat pembuluh darah menjadi lebih lentur dan memperlancar sirkulasi darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh serta menurunkan tekanan darah. Semua ini dapat memperbaiki mekanisme kardiovaskular sehingga menghindari penyakit jantung.

Baca Juga : Tak Ingin Terkena Penyakit Jantung? Rutinlah Melakukan Sauna

3. Membakar Kalori Lebih Banyak

Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak orang yang memilih olahraga di gym sebagai cara melangsingkan badan. Memilih olahraga di gym sebagai cara melangsingkan badan memang sudah cukup efektif, namun Anda bisa membakar lebih banyak lagi kalori dengan melakukan mandi sauna setelah selesai olahraga di gym.

Panas yang kita rasakan ketika sauna akan menaikkan denyut nadi dan memicu pembakaran kalori dalam tubuh. Memadukan olahraga di gym dengan sauna bisa menjadi cara cepat kurus yang efektif untuk Anda coba

4. Detoksifikasi

Manfaat sausa selanjutnya adalah sebagai detoksifikasi. Ketika melakukan sauna, keringat akan keluar dalam jumlah banyak. Keluarnya keringan dari pori-pori kulit biasanya dibarengi dengan keluarnya berbagai kotoran, racun, dan juga bakteri yang ada di kulit kita.

Ketika Anda mengeluarkan keringat saat olahraga tentunya Anda tidak merasa keringat tersebut bersih. Mandi sauna akan membantu Anda untuk mendapatkan tubuh yang lebih bersih setelah selesai berolahraga.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Sauna

Sauna memang memilki banyak manfaat untuk tubuh, tapi bukan berarti sauna bisa dilakukan tanpa adanya aturan-aturan yang harus diperhatikan. Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum melakukan sauna

  • Sauna memang baik untuk mencegah penyakit jantung, namun justru bisa berisiko untuk pengidap kelainan jantung. Jika Anda memiliki gangguan jantung sebaiknya berkosultasi terlebih dulu pada dokter sebelum melakukan sauna.
  • Jangan memaksakan diri untuk melakukan sauna terlalu lama. Mulailah dari durasi 15 menit, kemudian meningkat jadi 30 menit, dan paling lama adalah 40 menit, jika Anda sudah benar-benar terbiasa.
  • Jangan lakukan mandi sauna lebih dari satu kali sehari.
  • Jangan lupa untuk menjaga asupan cairan ke tubuh, agar tidak mengalami dehidrasi ketika sedang mandi sauna. Jika diperlukan konsumsilah minuman elektrolit sebelum memulai sauna.
  • Jangan konsumsi makanan berat kurang paling tidak selama 60 menit sebelum sauna.
  • Jangan merasa senang ketika berat badan Anda langsung turun setelah melakukan sauna karena kemungkinan berat badan turun menandakan Anda mengalami dehidrasi.
  • Bagi sebagian orang sauna bisa membantu tidur lebih cepat, tapi bagi sebagian lainnya sauna bisa membuat Anda kesulitan tidur.Jika Anda termasuk yang sulit tidur, jangan lakukan sauna mendekati jam tidur Anda.

Melakukan sauna secara rutin memang dapat mendatangkan banyak manfaat, namun jangan lupa perhatikan hal-hal di atas agar Anda dapat menjalani sesi sauna dengan tetap aman.

 

Sumber:

  1. De Pietro, MaryAnn. 2019. What are the benefits and risks of a sauna?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/313109.php. (Diakses 8 Desember 2019).
  2. Paudyal, Nabin. Benefits of Sauna: 8 Ways It Makes You Healthier and Happier. https://www.lifehack.org/articles/lifestyle/8-unexpected-benefits-sauna-that-will-impress-you.html. (Diakses 8 Desember 2019).
  3. Thorpe, Jr. 7 Health Benefits Of Saunas You Probably Didn’t Know About. https://www.bustle.com/p/7-health-benefits-of-saunas-you-probably-didnt-know-about-9987543. (Diakses 8 Desember 2019).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi