Terbit: 4 Mei 2020
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Benarkah terdapat manfaat kerang hijau bagi kesehatan? Sebagian masyarakat pasti berpikir negatif mengenai makanan laut yang satu ini. Meski ada risiko yang diakibatkan dari konsumsi kerang hijau, informasi mengenai khasiatnya jarang diketahui, padahal terdapat berbagai kandungan nutrisi penting di dalamnya yang dibutuhkan tubuh.

10 Manfaat Kerang Hijau, Mencegah Asma hingga Anemia

Kandungan Kerang Hijau

Sebelum menjelaskan mengenai manfaat kerang hijau dan bahaya kerang hijau, hal penting yang harus diketahui adalah kandungan yang ada di dalamnya. Apa saja kandungan nutrisi yang ada di dalamnya?

Berikut ini adalah berbagai kandungan kerang hijau, antara lain:

  • Kalori
  • Lemak
  • Omega-3
  • Protein
  • Vitamin B12
  • Vitamin C
  • Tiamin
  • Riboflavin
  • Niasin
  • Folat
  • Zat besi
  • Fosfor
  • Sodium
  • Zinc
  • Selenium
  • Mangan

Manfaat Kerang Hijau untuk Kesehatan

Setelah Anda mengetahui kandungan apa saja yang ada di dalam kerang hijau, informasi penting lainnya adalah manfaat apa yang bisa didapatkan dari hewan laut yang termasuk dalam kelas Pelecypoda ini.

Berikut ini adalah berbagai manfaat kerang hijau yang berguna bagi tubuh, di antaranya:

1. Membantu Mencegah Asma

Manfaat kerang hijau yang pertama adalah kemampuannya untuk mengatasi masalah pernapasan. Sebuah studi mengungkapkan, seseorang yang mengonsumsi kerang hijau mengalami penurunan signifikan pada kejadian mengi. Hal itu disebabkan karena sifat antiinflamasi yang terdapat di dalamnya.

2. Menjaga Fungsi Sel

Manfaat kerang hijau berikutnya yang bisa didapatkan tubuh karena kandungan protein yang ada di dalamnya. Protein bertanggung jawab atas banyak fungsi sel di tubuh, termasuk memberikan dukungan struktural dan kesehatan secara keseluruhan. Mengonsumsi protein memungkinkan tubuh untuk mengonsumsi asam amino, bahan pembangun nutrisi bagi tubuh untuk membuat protein.

3. Mengurangi Artritis

Artritis atau sering disebut radang sendi adalah peradangan yang terjadi pada satu atau beberapa sendi, kondisi yang menyebabkan sendi menjadi sulit untuk digerakkan. Agar hal ini tidak terjadi, Anda bisa mengonsumsi kerang hijau.

Sifat antiinflamasi di dalamnya membuat manfaat kerang hijau membantu mengurangi peradangan sendi yang menyebabkan radang sendi, khususnya dalam pengobatan osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.

4. Menjaga Kesehatan Otak

Kerang adalah sumber asam lemak omega-3 yang sangat baik, nutrisi utama yang melindungi kesehatan otak. Satu porsi kerang (85 gram) mengandung jumlah DHA (docosahexaenoic acid) yang sama dengan 3-5 pil suplemen minyak ikan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa DHA merupakan satu-satunya omega-3 yang diangkut ke otak. Kondisi ini pada akhirnya mengurangi tingkat penyusutan otak seiring bertambahnya usia.

5. Meningkatkan Aliran Darah

Kerang hijau juga memiliki fungsi untuk membuat sirkulasi darah yang sehat ke organ vital dan otot dengan memperkuat dinding arteri serta meningkatkan aliran darah. Jadi, manfaat kerang hijau yang bisa didapatkan adalah sistem peredaran darah yang sehat.

6. Meningkatkan Mood dan Konsentrasi

Vitamin B adalah salah satu nutrisi penting untuk menjaga kesehatan otak. Jika otak mengalami kekurangan vitamin tersebut, beberapa gejala yang bisa terjadi adalah menurunnya konsentrasi, gangguan ingatan, dan suasana hati yang buruk. Agar beberapa hal ini tidak terjadi pada Anda, sebaiknya Anda harus mendapatkan manfaat kerang hijau.

7. Menjaga Kesehatan Jantung

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Heart Association, kerang memiliki manfaat kardioprotektif karena tingginya kadar asam lemak omega-3.

Berkat kandungan lemak tak jenuh ini, kerang hijau memiliki kualitas untuk menurunkan risiko terjadinya denyut jantung abnormal. Selain itu, kerang juga mampu mengurangi penumpukan kolesterol, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung dan serangan jantung.

8. Mengatasi Nyeri Otot

Bagi Anda yang mengalami nyeri akibat olahraga, salah satu cara alami yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi kerang hijau. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak kerang hijau membantu mencegah nyeri otot setelah olahraga yang cukup keras.

9. Memperkuat Gigi, Ligamen, dan Tendon

Manfaat kerang hijau berikutnya yang jarang disadari adalah kemampuannya untuk mendorong penguatan jaringan seperti ligamen dan tendon. Bahkan, kerang hijau juga dipercaya untuk menjaga kondisi gigi tetap sehat. Semua manfaat yang didapatkan karena kandungan vitamin C di dalamnya.

10. Mencegah Anemia

Kerang hijau adalah salah satu makanan laut yang mengandung zat besi tinggi. Zat besi memainkan peran penting dalam produksi sel darah merah dengan membantu pembentukan protein pembawa oksigen hemoglobin dan mioglobin.

Nah, itulah berbagai manfaat kerang hijau yang berguna bagi kesehatan tubuh.

Cara Memasak Kerang Hijau

Dibanding menu seafood lainnya, kerang hijau adalah salah satu yang paling terjangkau harganya. Oleh karena itu, banyak orang memilihnya sebagai lauk. Meski cukup digemari, banyak orang yang masih bingung bagaimana mengolah kerang dengan benar.

Berikut beberapa cara memasak kerang hijau yang wajib Anda tahu, antara lain:

  • Ambil kerang secukupnya kemudian bersihkan dan rebus selama 1 jam. Tambahkan garam dan perasan jeruk nipis secukupnya.
  • Usai direbus, kupas dan buang salah satu bagian dari cangkangnya.
  • Siapkan wajan dan minyak panas, lalu lanjutkan proses memasak dengan menumis kerang hijau hingga kering.
  • Setelah itu, panaskan minyak kembali di dalam wajan lalu tumis lagi dengan beberapa bahan seperti bawang putih, bawang bombay, dan jahe, sampai aroma tumisannya keluar.
  • Setelah aroma tumisan sudah keluar, masukan bahan-bahan tambahan sesuai selera. Beberapa olahan kerang hijau yang sering ditemui adalah bumbu saus padang, lada hitam, saus tiram, hingga saus rica-rica.

Bahaya Kerang Hijau

Meski manfaat kerang hijau banyak membantu memenuhi kebutuhan nutrisi penting di dalam tubuh, kerang jenis ini juga menyimpan risiko bagi kesehatan. Penting untuk diketahui selama budidaya kerang dilakukan di tempat yang bersih, makanan laut ini aman dikonsumsi.

Namun, jika kerang hijau tidak dikembangbiakan dengan bersih, kerang dapat terpapar biotoksin, parasit, dan polutan.

Sementara itu, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para pakar kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB), limbah dan sampah mengakibatkan kondisi air di teluk Jakarta mengandung silikat sebesar 52.156 ton, fosfat 6.741 ton, dan nitrogen 21.260 ton.

Kondisi ini membuat kerang hijau yang berperan menyaring air laut pun ikut tercemar. Penelitian yang dilakukan IPB menemukan berbagai polutan logam berat di dalam kerang hijau asal Teluk Jakarta, seperti:

  • Merkuri (Hg)
  • Timbal (Pb)
  • Cadmium (Cd)
  • Timah (Sn)
  • Krom (Cr)

Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, kandungan limbah yang terdapat di dalam kerang hijau bisa membuat keracunan, menyebabkan kanker, dan kegagalan fungsi organ.

Selain kandungan yang ada di dalamnya, bahaya kerang hijau juga harus menjadi perhatian terutama bagi Anda yang memiliki alergi terhadap makanan laut. Perhatikan gejala-gejala yang muncul dari alergi seperti gatal-gatal atau hidung tersumbat. Jika Anda ragu untuk mengonsumsinya, konsultasi dengan dokter diperlukan.

 

  1. Anonim. 2020. Top 10 Health Benefits of Mussels. https://www.healthfitnessrevolution.com/top-10-health-benefits-of-mussels/. (Diakses pada 4 Mei April 2020).
  2. Anonim. NEW ZEALAND GREEN-LIPPED MUSSEL. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-830/new-zealand-green-lipped-mussel. (Diakses pada 4 Mei April 2020).
  3. MacPherson, Rachel. 2019. 5 Things You Need to Know About the Health Benefits of Clams. https://www.livestrong.com/article/5384-need-health-benefits-clams/. (Diakses pada 4 Mei April 2020).
  4. Anonim. Mussels. https://www.menshealth.com/nutrition/a19527778/mussels-nutrition-facts/. (Diakses pada 4 Mei April 2020).
  5. Anonim. Mussels Nutrition: A Summer Superfood. https://dieteticdirections.com/mussels-nutrition-a-summer-superfood/. (Diakses pada 4 Mei April 2020).
  6. Firmansyah, M Julnis. 2019. Hindari Makan Kerang Hijau, Terutama yang dari Teluk Jakarta. https://metro.tempo.co/read/1256390/hindari-makan-kerang-hijau-terutama-yang-dari-teluk-jakarta. (Diakses pada 4 Mei April 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi