DokterSehat.Com– Mungkin Anda sudah bosan mendengar bahwa mi instan adalah salah satu jenis makanan yang dianggap berbahaya, ya.

doktersehat-mie-untuk-berbuka

Hal ini memang benar adanya, dimana mi instan merupakan makanan yang bisa berbahaya jika dikonsumsi berlebihan dan disajikan dengan cara penyajian yang tidak sehat.

Akan tetapi, meskipun kerap dianggap sebagai makanan yang tidak sehat, mi instan juga ada manfaatnya, lho. Penasaran apa saja manfaat dari mi instan?

Yuk, sama-sama kita simak apa saja manfaat dari mengonsumsi mi instan di bawah ini!

Kandungan gizi yang ada pada mi instan

Mi merupakan bahan makanan olahan yang terbuat dari tepung, umumnya tepung gandum. Hal ini membuat kandungan gizi paling besar yang ada pada mi adalah karbohidrat.

Olahan dari tepung yang dikeringkan, misalnya mi telor, mi instan atau pasta, berbeda dengan mi basah yang langsung diolah atau dimasak ketika masih dalam kondisi basah. Mengapa?

Olahan tepung terigu yang dikeringkan dan dikemas, kini sangat umum mendapatkan berbagai tambahan zat gizi atau disebut fortifikasi.doktersehat-mie-instan-telur

Hal ini yang membuat mi kering, termasuk mi instan, memiliki keunggulan kandungan berupa:

  • Vitamin A, vitamin A merupakan salah satu kandungan vitamin yang wajib ditambahkan pada tepung terigu. Olahan tepung terigu di Indonesia sebagian besar memiliki tambahan kandungan vitamin A yang baik untuk tubuh.
  • Vitamin B kompleks, pada mi instan, proses pembuatan mi difortifikasi dengan vitamin B, antara lain vitamin B1, B6, B9 dan B12 Sebagian besar mi instan kemasan di Indonesia memiliki tambahan kandungan vitamin B kompleks.
  • Mineral, kandungan mineral yang ada pada mi instan antara lain zat besi.
  • Serat, mi instan memiliki kandungan serat yang cukup baik karena terbuat dari bahan baku gandum yang memiliki kandungan serat yang tinggi.

Lantas, apa saja manfaat dari konsumsi mi instan?

Berikut beberapa manfaat yang akan kita rasakan dengan konsumsi mi instan:

1. Praktis

doktersehat-mie-instanMi instan tentu merupakan pilihan makanan pokok yang cukup praktis. Hal ini bisa menjadi pilihan di waktu yang terbatas.

Akan tetapi, selalu perhatikan cara sehat dalam menyajikan mi instan. Anda akan mendapatkan manfaat yang maksimal jika menggunakan mi instan tanpa bumbu, karena asupan natrium dan pengawet yang sebenarnya tidak perlu bisa dihindari.

2. Merupakan pilihan variasi pengganti nasi yang cukup baik

Risiko-bumil-mie-instan-doktersehat-1

Photo Credit: Flickr.com/Else Hui

Mi instan bisa menjadi pilihan pengganti nasi yang cukup baik. Hal ini akan membuat asupan gizi dalam tubuh menjadi bervariasi, sehingga tentu sangat baik untuk mendukung pemenuhan gizi yang yang seimbang dan beragam.

Akan tetapi, selalu perhatikan porsi pengganti nasi untuk mi instan, Anda bisa memperoleh kandungan karbohidrat yang sama dengan 1 centong nasi dengan mengonsumsi ¾ bungkus mi instan.

3. Membantu memenuhi kebutuhan gizi harian

doktersehat-mie-instan-bakmiSeperti yang telah disebutkan, mi instan memiliki kandungan gizi unggulan yang ditambahkan. Hal ini membuat konsumsi mi instan akan membantu pemenuhan kebutuhan vitamin A, B dan mineral tubuh.

Anda akan mendapatkan asupan vitamin dengan maksimal jika menambahkan semakin banyak sayur atau kacang-kacangan pada mi instan.

4. Mengenyangkan

Mengonsumsi ¾ bungkus mi instan memiliki kandungan karbohidrat yang sama dengan 1 centong nasi. Hal ini membuat mi instan dapat membuat tubuh lebih kenyang.

Terlebih lagi, mi instan juga memiliki kandungan serat yang cukup baik. Kandungan serat pada mi instan, meskipun tak setinggi makanan berkarbohidrat lainnya, namun cukup efektif mempertahankan rasa kenyang dalam tubuh.