Manfaat Menari Saat Hamil

ibu-hamil-doktersehat
Photo Credit: pexels.com

DokterSehat.Com– Selain jalan kaki dan yoga, ada satu kegiatan yang disarankan untuk ibu hamil yaitu menari. Jika Anda menganggap bahwa olahraga merupakan hal yang membosankan, menari mungkin salah satu kegiatan yang perlu Anda coba.

Photo Credit: pexels.com

Manfaat menari saat hamil

Dilansir dari Mom Junction, beberapa manfaat menari selama hamil antara lain:

1. Menari dapat membuat tubuh lentur
Saat menari badan Anda akan lebih lentur dan otot Anda akan lebih terlatih. Hal ini baik untuk persiapan persalinan Anda.

2. Membuat badan lebih bugar
Menari dapat membuat Anda merasa segar dan bugar. Selain itu gerakan menari dapat menjaga kekuatan otot seperti kekuatan otot perut, punggung atas, dan kekuatan kaki.

3. Melancarkan peredaran darah
Salah satu manfaat utama menari adalah dapat membuat jantung dan paru-paru Anda semakin kuat dan membuat peredaran darah semakin lancar.

4. Mengurangi risiko komplikasi kehamilan
Perpaduan menari dan berolahraga dapat mengurangi risiko gangguan hipertensi, preeklamsia dan kelahiran bayi prematur.

Jenis tarian yang aman bagi wanita hamil

Beberapa jenis tarian yang aman untuk Anda coba semasa hamil, seperti dikutip dari laman Baby Centre, antara lain:

1. Low-impact exercise
Tarian dengan gerakan low-impact banyak fokus di kaki namun tidak mengganggu persendian Anda. Perubahan hormon saat hamil dapat membuat persendian Anda lebih mudah cedera jika otot tubuh terlalu banyak mendapat tekanan.

2. Tarian jazz, samba, dan salsa
Tarian ritmik ini baik dilakukan di awal kehamilan. Anda juga mungkin ingin mencoba ballroom dancing, namun hindari kegiatan mengangkat badan karena dapat meningkatkan risiko cedera.

3. Tari perut
Tari perut dapat fokus pada kekuatan perut dan otot-otot pinggang Anda. Selain itu tari perut juga membantu postur tubuh Anda dengan baik.

Jenis tarian yang sebaiknya dihindari ketika hamil

Saat hamil, hindari tarian yang banyak menggunakan gerakan melompat dan menghentak seperti tap dancing. Tarian seperti balet juga sebaiknya dihindari karena banyak gerakan yang mengharuskan Anda berdiri satu kaki serta peregangan dalam olahraga balet dapat berisiko cedera di bagian panggul.