8 Manfaat Minyak Telon bagi Tubuh (Bayi & Dewasa)

manfaat-minyak-telon-doktersehat

DokterSehat.Com – Minyak telon selama ini identik dengan anak bayi. Banyak orang tua yang rutin mengoleskan minyak ini pada buah hatinya sehabis mandi atau sebelum tidur guna memberikan rasa hangat dan nyaman. Tak hanya itu, minyak telon yang diperkaya oleh bahan-bahan alami ini punya sejumlah manfaat lainnya bagi kesehatan tubuh. Lantas, apa saja manfaat minyak telon tersebut?

Minyak Telon dan Kandungannya

Minyak telon adalah minyak yang tentu sudah tidak asing lagi di telinga. Minyak telon bahkan sudah jadi barang wajib bagi sebagian orang terutama para orang tua yang memiliki anak bayi. Mengoleskan minyak telon sehabis mandi ditujukan untuk membuat tubuh bayi terasa hangat dan juga nyaman.

Nama minyak telon konon merupakan serapan dari bahasa jawa ‘telu’ yang berarti angka 3 (tiga). Hal ini bukannya tanpa alasan. Minyak telon memiliki komposisi tiga minyak alami, yakni:

  • Minyak kelapa
  • Minyak adas
  • Minyak kayu putih

Adanya kandungan bahan-bahan alami tersebut menghasilkan manfaat minyak telon yang akan dibahas dalam artikel ini.

Manfaat Minyak Telon bagi Tubuh

Baik minyak kelapa, minyak adas, dan minyak kayu putih, ketiganya memiliki fungsinya masing-masing   dalam merawat kesehatan tubuh, pun sebagi medium pengobatan alternatif. Minyak telon adalah minyak yang merupakan perpaduan dari tiga minyak esensial tersebut. Bisa dibayangkan manfaat dari minyak tersebut, bukan?

Berikut ini adalah daftar manfaat minyak telon untuk bayi maupun orang dewasa yang perlu Anda ketahui.

1. Melembapkan Kulit

Manfaat minyak telon yang pertama adalah untuk melembapkan kulit.

Sebuah studi yang dilakukan di Filipina pada tahun 2004 mengklaim bahwa minyak kelapa (khususnya virgin coconut oil) dapat meningkatkan kelembapan kulit pada orang yang memiliki kulit kering.

Akan tetapi, belum dapat dipastikan apakah minyak kelapa yang terkandung di dalam minyak telon menghasilkan manfaat yang sama. Perlu dilakukan penelitian tersendiri terhadap kandungan minyak kelapa pada minyak telon guna menguji efektivitasnya.

2. Mengatasi Eksim

Selain melembapkan, manfaat minyak telon untuk kulit adalah untuk mengatasi gejala dermatitis atopik (eksim) berupa ruam kemerahan pada kulit.

Lagi-lagi, manfaat minyak telon tersebut dihasilkan oleh minyak kelapa yang dikandungnya. Pada sebuah penelitian yang dirilis oleh Journal of International Dermatology, disebutkan jika minyak kelapa dapat menurunkan indeks SCORAD atau Scoring of Atopic Dermatitis.

Namun hendaknya jangan terlalu bergantung pada minyak telon untuk mengatasi eksim yang Anda alami mengingat belum ada bukti kuat apakah minyak kelapa yang terkandung di dalam minyak telon juga bisa mengatasi penyakit kulit ini. Pengobatan medis langsung oleh dokter masih menjadi cara terbaik untuk mengobati eksim.

3. Mengatasi Jerawat

Mengoleskan minyak telon pada wajah juga dipercaya mendatangkan manfaat minyak telon untuk wajah, utamanya manfaat minyak telon untuk jerawat.

Manfaat minyak telon untuk wajah yang satu ini juga diklaim berasal dari minyak adas. Sebagaimana diketahui, jerawat salah satunya disebabkan oleh infeksi bakteri.Minyak adas menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Iran pada tahun 2016 memiliki sifat antibakteri.

Tak hanya itu, minyak adas juga memiliki sifat antiinflamasi berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari mesir pada 2012 silam. Inflamasi atau peradangan juga menjadi salah satu pencetus timbulnya jerawat pada wajah.

4. Mencegah Kerusakan Rambut

Rambut adalah mahkota kepala. Tentu tidak ingin rambut Anda mengalami kerusakan, bukan?

Minyak telon adalah salah satu alternatif untuk mencegah kerusakan pada rambut. Ya, ini karena minyak telon mengandung minyak kelapa yang mana menurut sebuah penelitian yang dirilis oleh Journal of Cosmetic Science, minyak kelapa ini dapat mencegah rambut rusak.

Anda bisa mengoleskan minyak telon secukupnya ke kepala dan tunggu hingga beberapa saat sebelum membilasnya dengan air sampai bersih. Lakukan cara ini secara rutin guna merasakan hasil yang maksimal.

5. Menghangatkan Tubuh

Ini adalah manfaat minyak telon yang paling utama. Mengoleskan minyak telon pada tubuh akan memberikan rasa hangat dan nyaman.

Memberikan rasa hangat bukan hanya menjadi manfaat minyak telon untuk bayi, melainkan juga manfaat minyak telon untuk dewasa. Jadi tak masalah jika Anda ingin menggunakan minyak ini untuk sekedar menghangatkan tubuh, baik ketika sakit maupun sehabis mandi.

6. Mengatasi Masuk Angin

Mengatasi masuk angin juga menjadi manfaat minyak telon lainnya yang umum kita ketahui. Kandungan minyak kayu putih (cajeput oil) sudah sejak lama dipercaya ampuh untuk mengatasi gejala masuk angin seperti meriang, batuk, bersin-bersin, dan hidung tersumbat.

Bukti ilmiah yang mendukung manfaat minyak telon untuk mengatasi masuk angin memang belum banyak tersedia. Oleh sebab itu, imbangi penggunaan minyak kayu putih dengan metode pengobatan lainnya yang sudah teruji secara klinis guna mengobati masuk angin yang Anda alami.

7. Melegakan Pernapasan

Manfaat minyak telon untuk bayi dan manfaat minyak telon untuk dewasa lainnya adalah untuk melegakan pernapasan apabila Anda atau buah hati mengalami kondisi yang menyebabkan saluran napas tersumbat seperti flu, pilek, atau asma.

Kandungan minyak kayu putiih menjadi penghasil manfaat minyak telon yang satu ini. Minyak kayu putih memiliki sifat dekongestan yang efektif untuk membuka sumbatan pada saluran pernapasan mulai dari hidung, tenggorokan, hingga bagian lainnya dari sistem pernapasan sehingga menimbulkan efek lega.

8. Mencegah Gigitan Serangga

Alasan  para orang tua mengoleskan minyak telon ke tubuh buah hatinya selain untuk menghangatkan tubuh adalah juga untuk mencegah gigitan serangga terutama nyamuk.

Minyak telon memang memiliki sifat anti-serangga. Aromanya yang khas memang disukai oleh manusia, namun tidak dengan serangga seperti nyamuk atau semut.

Simpang Siur Manfaat Minyak Telon untuk Dewasa

Sejatinya, produk minyak telon yang saat ini beredar di pasaran memang lebih dikhususkan untuk bayi dan anak-anak. Pasalnya, kandungan minyak esensial pada minyak telon lebih mudah diserap oleh kulit bayi yang notabene lebih tipis ketimbang kulit orang dewasa sehingga manfaat minyak telon bissa langsung terasa.

Bagaimana dengan orang dewasa? Kulit orang dewasa yang lebih tebal logikanya membuat minyak telon jadi sedikit terhambat untuk dapat meresap ke dalam kulit (meskipun hal ini belum dapat dipastikan kebenarannya). Sehingga, efek dari minyak telon tersebut dikhawatirkan tidak maksimal.

Guna memastikan hal ini, baiknya tanyakan pada dokter Anda. Dokter tentu punya analisis sendiri apakah minyak telon memiliki efek yang sama jika digunakan pada orang dewasa.

Itu dia informasi mengenai manfaat minyak telon. Semoga bermanfaat!

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo

 

Sumber:

  1. Agero, A dan Verallo-Rowell. 2004. A randomized double-blind controlled trial comparing extra virgin coconut oil with mineral oil as a moisturizer for mild to moderate xerosis. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15724344 (Diakses pada 11 September 2019)
  2. Anonim. Cajuput Oil. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-457/cajeput-oil (Diakses pada 11 September 2019)
  3. Evangelista, T et al. 2014. The effect of topical virgin coconut oil on SCORAD index, transepidermal water loss, and skin capacitance in mild to moderate pediatric atopic dermatitis: a randomized, double-blind, clinical trial. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24320105 (Diakses pada 11 September 2019)
  4. Nagdeve, M. 2019. 10 Incredible Benefits Of Cajuput Essential Oil. https://www.organicfacts.net/health-benefits/essential-oils/benefits-of-cajuput-essential-oil.html  (Diakses pada 11 September 2019)
  5. Orchard, A dan van Vuuren. 2017. Commercial Essential Oils as Potential Antimicrobials to Treat Skin Diseases. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/28546822 (Diakses pada 11 September 2019)
  6. Rele, AS dan Mohile, RB. 2003. Effect of mineral oil, sunflower oil, and coconut oil on prevention of hair damage. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12715094 (Diakses pada 11 September 2019)
  7. Salami, M et al. 2016. Inhibitory effect of different fennel (Foeniculum vulgare) samples and their phenolic compounds on formation of advanced glycation products and comparison of antimicrobial and antioxidant activities. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/27451172 (Diakses pada 11 September 2019)