Terbit: 19 Oktober 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Dibandingkan dengan seks vagina, seks oral memang jarang dilakukan oleh pasangan. Seks jenis ini hanya dilakukan sesekali saat foreplay sebelum akhirnya berlanjut ke penetrasi yang intens. Seks oral sering dikesampingkan oleh pasangan karena beberapa hal. Pertama, seks ini dianggap jijik dan yang kedua seks tidak dinamai seks kalau tidak melakukan penetrasi.

Manfaat Melakukan Seks Oral yang Sering Terabaikan

Manfaat Melakukan Seks Oral

Karena sering dianggap menjijikkan seks oral akhirnya jarang dilakukan. Padahal seks jenis ini memiliki banyak sekali manfaat khususnya untuk pasangan yang sudah berumur atau baru memulai seksnya di awal pernikahan.

Seks oral bukan perkara menggunakan mulut untuk memberikan stimulus pada penis atau vagina. Ada banyak hal yang bisa dilakukan atau didapatkan dari aktivitas yang cukup intim ini. Berikut beberapa manfaat dari seks oral untuk pasangan.

  1. Meningkatkan Keintiman Pasangan

Seks memang bertujuan untuk memberikan keintiman pada pasangan. Namun, tidak semua pasangan bisa mendapatkan keintiman dengan baik karena seks hanya dilakukan sebagai kontak fisik saja. Seks juga dilakukan dengan rutinitas yang sama tanpa ada komunikasi yang baik.

Kalau Anda melakukan seks oral, komunikasi mungkin akan lebih terjaga dengan baik. Anda bisa bertanya pada pasangan bagian mana yang memberikan rasa nikmat dan mana yang tidak. Pasangan akan berusaha untuk memberikan yang terbaik alih-alih hanya melakukan penetrasi yang intens saja.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

  1. Bisa Memupuk Rasa Saling Percaya

Kalau melihat dari video pornografi atau cerita dari orang, melakukan dan memberikan seks oral adalah hal yang nikmat. Namun, saat dipraktikkan langsung pasangan sering tidak bisa melakukannya atau malah merasa jijik.

Melakukan seks oral akan meningkatkan rasa percaya Anda pada pasangan begitupun mereka. Jadi, sebisa mungkin untuk mencoba melakukannya. Agar tidak merasa jijik bisa mandi dulu agar kemaluan bersih.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengenakan kondom atau dental dam. Dengan cara ini pasangan yang jijik tetap bisa memberikan seks oral terbaiknya dan membantu Anda mendapatkan orgasme.

  1. Alternatif Seks Vaginal Saat Kelelahan

Selama ini kita selalu menganggap seks adalah penetrasi. Padahal tidak demikian, seks oral pun juga bisa memberikan kenikmatan. Bahkan kalau Anda capai, seks ini tetap bisa dilakukan dengan intens dan memberikan orgasme. Anda dan pasangan tidak perlu memaksakan diri untuk melakukan seks vaginal yang menguras tenaga.

Dengan hanya melakukan seks oral, pasangan tidak akan terlalu banyak mengeluarkan tenaga. Mereka juga tetap bisa memuaskan satu dengan yang lain. Seks oral juga tidak harus dilakukan dalam kondisi telanjang. Meski masih berpakaian pun pasangan bisa melakukannya.

  1. Menurunkan Stres

Seks oral merupakan sarana rekreasi pasangan yang mudah sekali dilakukan. Dengan melakukannya pasangan bisa relaks sejenak sehingga tekanan yang membuat mereka jadi stres bisa sedikit diturunkan. Kalau tubuh bisa relaks, pekerjaan yang dilakukan akan berjalan dengan lancar.

Melakukan seks oral bisa membuat tubuh jadi lebih santai. Apalagi kalau pasangan tidak banyak waktu dan ingin melakukan seks kilat. Meski hanya seks oral, kenikmatan tetap didapatkan baik oleh pria atau wanita.

Risiko Melakukan Seks Oral

Meski seks oral memberikan manfaat yang cukup banyak, Anda tetap harus melakukannya dengan benar, kalau tidak, beberapa risiko di bawah ini bisa terjadi.

  • Penis atau vagina mengalami luka. Seks ini menggunakan mulut, lidah, dan gigi sebagai pemberi stimulus. Kalau pasangan tidak bisa memberikan stimulus yang benar, luka dan perdarahan bisa saja terjadi dan menimbulkan rasa sakit.
  • Penularan penyakit menular seksual. Seks oral yang dilakukan tanpa menggunakan kondom berisiko sebarkan penyakit menular seksual seperti gonore, klamidia, atau mungkin herpes genitalis.
  • Kalau di dalam mulut ada luka yang cukup besar, kemungkinan terjadi penularan virus HIV dan juga hepatitis bisa terjadi dengan mudah.

Tips Melakukan Seks Oral yang Benar

Melakukan seks oral yang benar ternyata tidak mudah. Meski pasangan bisa melakukannya kapan saja, kalau mau aman dan memberikan kenikmatan besar harus dilakukan dengan benar. Berikut beberapa tips melakukan seks oral yang benar.

  • Gunakan kondom kalau ingin lebih terbebas dari infeksi penyakit menular seksual. Kondom akan mencegah cairan kemaluan dan patogen untuk berpindah dari kemaluan ke mulut.
  • Gunakan kondom yang benar. Kondom yang digunakan untuk seks oral bukan kondom yang biasa, berpelumas, dan aromanya seperti karet. Kondom itu untuk seks vagina. Pilih kondom yang memiliki aroma dan rasa.
  • Kalau tidak ada dental dam untuk memberikan seks oral pada wanita, kondom bisa digunakan dengan digunting. Selanjutnya kondom dibuka dan salah satu sisi digunakan untuk merangsang.
  • Kalau ingin melakukan seks oral tanpa kondom pastikan pasangan benar-benar sehat.
  • Mandi dulu dengan bersih dan bersihkan semua kotoran yang ada pada kemaluan. Kalaumasih ada kotoran kemungkinan masuknya bakteri akan besar.

Inilah beberapa ulasan tentang manfaat dari memberikan seks oral dan juga risiko yang akan diberikan kalau tidak dilakukan dengan benar. Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk Anda yang ingin mencoba melakukan seks oral.

 

 

Sumber:

  1. brokenglass911 (Your Tango). 2009. 5 Oral Sex Tips For Men. https://www.yourtango.com/200927941/5-oral-sex-tips-men. (Diakses pada 19 Oktober 2019)
  2. Better Health. Oral Sex. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/HealthyLiving/Oral-sex. (Diakses pada 19 Oktober 2019)
  3. Alexander, Brian. 2013. Not just good, but good for you. http://www.nbcnews.com/id/5263250/ns/health-sexual_health/t/not-just-good-good-you/#.XaqOoegzbIU. (Diakses pada 19 Oktober 2019)
  4. Holland, Kimberly. 2019. Can You Get HIV from Oral Sex?. https://www.healthline.com/health/oral-sex-hiv. (Diakses pada 19 Oktober 2019)
  5. Boskey, Elizabeth. 2019. Is Oral Sex Really Safe Sex?. https://www.verywellhealth.com/is-oral-sex-safe-sex-3133091. (Diakses pada 19 Oktober 2019)

 


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi