Terbit: 23 Maret 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Manfaat lompat tali bermanfaat bagi kebugaran tubuh dan yang tidak kalah menarik adalah bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Selengkapnya simak manfaat lainnya yang bisa Anda dapatkan!

10 Manfaat Lompat Tali Setiap Hari untuk Diet hingga Kesehatan Tubuh

Apa Itu Lompat Tali?

Lompat tali atau skipping adalah bentuk latihan kardio yang dilakukan oleh para atlet kelas dunia, dari petinju hingga pemain sepak bola. Lompat tali memberikan bnayak manfaat, dari menguatkan betis hingga membangun stamina.

Skipping merupakan olahraga seluruh tubuh yang membantu membakar kalori yang banyak dalam waktu singkat. Namun, lompat tali saja tidak akan cukup membantu menurunkan berat badan. Latihan ini bisa menjadi bagian dari rutinitas diet dan olahraga yang meningkatkan metabolisme dan membantu menurunkan berat badan dengan cepat.

Manfaat Lompat Tali untuk Diet hingga Kesehatan

Permainan yang satu ini sangat sederhana dan tak membutuhkan banyak biaya. Meskipun sederhana, ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan, termasuk menurunkan berat badan dan manfaat lainnya.

Berikut ini manfaat lompat tali untuk diet dan kesehatan:

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Darlie - Advertisement

1. Membakar Kalori dengan Cepat

Lompat tali tak hanya bisa membuat tubuh lebih tinggi, tapi juga bisa membakar kalori sangat banyak. Bahkan, diklaim bahwa lompat tali bisa membakar kalori lebih tinggi daripada berjalan kaki. Oleh karenanya, permainan ini bisa Anda lakukan setiap hari, minimal 5 menit.

Untuk orang berukuran sedang, lompat tali bahkan mampu membakar lebih dari 10 kalori dalam 1 menit. Itu artinya, Anda dapat membakar sekitar 50 kalori dalam waktu 5 menit.

2. Melancarkan Metabolisme

Metabolisme tubuh yang baik akan menghasilkan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, salah satunya adalah mempercepat penurunan berat badan. Untuk mendapatkan metabolisme yang baik memiliki banyak cara yang bisa Anda lakukan, salah satunya adalah lompat tali.

Selama melakukan olahraga ini, jangan lupa juga untuk mengimbangi dengan makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan untuk membantu menurunkan berat badan dengan cepat.

3. Membuang Racun

Perlu diketahui, ada banyak cara untuk tubuh dalam membuang racun secara alami, salah satunya adalah dengan lompat. Ketika Anda lompat dalam ritme yang tinggi, maka akan ada banyak racun yang terbuang melalui keringat dan menjadi uap.

Untuk itu, permainan lompat tali sangat efektif dalam membuang racun ketika sedang diet. Membersihkan tubuh dari racun bisa membantu mendorong penurunan berat badan, juga dapat meningkatkan kesehatan.

4. Membuang Lemak Paha

Mengurangi atau membuang lemak pada paha membutuhkan usaha yang maksimal. Ketika menjalani program diet, mungkin Anda bisa mendapatkan perut yang ramping, tapi belum tentu bisa mengecilkan paha. Manfaat lompat tali bisa menjadi salah satu solusi dalam mengecilkan paha yang bisa Anda coba.

Ketika melakukan lompat tali, tubuh akan menggunakan otot paha dan kaki secara maksimal sehingga bisa meluruhkan lemak yang menumpuk pada paha.

5. Latihan Kekuatan

Lompat tali pada dasarnya adalah latihan kardio, tetapi juga memperkuat lengan, bahu, betis, dan otot inti saat melakukannya. Lengan dan bahu bekerja dengan baik, karena aktivitas tubuh bagian atas dalam memegang dan menggerakkan tali skipping. Selain itu, betis bekerja setiap kali melompat dan melibatkan otot inti, ini juga akan melatih otot ankle yang baik.

Jika sudah berolahraga secara teratur, tubuh mungkin tidak akan merasakan sakit setelahnya, seperti yang Anda lakukan setelah mengangkat beban berat. Namun, kemungkinan besar siapa pun yang baru mencoba lompat tali akan merasakan sedikit sensasi terbakar pada bahu selama latihan.

Baca Juga: 11 Manfaat Olahraga Kardio, Bukan untuk Kesehatan Jantung Saja

6. Mengurangi Lemak Perut

High-Intensity Interval Training (HIIT) atau latihan interval intensitas tinggi, seperti lompat tali dapat membantu menurunkan lemak yang lebih cepat, terutama di sekitar perut dan otot-otot tubuh.

Selama rutinitas latihan lompat tali dapat menarik otot inti sampai kencang, sehingga Anda dapat memfokuskan area tersebut dan mulai membentuk otot perut. Hasilnya akan membuat perut tampak langsing.

7. Menguatkan Dasar Panggul

Kebanyakan wanita tidak suka lompat tali karena menyebabkan kebocoran kandung kemih. Bagi sebagian orang (terutama wanita yang pernah melahirkan) tekanan akibat lompatan pada kandung kemih, ditambah kelemahan pada otot dasar panggul, dapat menyebabkan efek ini.

Namun, seiring waktu lompat tali sebenarnya dapat membantu memperkuat otot dasar panggul jika fokus melibatkan otot inti selama melakukan permainan lompat tali. Jika melibatkan otot inti dalam latihan ini, Anda akan merasakan otot panggul menegang. Ini dapat membantu memperkuat dasar panggul.

8. Meningkatkan Stamina dan Menghilangkan Rasa Lelah

Ketika melakukan aktivitas atau bekerja terus menerus tubuh akan merasa lelah atau kehilangan stamina. Selain makan makanan berenergi, latihan skipping dapat membantu Anda meningkatkan stamina. Semakin sering melakukan skipping, semakin meningkat stamina tubuh. Latihan dengan melompat yang konsisten bisa membantu menghilangkan kelelahan.

9. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Ketika melakukan lompat tali sebagai rutinitas latihan untuk menurunkan berat badan, juga akan meningkatkan detak jantung ke intensitas yang lebih tinggi dari biasanya. Latihan intensitas tinggi ini telah terbukti membuat jantung lebih kuat dan mampu mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung.

10. Meningkatkan Keseimbangan Tubuh

Latihan lompat tali penuh membutuhkan beberapa koordinasi dan keseimbangan tubuh. Tetapi berlatih secara rutin juga akan meningkatkan kemampuan tubuh melakukannya dan memberikan keseimbangan dan koordinasi yang lebih baik dalam sehari-hari.

Satu penelitian yang dilansir Healthline, pemain sepak bola muda menunjukkan bahwa bermain lompat tali sebagai latihan bisa meningkatkan koordinasi dan keseimbangan saat bertanding di lapangan.

Baca Juga: 13 Jenis Olahraga di Rumah agar Tubuh Tetap Sehat

Tips Menurunkan Berat Badan dengan Lompat Tali

Kunci lompat tali untuk menurunkan berat badan bisa Anda mulai dengan memahami cara menurunkan berat badan terlebih dahulu.

Aturan pertama penurunan berat badan adalah menciptakan defisit kalori. Defisit kalori didefinisikan sebagai penggunaan lebih banyak kalori daripada yang Anda konsumsi sepanjang hari. Anda dapat melakukannya dengan memerhatikan asupan makanan dan dengan membakar kalori melalui olahraga.

Guna menghilangkan 1 pon (0,5 kg) lemak per minggu, Anda perlu membuat defisit kalori yang konsisten sebanyak 500-1.000 kalori per hari. Itu artinya sekitar 3.500 kalori per minggu.

Jumlah kalori yang hilang dengan bermain lompat tali bergantung pada berat badan ketika Anda memulai permainan ini. Kalori merupakan ukuran energi dan berat adalah ukuran gravitasi. Ketika berat badan lebih banyak, Anda membutuhkan lebih banyak energi untuk melawan gravitasi dalam menggerakkan tubuh. Inilah alasan mengapa orang yang berat badannya berlebih akan membakar lebih banyak kalori saat berolahraga.

Cara Lompat Tali yang Benar

Berikut ini adalah gerakan mendasar untuk melakukan lompat tali yang benar:

  • Pegang ujung tali skipping dengan kedua tangan.
  • Berdiri tegak dengan posisi kaki selebar bahu dan tali berada di belakang kaki.
  • Gunakan kedua tangan untuk mengayunkan tali skipping ke depan dalam satu gerakan.
  • Ketika mengayunkan tali ke depan, secara bersamaan kaki melompat.

Baca Juga: 11 Cara Mengontrol Berat Badan Ideal dengan Mudah dan Efektif

Cara Olahraga Lompat Tali untuk Menurunkan Berat Badan

Skipping untuk menurunkan berat badan lebih banyak tidak perlu melakukannya dalam waktu yang lebih lama. Kunci lompat tali sebagai latihan aerobik terletak pada kemampuan tubuh melakukan latihan interval intensitas tinggi (HIIT). Itu berarti berolahraga pada tingkat intensitas tinggi dapat membuang lebih banyak kalori, yang dibarengi dengan waktu istirahat.

Berikut ini cara latihan lompat tali untuk penurunan berat badan:

  • Set 1: Lakukan lompat tali selama 30 detik secara berturut-turut. Kemudian istirahat selama 60 detik, lalu kembali melakukan 30 detik lagi. Ulangi 9 kali.
  • Set 2: Lompat tali selama 30 detik berturut-turut sambil mengganti kaki satu sama lain seperti berjalan di tempat, berlatih memindahkan beban ke depan dan ke belakang dan mengencangkan otot inti. Kemudian istirahat selama 90 detik di antara repetisi. Lakukan ini 4 kali lagi.
  • Set 3: Tahap selanjutnya akhiri dengan kombinasi sirkuit lompat tali. Melakukan lompat tali selama 30 detik, istirahat 12 detik sebelum melakukan olahraga lompat tali selama 30 detik. Istirahat selama 12 detik, dan tambahkan burpee (gerakan berdiri, jongkok, posisi push-up) selama 30 detik. Kembali istirahat sekali lagi dan selesaikan dengan push-up selama 30 detik.

  1. Winderl, Amy M. 2021. 6 Benefits of Jumping Rope That Will Inspire You to Try It. https://www.thehealthy.com/exercise/benefits-of-jumping-rope/ (Diakses pada 23 Maret 2021)
  2. McCall, Pete. 2017. 7 Benefits of Jumping Rope. https://www.acefitness.org/education-and-resources/lifestyle/blog/6395/7-benefits-of-jumping-rope/ (Diakses pada 23 Maret 2021)
  3. Watson, Kathryn. 2019. Balanced Workout Routine with Jump Rope Can Help You Lose Weight. https://www.healthline.com/health/jumping-rope-to-lose-weight (Diakses pada 23 Maret 2021)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi