Terbit: 3 November 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Seafood alias makanan laut memiliki banyak manfaat bagi tubuh apabila Anda mengonsumsinya dengan benar dan rutin. Ini karena pada seafood terkandung beragam nutrisi penting. Simak apa saja manfaat yang bisa Anda peroleh dari makanan laut berikut, yuk!

11 Manfaat Seafood (Makanan Laut): Cegah Depresi Hingga Stroke

Seafood dan Kandungan Nutrisinya

Makanan laut ada berbagai macam, seperti ikan, udang, cumi, dan lainnya. Seafood pun tak pelak menjadi jenis makanan favorit sejumlah orang, mungkin termasuk Anda salah satunya. Nah, beruntunglah Anda jika ‘doyan’ makan makanan laut. Tidak hanya rasanya yang enak, seafood mendatangkan sejumlah manfaat bagi tubuh.

Manfaat yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi makanan-makanan laut tersebut tidak lepas dari kandungan berbagai macam nutrisi di dalamnya, seperti:

  • Asam lemak omega-3
  • Protein
  • Vitamin B2
  • Vitamin D
  • Kalsium
  • Fosfor
  • Zat besi
  • Zinc
  • Magnesium
  • Potasium

Manfaat Makan Seafood bagi Kesehatan Tubuh

Lantas, apa saja manfaat makan seafood bagi kesehatan tubuh kita? Berikut jawabannya!

1. Membantu Perkembangan Organ Tubuh

Salah satu kandungan utama makanan laut seperti ikan adalah asam lemak omega-3. Menurut penelitian, asam lemak omega-3—khususnya docosahexaenoic acid (DHA)—terbukti dapat mengoptimalkan proses perkembangan organ tubuh terutama otak dan mata.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Atas dasar hal tersebut, mengonsumsi seafood sangat dianjurkan bagi para ibu hamil dan menyusui agar buah hati dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Akan tetapi, tidak semua jenis makanan laut—khususnya ikan—yang dapat Anda konsumsi, terlebih jika tujuannya ingin menutrisi bayi.

Mengapa demikian? Jawabannya tidak lain karena beberapa ikan mengandung merkuri yang justru dapat mengganggu perkembangan otak. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya mengonsumsi jenis makanan laut yang kandungan merkurinya rendah seperti sarden dan ikan trout.

2. Menjaga Kesehatan dan Fungsi Otak

Sementara bagi anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, manfaat mengonsumsi makanan laut adalah untuk menjaga sekaligus mengoptimalkan fungsi otak. Ya, seiring bertambahnya usia, otak akan mengalami penurunan fungsi. Menjadi semakin parah jika tidak ada langkah-langkah yang Anda terapkan guna merawat performa dari organ tersebut.

Nah, menurut penelitian, orang-orang yang gemar makan seafood mengalami perlambatan penurunan fungsi otak. Mereka juga terkonfirmasi bebas dari gangguan medis terkait seperti penyakit Alzheimer.

3. Mengatasi dan Mencegah Depresi

Manfaat seafood selanjutnya yang tidak kalah penting adalah untuk mengatasi dan mencegah depresi. Depresi adalah masalah mental ketika seseorang mengalami suasana hati (mood) yang buruk, tubuh terasa lelah, hingga hilang semangat beraktivitas atau bahkan hidup.

Sejumlah penelitian membuktikan jika konsumsi makanan laut secara rutin efektif mengatasi depresi sekaligus meminimalisir risiko untuk mengalami kondisi ini pada masa mendatang. Manfaat penting ini datang dari asam lemak omega-3.

4. Meminimalisir Risiko Penyakit Autoimun

Penyakit autoimun seperti diabetes tipe 1 terjadi ketika sistem kekebalan Anda secara keliru menyerang dan menghancurkan jaringan tubuh yang sehat. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa omega-3—yang ada pada makanan laut—dapat menurunkan risiko diabetes tipe 1 pada anak-anak, serta diabetes akibat gangguan autoimun pada orang dewasa.

5. Merawat Kesehatan Kulit

Manfaat seafood melalui kandungan asam lemak omega-3 juga untuk merawat kesehatan dan kecantikan kulit. Omega-3 adalah agen alami yang bertugas untuk melembapkan kulit, pun mengatasi permasalahan kulit seperti jerawat serta melindungi kulit dari sengatan sinar UV dari matahari.

6. Mencegah Peradangan

Salah satu keuntungan lain dari mengonsumsi makanan laut entah itu ikan, cumi, kerang, maupun udang adalah dapat mencegah terjadinya peradangan (inflamasi) pada tubuh. Ini termasuk peradangan yang terjadi pada sendi atau bisa kita kenal sebagai rheumatoid arthritis.

7. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung dan Stroke

Manfaat makanan laut lainnya yang perlu Anda ketahui adalah dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular yakni jantung dan stroke. Sebuah penelitian di Amerika Serikat yang melibatkan lebih dari 40 ribu responden pria menemukan jika konsumsi ikan setidaknya satu kali setiap minggu efektif meminimalisir risiko penyakit jantung sebanyak 15 persen.

Dampak positif makanan laut yang satu ini juga tidak lepas dari yang namanya omega-3. Kabarnya, omega-3 ini berperan dalam menurunkan kadar lemak LDL alias kolesterol ‘jahat’. Seperti yang kita tahu, kolesterol adalah salah satu pemicu dari penyakit jantung maupun stroke.

8. Meningkatkan Kualitas Tidur

Beberapa jenis makanan laut mengandung vitamin D. Adanya vitamin D ini menurut beberapa penelitian dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, terutama bagi mereka yang memang memiliki gangguan tidur seperti insomnia atau bahkan sleep apnea.

9. Merawat Fungsi Mata

Seiring bertambahnya usia, organ-organ tubuh Anda akan mengalami penurunan fungsi, tidak terkecuali organ penglihatan alias mata. Kondisi yang dalam dunia medis bernama degenerasi makular ini bahkan bisa berujung pada kebutaan.

Akan tetapi, risiko untuk mengalami komplikasi tersebut mungkin saja menjadi lebih kecil apabila dari sekarang Anda rutin mengonsumsi seafood. Studi menunjukkan jika rajin makan ikan dan makanan laut lainnya dapat menurunkan risiko penyakit degenerasi makular hingga 42 persen. Lagi-lagi, manfaat seafood yang satu ini karena adanya kandungan omega-3.

10. Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi

Terkait dengan kandungan vitamin D-nya, seafood juga berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi. Ini karena vitamin D memiliki tugas untuk membantu proses penyerapan kalsium dan fosfat oleh tubuh. Kedua jenis mineral tersebut merupakan elemen utama untuk membentuk dan merawat kesehatan tulang maupun gigi.

11. Mencegah Asma pada Anak-Anak

Asma adalah penyakit umum akibat adanya peradangan kronis pada saluran pernapasan. Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak.

Mengonsumsi seafood khususnya ikan secara teratur menurut beberapa penelitian dapat menurunkan risiko asma pada anak-anak hingga 24 persen.  Sayangnya, hasil yang sama tidak berlaku untuk orang dewasa, atau setidaknya belum dapat dipastikan.

 

  1. Anonim. Health Benefits of Fish. https://www.doh.wa.gov/communityandenvironment/food/fish/healthbenefits#:~:text=Fish%20is%20filled%20with%20omega,part%20of%20a%20healthy%20diet. (accessed on 3 November 2020)
  2. Anonim. 7 Health Benefits of Eating Seafood. https://poolhousesd.com/7-benefits-eating-seafood/ (accessed on 3 November 2020)
  3. Anonim. Vitamin D. https://www.nhs.uk/conditions/vitamins-and-minerals/vitamin-d/#:~:text=Vitamin%20D%20helps%20regulate%20the,condition%20called%20osteomalacia%20in%20adults. (accessed on 3 November 2020)
  4. Anonim. 2017. 10 Health Benefits of Seafood. https://www.fishbox.co.uk/blog/10-health-benefits-of-seafood/ (accessed on 3 November 2020)
  5. Leech, J. 2019. 11 Evidence-Based Health Benefits of Eating Fish. https://www.healthline.com/nutrition/11-health-benefits-of-fish#TOC_TITLE_HDR_4 (accessed on 3 November 2020)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi