Terbit: 16 April 2020 | Diperbarui: 9 Juni 2020
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Adrian Setiaji

Manfaat minyak kutus-kutus diklaim mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Bagaimana dunia medis menilai manfaat minyak balur ini? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

manfaat-minyak-kutus-kutus-doktersehat

Apa Itu Minyak Kutus-Kutus?

Minyak kutus-kutus adalah minyak berbahan dasar minyak kelapa yang dicampurkan dengan berbagai macam tanaman herbal lainnya. Bahan-bahan yang dijadikan inti dari minyak kutus-kutus selain minyak kelapa antara lain adalah daun neem, daun ashitaba, purwaceng, bunga lawang, temulawak, gaharu, jintan hitam, dan serai.

Manfaat Minyak Kutus-Kutus

Setelah Anda mengetahui kandungan apa saja yang terdapat di dalam minyak kutus-kutus, kini saatnya untuk membedah setiap manfaat dari kandungan yang ada di dalamnya. Berikut ini adalah berbagai manfaat kutus-kutus berdasarkan kandungan yang ada di dalamnya, di antaranya:

1. Sakit Kepala

Manfaat minyak kutus-kutus yang pertama adalah untuk mengobati sakit kepala. Aroma minyak kutus-kutus dapat memberikan efek relaksasi yang bisa mengurangi gejala sakit kepala Anda. Caranya adalah dengan membalurkan pada bagian pelipis.

2. Sebagai Antioksidan

Berbagai macam bunga mulai dari bunga lawang, temulawak, daun neem, dan bahan lainnya dikenal sebagai unsur herbal yang mampu menjadi antioksidan. Tidak heran jika minyak kutus-kutus dianggap mampu sebagai penangkal kanker dan menjaga sistem kekebalan tubuh karena dapat menjaga tubuh dari berbagai virus, bakteri, dan jamur yang dapat menyebabkan infeksi.

3. Obat Pereda Nyeri

Manfaat minyak kutus-kutus selanjutnya adalah sebagai obat pereda nyeri. Minyak ini mengandung beberapa bahan yang mampu bertindak sebagai obat analgesik atau pereda nyeri. Manfaat yang satu ini membuat minyak yang berasal dari Bali ini banyak digunakan untuk meredakan gejala penyakit seperti asam urat, nyeri sendi, nyeri otot, atau nyeri haid.

4. Menjaga Kesehatan Mulut

Apakah Anda memiliki masalah dengan kondisi mulut? Jika iya, sepertinya Anda harus mendapatkan manfaat minyak kutus-kutus. Berbagai masalah seperti bau mulut, gusi bengkak, dan juga sariawan dipercaya dapat diatasi menggunakan minyak ini. Manfaat ini didapatkan karena berbagai kandungan antibakteri yang bersumber dari berbagai komposisi di dalamnnya.

5. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Manfaat minyak kutus-kutus lainnya adalah dapat memelihara sistem pencernaan. Minyak ini diklaim dapat menjaga kerja lambung, mengatasi sakit perut, dan masalah pencernaan lainnya. Selain itu, minyak ini juga dipercaya dapat menambah nafsu makan, terutama pada anak-anak.

6. Melembapkan Kulit

Minyak kutus-kutus mengandung minyak kelapa yang bermanfaat untuk melembapkan kulit. Minyak ini dapat menjadi solusi bagi Anda yang memiliki kulit kering atau bersisik. Seperti diketahui, minyak kelapa kaya akan kandungan nutrisi dan gizi yang sangat bermanfaat untuk tubuh.

7. Meredakan Demam

Kandungan serai yang ada di dalam minyak kutus-kutus dipercaya dapat meredakan demam secara alami. Selain itu, serai juga dipercaya mengandung zat yang dipercaya bisa mengurangi demam dan meredakan bengkak.

Bahkan, serai juga dipercaya memperkuat folikel rambut sehingga mencegah kerontokan. Manfaat minyak kutus-kutus untuk gatal dan kulit kepala yang teriritasi juga terkait dengan kandungan serai di dalamnya. Serai bisa membunuh bakteri dan membuat rambut segar dan bebas bau.

8. Mencegah dan Menyembuhkan Jerawat

Manfaat minyak kutus-kutus yang bisa digunakan untuk perawatan kulit adalah kemampuannya untuk mengecilkan pori-pori. Hal ini disebabkan karena kandungan temulawak di dalamnya mengandung astringent attribute—yang juga secara tidak langsung akan mencegah munculnya jerawat pada kulit.

9. Mengatasi Alergi

Manfaat minyak kutus-kutus untuk bayi dipercaya bisa mengatasi alergi. Seorang anak yang mengalami alergi kulit sistem kekebalan tubuhnya menjadi sensitif terhadap zat tertentu yang disebut alergen. Alergen bisa berupa bulu binatang, obat-obatan, makanan, atau serangga. Penting untuk diketahui, penanganan alergi adalah dengan menentukan faktor pencetus dan menghindari pencetus tersebut sebisa mungkin.

Nah, itulah berbagai manfaat minyak kutus-kutus berdasarkan kandungan yang ada di dalamnya. Meski banyak manfaat yang bisa didapatkan tubuh, klaim bisa menyembuhkan berbagai penyakit masih diperlukan penelitian lanjutan.

Seperti yang diungkapkan sendiri oleh pencipta minyak kutus-kutus, Servasius Bambang Pranoto, produk buatannya bukanlah obat, melainkan untuk melancarkan energi dalam tubuh. Ia juga menyarankan penggunaan minyak ini sebaiknya dibalurkan di bagian punggung.

Cara Menggunakan Minyak Kutus-Kutus

Penggunaan minyak kutus-kutus adalah dengan cara diaplikasikan langsung pada kulit. Beberapa titik yang disarankan untuk mengaplikasikan minyak ini adalah di bagian punggung mulai dari tengkuk hingga tulang ekor, telapak dan jari kaki, bagian tubuh yang mengalami nyeri atau sakit, atau di titik tubuh yang terkait dengan gangguan di dalam tubuh. Penggunaan minyak ini secara rutin bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh secara umum.

Meskipun penggunaannya aman untuk digunakan, tetap berhati-hati dengan penggunaan obat herbal ini. Pastikan Anda tidak memiliki hipersensitivitas terhadap salah satu komponen yang menyusun obat ini. Jika Anda memiliki masalah kesehatan yang cukup serius, diskusikan dengan dokter lebih dulu tentang penggunaan minyak ini.

Efektivitas Ramuan Herbal Dibanding Medis

Meski beberapa orang mengklaim merasa lebih baik setelah menggunakan ramuan rempah dan herbal, laporan mengenai adanya masalah kesehatan juga pernah dilaporkan terkait penggunaan bahan-bahan alami. Sejauh ini banyak fakta ilmiah mengungkapkan bahwa efektivitas bahan-bahan alami masih belum didukung oleh bukti yang kuat dan konsisten.

Meski secara umum ramuan herbal dianggap alami hanya karena berasal dari alam, tidak berarti penggunaannya aman. Ramuan herbal memiliki cara kerja yang berbeda dan sangat kompleks. Meskipun suatu produk diiklankan sebagai ‘alami’, bahan-bahannya tidak selalu alami bagi tubuh manusia.

Hampir semua tumbuhan memiliki efek atau kandungan antioksidan di dalamnya. Aktivitas antioksidan di dalam ramuan herbal inilah yang digunakan untuk membantu menangani berbagai kondisi penyakit.

Jika obat-obatan medis bertujuan mengobati penyakit secara spesifik, ramuan herbal hanya berfungsi dalam proses pemulihan tubuh. Jadi, jika Anda ingin menggunakan bahan-bahan alami sebagai metode pengobatan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Saat ini banyak minyak kutus-kutus palsu yang beredar di pasaran. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk membeli produk ini di tempat penjualan resmi dan terpercaya. Anda bisa mendapatkan minyak kutus-kutus asli di Farmaku.com.

 

  1. Health benefits of Javanese Turmeric. https://www.healthbenefitstimes.com/javanese-turmeric/. (Diakses pada 16 April 2020).
  2. ASHITABA. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1134/ashitaba. (Diakses pada 16 April 2020).
  3. NEEM. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-577/neem. (Diakses pada 16 April 2020).
  4. Nall, Rachel, RN, BSN, CCRN. 2017. The Health and Beauty Benefits of Black Seed Oil. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/black-seed-oil-benefits. (Diakses pada 16 April 2020).
  5. Axe, Dr. Josh, DC, DMN, CNS. 2018.16 Lemongrass Essential Oil Uses & Benefits, for Skin, Hair & Even House!. https://draxe.com/essential-oils/lemongrass-essential-oil/. (Diakses pada 16 April 2020).
  6. Pencipta Minyak Kutus Kutus Tak Mau Produknya Dianggap Obat. 2019. https://lifestyle.kompas.com/read/2019/12/07/092700920/pencipta-minyak-kutus-kutus-tak-mau-produknya-dianggap-obat?page=all. (Diakses pada 16 April 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi