Terbit: 12 Februari 2020 | Diperbarui: 18 Mei 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Manfaat rosemary ternyata tidak hanya bisa dinikmati dalam bentuk masakan saja, tapi juga berkhasiat untuk kesehatan dan perawatan kecantikan. Rosemary adalah tanaman aromatik yang sering digunakan sebagai bahan dari berbagai macam masakan termasuk, sup, daging dan saus. 

manfaat-rosemary-doktersehat

Kandungan Gizi Rosemary

Selain rosemary segar, tanaman ini juga tersedia dalam bentuk kering atau minyak esensial yang tidak mengurangi khasiatnya. Bahkan tidak sedikit ilmuwan telah menguji manfaat kesehatan potensial, karena penggunaan minyak rosemary dalam pengobatan tradisional.

Rosemary segar sangat bagus untuk kesehatan karena memiliki vitamin yang sangat melimpah. Berikut daftar vitamin dan mineral yang terkandung dalam 100 gram rosemary:

  • Vitamin A
  • Vitamin C
  • Vitamin B6
  • Thiamin
  • Folat
  • Magnesium
  • Kalsium
  • Zat besi

Selain itu, rosemary memiliki antioksidan yang melimpah dalam bentuk senyawa phenolic seperti diterpene, carnosol, asam carnosic, dan asam rosmarinic.

Rosemary dalam bentuk minyak atsiri juga mengandung bahan-bahan yang kuat seperti cineol, camphene, borneol, bornyl acetate, ?-terpineol, dan ?-pinene.

Selain nutrisi yang disebutkan di atas, ramuan rosemary mengandung serat makanan tinggi, rendah kolesterol dan natrium, tetapi tinggi lemak jenuh.

Manfaat Rosemary bagi Kesehatan dan Kecantikan

Berkat kandungan nutrisinya yang tinggi, berikut ini beberapa manfaat luar biasa dari rosemary untuk kesehatan dan perawatan kecantikan:

1. Meningkatkan Fungsi Otak

Awalnya, khasiat rosemary digunakan sebagai stimulan kognitif, karena dapat membantu meningkatkan kinerja dan kualitas memori. Tanaman aromatik ini juga dikenal untuk meningkatkan kewaspadaan, kecerdasan, dan fokus.

Salah satu cara menggunakannya mungkin dalam bentuk ekstrak rosemary karena dapat meningkatkan sintesis faktor pertumbuhan saraf yang penting untuk jaringan saraf.

2. Antiinflamasi

Carnosol dan asam carnosic adalah dua antioksidan yang kuat dan senyawa antiinflamasi dalam rosemary yang telah dikaitkan dengan pengurangan peradangan otot, pembuluh darah, dan sendi.

Kandungan tersebut efektif untuk pengobatan dan pencegahan banyak penyakit, seperti tekanan darah, asam urat, radang sendi, dan cedera karena aktivitas fisik atau pembedahan. Selain itu, mengurangi peradangan pada sistem kardiovaskular dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mencegah aterosklerosis.

Rosemary lebih efektif digunakan dalam secara oral atau topikal, misalnya mengonsumsinya sebagai teh dan minyak atsiri untuk obat oles.

3. Mengatasi Masalah Pencernaan

Manfaat rosemary secara tradisional telah digunakan sebagai obat alami untuk mengatasi sakit perut, sembelit, gas, perut kembung, karena dapat membantu merelaksasi otot-otot usus.

Menambahkan rosemary segar ke dalam menu makanan sehari-hari atau meminumnya dalam sebagai teh dapat membantu tubuh mengatur pergerakan usus dan sistem pencernaan.

4. Antikanker

Sebuah jurnal Nutrisi dan Kanker telah menerbitkan penelitian pada tahun 2015, yang menunjukkan bahwa ekstrak rosemary sangat berkhasiat membantu terapi kanker.

Kandungan antioksidan, antiinflamasi, antiproliferatif, dan antikanker dalam rosemary, secara selektif dapat membunuh sel kanker. Khasiat rosemary telah menunjukkan hasil yang menjanjikan untuk pengobatan berbagai kanker termasuk, usus besar, darah, payudara, prostat, ovarium, serviks, hati, paru-paru, kandung kemih, dan kanker pankreas.

5. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Antioksidan, antiinflamasi, dan antikarsinogenik adalah komponen aktif dalam rosemary. Ketiganya dapat menyerang penyakit dan patogen yang dapat mengancam sistem kekebalan atau merusak kesehatan tubuh.

Kandungan antioksidan termasuk asam rosmarinic, asam caffeic, asam betulin, dan carnosol, juga dapat membuat garis pertahanan sekunder di belakang sistem kekebalan tubuh dari berbagai penyakit.

6. Mencegah Kerusakan Hati

Manfaat rosemary telah digunakan sebagai obat tradisional untuk perlindungan pada hati. Ini telah melalui sebuah penelitian pada hewan di tahun 2015 yang diterbitkan dalam Saudi Journal of Biological Sciences, yang mengungkapkan bahwa ekstrak rosemary dan daun zaitun dapat membantu mengurangi sirosis hati, kemungkinan karena aktivitas antioksidannya.

7. Mengurangi Stres

Rosemary memberikan efek menenangkan pada orang yang menderita kecemasan dan depresi kronis.

Bukan tanpa alasan, sebuah penelitian menyimpulkan bahwa ramuan rosemary efektif dalam mengatasi gejala depresi. Efek antidepresi ini diamati bahkan dengan pemberian berulang selama dua minggu kemudian. Manfaat rosemary juga dapat mengurangi kadar kortisol (hormon stres), yang membantu meredakan ketegangan dalam tubuh.

8. Merangsang Pertumbuhan Rambut

Androgenetic alopecia adalah salah satu jenis rambut rontok yang paling umum. Kondisi ini lebih dikenal sebagai kebotakan pola pria, meskipun juga dapat terjadi pada wanita.

Minyak rosemary secara alami dapat mencegah produk sampingan testosteron yang menyerang folikel rambut, merupakan penyebab rambut rontok.

Caranya mudah, Anda hanya mengoleskan minyak rosemary yang diencerkan ke kulit kepala sebanyak dua kali sehari selama enam bulan. Hasilnya bahkan sama dengan penggunaan minoxidil, obat penumbuh rambut.

9. Mengobati Jerawat

Masalah umum yang sering kali mengganggu penampilan banyak orang adalah jerawat. Tanaman rosemary memiliki sifat antibiotik dan disinfektan yang dapat mengurangi masalah tersebut. Tidak hanya itu saja, manfaat rosemary juga dapat mencerahkan bintik hitam dan membuat kulit lebih bercahaya.

Sebagai pengobatan jerawat, Anda perlu mencampurkan minyak rosemary dengan tiga sendok makan sari mentimun dan satu butir putih telur. Campur semua bahan dan aduk hingga merata, kemudian oleskan secara tipis pada wajah Anda. Diamkan selama 15-20 menit dan bilas dengan air biasa. Lakukan langkah ini secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

10. Menghambat Tanda Penuaan

Tanda penuaan seperti keriput dan garis-garis halus akan muncul seiring dengan bertambahnya usia Anda. Meski demikian, Anda bisa menghambat tanda penuaan ini dengan memanfaatkan tanaman rosemary. Antioksidan kuat yang ada di dalamnya akan menguatkan kapiler dan memperlambat timbulnya tanda-tanda penuaan dini. Manfaat lain yang bisa Anda dapatkan adalah mengencangkan kembali kulit Anda.

11. Menyembuhkan Infeksi Kulit

Jika Anda sering mengalami ruam akibat infeksi kulit, rosemary bisa menjadi bahan yang dapat Anda manfaatkan untuk menyembuhkan kondisi tersebut. Infeksi kulit seperti eksim, dermatitis, dan psoriasis dapat membaik dengan bantuan minyak rosemary.

12. Meremajakan Kulit

Kulit yang kusam dan tidak menarik bisa Anda atasi dengan peremajaan kulit. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meremajakan kulit, namun beberapa di antaranya berisiko terpapar bahan yang tidak aman untuk kulit.

Minyak esensial rosemary adalah salah satu bahan alami yang tergolong aman digunakan, karena kandungan antioksidan membantu meningkatkan kekencangan kulit.

Baca Juga: 10 Manfaat Rempah-Rempah Berdasarkan Jenisnya

Cara Menggunakan Rosemary

Rosemary tersedia dalam berbagai bentuk seperti daun segar, daun kering, minyak, dan ekstrak. Berikut beberapa cara menggunakan rosemary:

1. Menteha Rosemary

Daun rosemary dapat digunakan untuk membumbui mentega yang digunakan untuk membuat steak, pasta, atau kentang panggang. Caranya dengan mencincang halus daunnya dan campur dengan mentega.

2. Bumbu

Daun rosemary juga bisa ditambahkan ke dalam sup untuk memberi rasa yang luar biasa. Tambahkan beberapa daun rosemary segar atau kering saat memasak dan ini akan menambah aromatik pada sup.

3. Garam Rosemary

Adalah garam yang beraroma rosemary. Cara membuatnya cukup menambahkan setangkai rosemary ke dalam tiga cangkir garam dan aduk hingga merata. Setelah dibiarkan selama 15 hari, campuran ini siap untuk digunakan.

4. Rosemary Diinfuskan ke Minyak Zaitun

Masukan tiga atau empat tangkai rosemary ke dalam dua cangkir minyak zaitun yang sudah dipanaskan. Setelah dingin masukan ke dalam toples yang bersih dan kedap udara. Anda bisa menggunakan minyak ini untuk memasak dalam seminggu.

5. Minyak Rosemary

Rosemary dan minyak esensial lainnya mudah diserap ke dalam aliran darah ketika dioleskan pada kulit. Biasanya, minyak rosemary diencerkan dengan minyak pembawa netral, seperti minyak jojoba. Ini membantu mencegah kemungkinan iritasi pada kulit dan penguapan.

_

Rosemary memang bahan alami yang memiliki manfaat untuk kesehatan dan kecantikan, namun sebagian di antaranya belum terbukti secara medis. Oleh karena itu, sebelum menggunakan alangkah baiknya konsultasikan ke dokter tentang alergi atau kondisi kesehatan yang sedang diderita.

Jika Anda ingin mendapatkan khasiat rosemary, sebaiknya dibarengi dengan pola hidup sehat, agar mendapatkan hasilnya yang maksimal. Semoga bermanfaat ya, Teman Sehat!

 

  1. Fanous, Summer. 2016. The Health Potential of Rosemary. https://www.healthline.com/health/rosemary-health-potential. (Diakses 12 Februari 2020).
  2. McCulloch, Marsha. 2018. 14 Benefits and Uses of Rosemary Essential Oil. https://www.healthline.com/nutrition/rosemary-oil-benefits#section4. (Diakses 12 Februari 2020).
  3. Staughton, John. 2020. 16 Science-Backed Benefits Of Rosemary. https://www.organicfacts.net/health-benefits/herbs-and-spices/rosemary.html. (Diakses 12 Februari 2020).
  4. Syeda, Arshiya. 2019 . Rosemary Essential Oil: Uses, Benefits, And Precautions. https://www.stylecraze.com/articles/benefits-of-rosemary-oil-for-skin-hair-and-health/#gref. (Diakses 12 Februari 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi