Terbit: 4 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

DokterSehat.Com Check-up kesehatan adalah pemeriksaan yang dilakukan secara berkala tanpa harus ada penyakit atau keluhan gejala penyakit, untuk mengetahui kondisi kesehatan fisik seseorang secara umum, dari luar dan dalam, yang meliputi pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan darah, pemeriksaan urine, tes fungsi hati, fungsi ginjal, jantung, enzim tubuh, dan lain-lain sehingga diketahui status kesehatan seseorang dan dapat mendeteksi penyakit lebih dini.

Manfaat Medical Check Up

Orang-orang ingin bertemu dokter untuk berbagai alasan. Beberapa pergi ke dokter ketika mereka hanya mengalami masalah dan ingin mencari diagnosis atau pengobatan khusus. Sementara orang lain berkunjung ke dokter secara lebih teratur untuk menindaklanjuti masalah kronis atau penyakit kronis tertentu.

Baca juga: Tes Kesehatan Wajib Bagi Masyarakat Perkotaan

Bagi banyak orang, bagaimanapun, frekuensi kunjungan ke klinik untuk pemeriksaan pemeliharaan kesehatan rutin berbeda-beda. Ada yang merasa check-up kesehatan setiap setahun sekali adalah suatu kebutuhan, ada orang yang bahkan 3 tahun sekali pun tidak mengecek sama sekali.

Seberapa Sering Check-Up Kesehatan? 

Di masa lalu, sebagian besar tim medis menganjurkan check-up kesehatan tahunan. Namun, baru-baru ini, American Medical Association dan grup kesehatan serupa lainnya telah berganti kebijakan. Mereka sekarang menyarankan bahwa pemeriksaan medis yang disebut Perodic Health Assessments or Examinations (Penilaian atau Pemeriksaan Kesehatan Periodik) dapat dilakukan setiap lima tahun (untuk orang dewasa yang berusia lebih dari 18 tahun) dan untuk di atas usia 40 tahun dilakukan setiap 1–3 tahun sekali.

Untuk orang dengan penyakit tertentu yang mengonsumsi obat rutin, check-up kesehatan akan menjadi lebih sering sesuai anjuran dokter yang mengelola penyakitnya.

Kebanyakan orang lebih muda dari 40 tahun umumnya bebas dari penyakit dan dapat didiagnosis dengan pemeriksaan fisik saja. Pada kelompok usia ini, masalah kesehatan biasanya menunjukkan tanda-tanda tertentu atau gejala yang akan mendorong seseorang untuk mencari perhatian medis.

Baca juga: Medical Check Up – Layanan Preventif Untuk Usia Produktif

Biaya medical check up kisaran Rp 180 ribu hingga Rp 1,5 juta tergantung tarif rumah sakit di mana Anda melakukan check-up.

Tujuan dari medikal check-up secara berkala:

  • Untuk pencegahan primer
  • Untuk mengidentifikasi faktor risiko penyakit kronis umum
  • Untuk mendeteksi penyakit yang memiliki gejala yang jelas (pencegahan sekunder)
  • Sebagai cara bagi dokter untuk mengajarkan perilaku hidup sehat
  • Untuk memperbarui data klinis sejak pemeriksaan terakhir
  • Untuk meningkatkan hubungan antara Anda dan dokter

Manfaat Medical Check-Up Reguler

Pemeriksaan kesehatan rutin sama pentingnya dengan kesehatan dan kesejahteraan umum Anda. Yang harus kita lakukan hanyalah mengunjungi dokter secara teratur setiap beberapa bulan sekali dan setiap masalah kesehatan yang mungkin dapat dideteksi dan diobati dengan tepat. Beberapa manfaat dari pemeriksaan kesehatan rutin adalah:

1. Pencegahan

Seperti pepatah lama mengatakan: “Pencegahan lebih baik daripada mengobati”. Pemeriksaan kesehatan secara teratur dapat mendiagnosis penyakit serius yang potensial sejak dini sebelum mereka menjadi masalah medis yang parah. Pada saat yang sama kita juga bisa mendapatkan nasihat kesehatan umum yang baik dari dokter dan menyadari beberapa gejala potensial dan tanda-tanda peringatan yang harus kita waspadai.

2. Masalah-masalah yang terkait dengan stres

Saat ini banyak kasus-kasus medis yang dihadapi dokter berhubungan dengan tingkat stres kita. Peningkatan tingkat stres dapat menyebabkan banyak masalah mental dan fisik yang parah seperti tekanan darah tinggi dan hipertensi, gangguan mental, masalah berat badan, penyakit jantung, penyakit Alzheimer, diabetes, depresi, masalah pencernaan, dan asma.

Pemeriksaan kesehatan rutin dapat mendiagnosis masalah ini sebelum menjadi parah dan penyedia layanan kesehatan dapat membantu Anda mengelola dan memerangi penyakit yang berhubungan dengan stres secara efektif.

3. Tes darah

Ketika seseorang mengunjungi dokter untuk pemeriksaan medis rutin mereka juga dapat meminta tes darah untuk menghilangkan ancaman dari banyak penyakit dan kondisi yang berhubungan dengan darah yang dimanifestasikan dalam aliran darah seperti diabetes, kolesterol, tekanan darah tinggi, kanker, HIV / AIDS, anemia, penyakit jantung koroner, dan banyak lagi. Tes darah juga dapat membantu dokter untuk mengevaluasi seberapa baik organ — seperti ginjal, hati, tiroid, dan jantung — bekerja.

Baca juga: Medical Check Up – Apa yang Dicek Pada Usia Lansia?

4. Pencegahan lebih baik daripada mengobati

Kita sering tidak pergi ke dokter karena tekanan keuangan dan waktu dan cenderung tidak mempertimbangkan implikasi biaya penyakit serius. Banyak kondisi medis yang serius dapat didiagnosis selama pemeriksaan medis secara rutin dan kemudian dirawat dan dikelola dengan biaya yang jauh lebih rendah daripada meninggalkan kondisi yang tidak terdiagnosis sampai menjadi lebih parah dan kemudian biaya sedikit untuk mengobati.

Jadi, semua pemeriksaan medis rutin masuk akal, tidak hanya dari sudut pandang kesehatan tetapi juga dari segi keuangan. Buatlah jadwal setidaknya dua kali setahun – mudah untuk menabung sedikit uang setiap bulan untuk menutup biaya konsultasi dan tes – dan dengan demikian memastikan bahwa tidak ada yang serius yang akan mengejutkan Anda di masa depan.

Itulah manfaat medical check-up. Yuk, mulai sekarang jadwalkan untuk melakukan check-up di kalender Anda, Teman Sehat!


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi