Terbit: 6 Mei 2021 | Diperbarui: 7 Mei 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Manfaat jus seledri tidak hanya melepas dahaga, minuman ini juga memberikan banyak manfaat yang bagus untuk kesehatan! Penasaran apa saja manfaat dan kandungan gizi daun seledri untuk tubuh? Yuk, sama-sama kita simak penjelasannya di bawah ini!

12 Manfaat Jus Seledri untuk Kesehatan, Kandungan Gizi, dan Cara Membuat

Kandungan Gizi Daun Seledri

Secangkir jus seledri mengandung banyak nutrisi. Dalam 1 cangkir atau setara 240 mililiter jus seledri mengandung nutrisi berikut:

  • Kalori: 42,5
  • Protein: 2 gram
  • Karbohidrat: 9,5 gram
  • Gula: 5 gram
  • Kalsium: 8% dari angka kecukupan gizi (AKG) harian
  • Magnesium: 7% dari AKG
  • Fosfor: 5% dari AKG
  • Kalium: 14% dari AKG
  • Sodium: 9% dari AKG
  • Vitamin A (7%), C ( 16%), K (74%) dari AKG

Jus seledri juga mengandung banyak nutrisi lainnya, seperti zinc, tembaga, folat, biotin, vitamin B, dan antioksidan.

Manfaat Jus Seledri untuk Kesehatan

Biasanya, jus seledri terkenal akan manfaatnya untuk menurunkan tekanan darah. Akan tetapi, ada berbagai manfaat lain yang akan kita rasakan jika rutin mengonsumsi jus seledri. Ini karena berbagai kandungan nutrisi yang dapat memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh, utamanya dalam bentuk jus.

Berikut ini manfaat jus seledri untuk kesehatan:

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

1. Mengurangi Peradangan

Rutin mengonsumsi jus seledri bisa memberikan manfaat berupa pengurangan peradangan dalam tubuh. Peradangan dalam sel-sel tubuh menjadi tinggi risikonya dengan adanya paparan radikal bebas dari lingkungan.

Kandungan zat antioksidan, utamanya jenis flavonoid yang tinggi dalam seledri, terbukti mampu melawan dan mencegah terjadinya peradangan dalam sel dan DNA dalam tubuh. Sehingga konsumsi rutin mengonsumsi jus seledri bisa memberikan manfaat berupa tubuh menjadi lebih optimal dan mudah kembali prima jika sedang kurang fit.

2. Mencegah Stres Oksidatif

Selain peradangan pada sel dan DNA tubuh, paparan radikal bebas dan asupan zat berbahaya dalam tubuh juga dapat memberikan dampak pada tubuh berupa terjadinya stres oksidatif.

Stres oksidatif adalah kondisi yang akan meningkatkan risiko penyakit degeneratif, misalnya stroke, kanker, dan penyakit jantung koroner.

Kandungan antioksidan flavonoid dan vitamin C dalam jus seledri terbukti mampu memberikan manfaat pencegahan dan melawan kondisi stres oksidatif pada tubuh dengan cukup baik.

3. Menjaga Kesehatan Jantung dan Ginjal

Berkat kombinasi kandungan gizi di dalamnya, manfaat jus daun seledri dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Hal ini karena kandungan antiantioksidan dan cairan alami yang mudah terserap oleh tubuh.

Khasiat tersebut telah terbukti melalui penelitian pada tahun 2014 yang menyebutkan bahwa berbagai jenis antioksidan pada seledri bisa memberikan manfaat preventif penyakit, bagi organ jantung, hati, dan ginjal.

4. Mencegah Kanker

Sebuah peneliti menyebutkan bahwa minum jus seledri bisa memberikan manfaat pengobatan yang baik untuk pasien kanker yang melakukan kemoterapi.

Hal ini tentu bisa memberikan manfaat yang baik untuk tubuh berupa pencegahan terhadap kanker. Ini didukung dengan kandungan zat antioksidan yang tinggi dan luteolin, senyawa yang menghentikan pertumbuhan beberapa jenis sel kanker.

5. Menurunkan Tekanan Darah

Kombinasi kandungan zat yang ada pada bagian daun, batang, dan biji seledri, memiliki sifat antihipertensi yang baik untuk memperbaiki fungsi kerja dinding arteri dalam pembuluh darah.

Hal ini kemudian menyebabkan tekanan darah lebih terkontrol dan tubuh menjadi terhindar dari dari tekanan darah tinggi (hipertensi).

Baca Juga: 12 Kombinasi Jus Buah Sayur yang Sehat dan Segar untuk Dicoba di Rumah

6. Mencegah Penyakit Neurodegeneratif

Kandungan luteolin dan apigenin dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit otak tertentu.

Sebuah penelitian pada tahun 2013 menyelidiki apakah luteolin bisa mengurangi peradangan dan melindungi dari degenerasi saraf pada hewan pengerat dengan diabetic encephalopathy(DE). DE mengacu pada kelainan otak dan gangguan fungsi kognitif yang mempengaruhi penderita diabetes tipe 2.

Dalam penelitian tersebut, tikus yang mendapatkan luteolin secara terus menerus telah mengurangi kerusakan sel otak dan meningkatkan pembelajaran dan memori.

7. Menurunkan Kolesterol

Sebuah penelitian pada tahun 2014 meneliti efek ekstrak daun seledri pada kadar kolesterol tikus yang diberi diet tinggi lemak.

Peneliti memberi makan ekstrak daun seledri pada tikus selama 30 hari, hasilnya menunjukkan penurunan yang signifikan dalam low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat daripada tikus yang tidak menerima ekstrak tersebut.

Sebuah penelitian selanjutnya yang juga menggunakan model hewan, menunjukkan bahwa antioksidan dalam seledri mungkin berkhasiat menurunkan kadar kolesterol dengan mencegah simpanan kolesterol dari kerusakan dan masuk ke dalam darah.

8. Menjaga Kesuburan Pria

Sebuah penelitian pada tahun 2016 meneliti efek seledri pada kesuburan hewan. Dari 16 penelitian, 13 melaporkan bahwa seledri memiliki efek perlindungan terhadap kesuburan, sementara tiga sisanya menemukan bahwa seledri mengurangi kesuburan.

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa daun seledri memiliki efek perlindungan terhadap zat yang dapat merusak produksi sperma pada pria. Namun, seledri mengandung bahan kimia, seperti apigenin, yang dapat menurunkan kesuburan jika mengonsumsinya terlalu banyak.

9. Menjaga Kesehatan Jantung

Istilah cardiovascular remodeling (CR) mengacu pada perubahan bentuk, ukuran, struktur, dan fungsi jantung, biasanya akibat tekanan darah tinggi kronis atau penyakit jantung.

CR adalah mekanisme kompensasi yang memungkinkan jantung dengan kondisi tegang atau rusak memompa darah ke seluruh tubuh. Namun, seiring waktu CR akan mengurangi kemampuan otot jantung dan meningkatkan risiko gagal jantung.

Sebuah penelitian di tahun 2015 yang memberi luteolin pada tikus, hasilnya menemukan bahwa mereka menunjukkan CR lebih sedikit daripada yang tidak mendapat luteolin. Para ilmuwan menduga ini mungkin karena sifat antioksidan luteolin menonaktifkan radikal bebas dan membatasi kerusakan jantung.

10. Menghidrasi Tubuh

Manfaat jus daun seledri dapat membantu tubuh tetap terhidrasi, karena seledri sebagian besar terdiri dari air.

Tetap terhidrasi sangat penting bagi tubuh. Hidrasi yang tepat bisa membantu mengelola tekanan darah, suhu tubuh, fungsi otak, pengiriman nutrisi, ekskresi limbah, dan kesehatan ginjal.

11. Menurunkan Berat Badan

Seledri adalah sayuran rendah kalori. Dalam 1 cangkir jus setara dengan satu tangkai seledri besar dan satu tangkai berukuran sedang, hanya mengandung 14 kalori dan 3 gram karbohidrat.

Minum cangkir jus seledri, Anda tetap mendapatkan sekitar 30-45 kalori dan 6-9 gram karbohidrat. Bagi mereka yang suka minum jus, ini bisa menjadi alternatif minuman lain yang lebih tinggi kalori dan sedikit lebih tinggi karbohidrat, seperti jus jeruk dan jus apel.

Mengetahui rendahnya kalori dan karbohidrat, jus seledri diklaim dapat membantu menurunkan berat badan dengan mendetoksifikasi hati.

12. Menyehatkan Tulang

Jus seledri dapat memberikan vitamin K, kalium, vitamin A, dan folat. Vitamin K adalah nutrisi yang dikaitkan dengan kesehatan tulang. Selain kalsium dan vitamin D, penelitian menunjukan bahwa vitamin K juga diperlukan untuk tulang.

Sebuah penelitian pada tahun 2017, dari kasus klinis dalam metabolisme mineral dan tulang menunjukkan bahwa vitamin K dapat bekerja dengan vitamin D untuk meningkatkan kesehatan tulang dan mencegah patah tulang, selain untuk meningkatkan kesehatan pembuluh darah pada penderita gagal ginjal.

Baca Juga: 10 Sayuran Bergizi yang Bisa Diolah Menjadi Jus Diet

Cara Membuat Jus Seledri

Jika ingin membuat jus seledri sendiri di rumah, Anda hanya membutuhkan kira-kira dua ikat seledri. Menggunakan juicer atau blender adalah cara termudah untuk membuatnya.

Untuk membuat satu cangkir jus seledri, berikut ini cara membuatnya:

  • Mencuci dua ikat seledri hingga bersih.
  • Potong menjadi beberapa bagian.
  • Masukan seledri dan setengah cangkir air ke dalam juicer dan nyalakan sampai menjadi halus.
  • Untuk memberikan sedikit rasa, tambahkan apel hijau, jahe segar, atau air lemon.
  • Setelah halus, saring untuk memisahkan serat dan sari seledri.
  • Nikmati jus seledri selagi masih segar.
  • Jika tersisa, simpan jus dalam toples tertutup di lemari es.

 

  1. Barrie, Leslie. 2019. 5 Potential Benefits of Celery Juice. https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/what-are-benefits-celery-juice/ (Diakses pada 6 Mei 2021)
  2. Davidson, Katey. 2020. Is Celery Juice Healthy? All You Need to Know. https://www.healthline.com/nutrition/celery-juice-cleanse#downsides (Diakses pada 6 Mei 2021)
  3. Lillis, Charlotte. 2019. Does celery juice have health benefits?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324932#_noHeaderPrefixedContent (Diakses pada 6 Mei 2021)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi