Terbit: 9 Juli 2020
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Makan bersama keluarga mungkin sudah jarang dilakukan saat ini, entah karena kesibukan masing-masing, makan terpisah di depan televisi, atau sambil memainkan smartphone. Padahal makan bersama sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan mental! Yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

11 Manfaat Makan Bersama Keluarga, Mencerdaskan hingga Cegah Stres!

Manfaat Makan Bersama Keluarga

Makan dengan keluarga adalah tradisi yang tidak hanya sekadar menikmati makanan dan mendapatkan nutrisi, ada banyak manfaat lainnya yang bisa kita dapatkan jika meluangkan waktu bersama di meja makan keluarga setiap hari.

Berikut ini sejumlah manfaat makan bersama keluarga:

1. Memberi Kebiasaan Makan Sehat

Membesarkan anak yang sehat dan cerdas adalah tentang bagaimana mengajarkan kebiasaan yang baik. Kedua manfaat ini bisa kita dapatkan dengan makan dengan keluarga.

Makan dengan keluarga telah dibuktikan melalui sebuah penelitian di tahun 2016. Hasilnya, peneliti menemukan bahwa anak-anak berusia antara 9 sampai 14 tahun yang sering makan malam dengan keluarga memiliki kebiasaan makan lebih sehat.

Ketika makan bersama di rumah, mereka lebih banyak makan buah dan sayuran, lebih sedikit lemak jenuh dan lemak trans, lebih sedikit makanan digoreng dan minuman bersoda, dan banyak vitamin dan zat gizi mikro lainnya.

2. Mempererat Ikatan Keluarga

Tidak sedikit fakta yang terbukti secara ilmiah untuk mendukung manfaat makan bersama keluarga. Kedekatan antaranggota keluarga memang sangat penting karena dapat membuat sebuah keluarga yang bahagia dan harmonis.

Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa anak-anak yang makan dengan keluarga secara teratur, setidaknya lima kali seminggu, kemungkinan satu setengah kali lebih besar memiliki hubungan yang baik dengan ibu dan dua kali lebih mungkin memiliki hubungan yang sangat baik dengan ayah.

Anak-anak juga dua kali lebih mungkin memiliki hubungan yang sangat baik dengan saudara kandung.

3. Meningkatkan Kecerdasan Anak

Selain mendapatkan nutrisi makanan yang tentu membantu mendorong kecerdasan anak, makan bersama keluarga ternyata memiliki dampak yang lebih besar terhadap prestasi anak di sekolah.

Sebuah penelitian menemukan bahwa anak yang makan malam bersama keluarga sebanyak tujuh kali dalam seminggu hampir 40% lebih mungkin mendapatkan nilai A atau B di sekolah.

Sedangkan anak yang makan malam dengan keluarga sebanyak dua kali atau lebih sedikit dalam seminggu hampir 20% lebih kecil kemungkinannya mencapai prestasi yang sama.

Alasannya, sebagian dampak baiknya berasal dari rutinitas yang dilakukan ketika makan bersama. Ini membantu anak dan orang tua memiliki waktu untuk berbicara tentang sekolah dan menyelesaikan masalah apa pun.

4. Mengajarkan Disiplin

Rutinitas menjadi hal terpenting untuk mengajarkan anak disiplin. Salah satunya dengan makan bersama dapat mengajarkan anak tentang penjadwalan dan keseimbangan sehingga membantu anak belajar mengatur waktu.

Manfaat makan bersama keluarga juga membantu anak memprioritaskan kegiatan dan mempelajari kebiasaan sehat yang akan membantu anak sampai dewasa.

Makan bersama secara rutin membuat keluarga memiliki waktu untuk bertemu, makan, dan mengobrol, yang mengajarkan kebiasaan penjadwalan anak, menciptakan rutinitas harian, dan mengajarkan tidak makan terlalu dekat dengan waktu makan.

5. Meningkatkan Komunikasi Keluarga

Sebuah keluarga dapat berbicara lebih banyak ketika waktu makan bersama daripada kegiatan lainnya. Itu artinya orang tua dan anak akan melakukan lebih banyak bicara selama makan tentang berbagai hal.

Komunikasi adalah hal yang sangat penting untuk membantu memperluas kosakata anak dan mempererat ikatan keluarga. Tentu ini mengajarkan anak bagaimana mengekspresikan diri dan orang tua akan jauh lebih mungkin dapat belajar tentang masalah dalam kehidupan anak.

6. Membangun Harga Diri Anak

Ketika komunikasi berjalan lancar di sela-sela makan bersama, anak akan merasa bebas untuk berbicara dan mengungkapkan perasaannya dengan sopan di hadapan orang tua. Ini dapat menciptakan perasaan harga diri yang jauh melampaui ketika di meja makan.

Anak yang memiliki harga diri yang baik biasanya memiliki kemampuan yang jauh lebih baik di dalam dan di luar kelas. Anak dapat mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan menjadi teladan di antara teman-temannya.

7. Mencegah Penyalahgunaan Narkoba, Alkohol, dan Merokok

Beberapa penelitian menunjukkan manfaat makan bersama keluarga secara teratur membuat remaja memiliki peluang lebih rendah untuk terlibat dalam perilaku berisiko tinggi seperti penyalahgunaan narkoba, kekerasan, dan lebih sedikit memiliki masalah psikologis.

Sedangkan remaja yang makan dengan orang tua kurang dari tiga kali dalam seminggu dua setengah kali lebih mungkin menggunakan ganja, dua kali lebih mungkin minum alkohol, dan empat kali lebih mungkin merokok.

Remaja yang jarang makan dengan orang tua lebih cenderung melakukan aktivitas seksual dan mengalami depresi.

Baca Juga: 8 Cara Menghindari Pergaulan Bebas, Sebelum Terlambat!

8. Membantu Mengurangi Stres

Stres dengan hiruk pikuk pekerjaan dapat dikurangi hanya dengan meluangkan waktu makan bersama keluarga.

Penelitian di Brigham Young University di tahun 2008, menemukan bahwa karyawan perusahaan yang diberi waktu untuk makan dengan keluarganya telah mengurangi stres dan tekanan akibat berjam-jam menyelesaikan target pekerjaan di kantor.

9. Mengurangi Risiko Obesitas di Masa Depan

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Pediatrics menemukan adanya hubungan antara sering makan dengan keluarga di masa remaja dan mengurangi kemungkinan obesitas atau penambahan berat badan 10 tahun kemudian, terutama di kalangan remaja berkulit hitam.

Penelitian telah menyimpulkan bahwa sebuah keluarga harus berusaha untuk mengumpulkan setidaknya satu atau dua kali di meja makan setiap minggu untuk membantu mencegah anak-anak dari obesitas di di masa depan.

10. Membantu Anak Korban Cyberbullying

Remaja yang makan malam dengan kedua orang tuanya secara teratur melaporkan lebih sedikit mengalami masalah akibat bullying. Berkumpul bersama keluarga bisa memberikan kesempatan lebih banyak untuk anak mendapatkan bimbingan dari orang tua dan berkomunikasi secara terbuka.

Manfaat makan bersama keluarga ini telah melalui penelitian yang dipublikasikan di JAMA Pediatrics, yang menemukan adanya hubungan antara cyberbullying dan kecemasan, depresi, dan penyalahgunaan zat.

Baca Juga: 15 Manfaat Bermain bagi Anak Usia Dini (No. 8 Sangat Penting)

11. Mewariskan Kebiasaan Sehat untuk Anak

Semua pelajaran dan manfaat yang telah dijelaskan di atas dapat diberikan orang tua kepada anak-anak, tetapi tidak berakhir di situ saja.

Makan sehat dengan keluarga secara teratur dan terjadwal membantu anak untuk belajar menentukan standar, bahwa suatu hari nanti mereka akan melanjutkan kebiasaan ini dengan keluarga barunya kelak.

Tradisi yang menyenangkan ini membuat kenangan khas dan unik yang suatu bisa diceritakan kembali kepada anak dan cucu.

 

  1. Anonim. 2016. 9 Scientifically Proven Reasons to Eat Dinner as a Family. https://www.goodnet.org/articles/9-scientifically-proven-reasons-to-eat-dinner-as-family. (Diakses pada 9 Juli 2020)
  2. Curran, Erica J. Tanpa Tahun. 7 Unexpected Benefits of Eating Together as a Family, According to Science. https://www.parents.com/syndication/youve-been-putting-ketchup-on-your-burgers-all-wrong/. (Diakses pada 9 Juli 2020)
  3. Fitzgerald, Ray. 15 Benefits From Eating Family Meals Together. https://www.raisealegend.com/benefits-from-eating-family-meals/. (Diakses pada 9 Juli 2020)


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi