Terbit: 19 November 2018
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Susu dapat diolah menjadi berbagai jenis produk makanan dan minuman. Selain dapat difermentasi menjadi keju atau yogurt, susu juga bisa difermentasi menjadi susu kefir. Apa kefir itu dan apa saja manfaat kefir untuk kesehatan? Simak selangkapnya dalam artikel ini!

10 Manfaat Kefir untuk Kesehatan dan Cara Praktis Membuat Susu Kefir

Apa Itu Kefir?

Kefir merupakan produk olahan susu yang difermentasi menggunakan butiran kefir. Butiran kefir sendiri merupakan pembiakan dari simbiosis ragi dan bakteri. Susu kefir umumnya terbuat dari susu sapi atau susu kambing. Meskipun sama-sama merupakan produk fermentasi susu, kefir memiliki perbadaan dengan yogurt yaitu teksturnya yang lebih cair.

Kandungan nutrisi dalam kefir tidak kalah dengan olahan susu lainnya. Kefir mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B5, vitamin B6, vitamin B7, vitamin B9, vitamin B12, dan vitamin K. Kefir juga memiliki kandungan berbagai asam amino dan juga juga mineral seperti kalium, kalsium, fosfor, magnesium, zat besi, zinc, tembaga, dan mangan.

Manfaat Kefir untuk Kesehatan

Sebagai produk fermentasi susu yang kaya nutrisi, tentunya tidak heran jika kefir memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Berikut adalah 10 manfaat kefir yang bisa Anda dapatkan!

1. Sumber probiotik

Manfaat kefir yang pertama adalah sebagai sumber probiotik. Produk fermentasi umumnya memang memiliki kandungan probiotik atau bakteri baik yang berguna untuk tubuh. Yogurt merupakan salah satu sumber probiotik yang baik, tapi ternyata susu kefir bisa menjadi sumber probiotik yang lebih potensial daripada yogurt.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Family Fest - Advertisement

Kefir dapat menjadi sumber probiotik yang lebih baik karena mengandung bakteri baik yang lebih beragam dari produk fermentasi lainnya. Selain itu kefir juga megandung ragi yang tidak semua produk susu miliki. Terdapat kurang lebih 61 jenis mikroorganisme berbeda yang ada dalam susu kefir.

2. Mengatasi gangguan pencernaan

Manfaat kefir yang kedua adalah untuk mengatasi gangguan pencernaan. Salah satu fungsi dari probiotik memang adalah untuk menjaga agar sistem pencernaan bekerja dengan baik. Namun tidak hanya sampai situ saja, ternyata kefir juga ampuh untuk mengatasi berbagai masalah pencernaan.

Kefir dapat menjaga keseimbangan bakteri baik dalam usus dan melawan mikroorganisme patogen dalam usus. Manfaat susu kefir adalah untuk mengatasi masalah pencernaan seperti diare, sindrom iritasi usus, hingga infeksi bakteri H. Pylori.

3. Menjaga kesehatan tulang

Manfaat kefir selanjutnya adalah untuk menjaga kesehatan tulang. Seiring bertambahnya usia, risiko pengeroposan tulang akan semakin meningkat. Maka dari itu, nutrisi tulang harus selalu terjaga agar Anda dapat terhindar dari masalah seperti osteoporosis.

Kefir memiliki kandungan kalsium tinggi yang merupakan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, kefir juga memiliki kandungan vitamin K2 yang memiliki peran penting dalam metabolisme kalsium sehingga kalsium dapat terserap dengan lebih baik.

4. Mencegah kanker

Manfaat susu kefir selanjutnya adalah mencegah kanker. Dilansir dari Health Line, sebuah penelitian menemukan bahwa kefir dapat mengurangi pertumbuhan tumor dengan cara merangsang sistem imunitas tubuh. Hal ini lah kemudian yang membuat kefir dipercaya dapat melawan kanker.

Beberapa studi pada hewan menunjukkan bahwa ektstrak kefir mampu mengurangi sel kanker lebih efektif dibandingkan dengan ekstrak yogurt. Meskipun begitu, masih harus dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai kegunaan ini.

5. Bisa dikonsumsi penderita intoleransi laktosa

Intoleransi laktosa merupakan ketidakmampuan untuk mencerna gula (laktosa) yang terdapat pada produk susu. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kekurangan enzim laktase dalam tubuh. Kefir memiliki kandungan bakteri asam laktat yang akan mengubah laktosa menjadi asam laktat. Maka dari itu, kandungan laktosa dalam susu kefir jauh berkutang dibandingkan pada susu biasa.

Kefir yang terbuat dari susu memang tidak 100% bebas laktosa, namun umumnya dapat dicerna lebih baik oleh orang yang mengalami intoleransi laktosa, tanpa menyababkan keluhan apapun.

6. Mengatasi asma bronkial alergi

Manfaat kefir selanjutnya adalah dapat mengatasi asma bronkial alergi. Pada penderita asma bronkial, pemicu kambuhnya asma yang paling umum adalah karena paparan alergen. Sebuah studi pada hewan menunjukkan bahwa kefir memberikan efek antiinflamasi dan antialergi pada model tikus asma.

7. Menurunkan gula darah

Manfaat kefir lainnya adalah dapat menurunkan gula darah. Sebuah penelitian pada para penderita diabetes menunjukkan bahwa konsumsi kefir secara rutin dapat menurunkan kadar gula darah secara signifikan dibandingkan dengan konsumsi susu fermentasi lainnya.

8. Menurunkan kolesterol

Susu kefir juga dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Susu kefir memiliki fungsi yang sama seperti susu rendah lemak dalam menurunkan kadar kolesterol. Kandungan probiotik dalam susu kefir juga diduga membantu dalam manfaat yang satu ini karena probiotik memilki pengaruh pada proses metabolisme kolesterol.

9. Melawan obesitas

Melawan obesitas juga merupakan salah satu manfaat kefir. Obesitas merupakan kondisi yang perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan berbagai risiko penyakit. Sebuah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kefir dapat menurunkan berat badan secara efektif.

Masih harus dilakukan studi lebih lanjut pada manusia, tetapi pada dasarnya, sama seperti yogurt, kefir juga cocok dijadikan sebagai menu untuk menurunkan berat badan. Kefir dipercaya dapat menjadi sumber protein yang membuat seseorang kenyang lebih lama sehingg cocok untuk diet.

10. Menjaga kesehatan kulit

Kefir juga merupakan bahan yang sangat populer di dunia kecantikan. Kefir tidak hanya dapat merawat kulit dari luar, tetapi juga dari dalam tubuh. Kefir dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga berbagai infeksi kulit dapat dicegah dan proses penembuhan masalah kulit juga dapat berjalan lebih cepat.

Cara Membuat Kefir

Produk susu kefir di pasaran tidak sebanyak produk yogurt. Jika ingin mengonsumsi secara rutin dan juga mendapatkan manfaat kefir, Anda bisa mencoba untuk membuat dan mengolah susu kefir sendiri di rumah. Berikut adalah langkah praktis membuat kefir:

Bahan dan alat:

  • 1-2 sendok teh bibit kefir
  • 4 gelas susu sapi atau kambing UHT
  • Toples kaca
  • Alat pangaduk yang tidak terbuat dari logam (bisa sendok kayu)
  • Penutup yang berongga seperti handuk, kain, atau kertas saringan kopi
  • Karet gelang
  • Saringan

Cara membuat:

  1. Campurkan bibit kefir dan susu dalam sebuah gelas kaca.
  2. Tutup toples menggunakan kain atau kertas dan karet gelang.
  3. Simpan toples di tempat bersuhu hangat antara 20-30° C, selama 12-24 jam.
  4. Setelah tekstur dan aroma susu berubah, pisahkan bibit kefir dari susu kefir,
  5. Masukkan susu kefir ke dalam susu segar lain yang ingin dijadikan susu kefir.
  6. Dinginkan susu kefir yang sudah jadi sebelum dikonsumsi.

Susu kefir bisa dikonsumsi secara langsung maupun diolah menjadi minuman lain. Anda bisa membuat smoothies atau jus buah dengan campuran kefir. Selain mendapatkan manfaat kefir, tentunya Anda juga akan mendapatkan manfaat dari buah yang diolah bersama dengan kefir.

Manfaat susu kefir untuk tubuh memang sangat banyak, tetapi banyak juga dari manfaat tersebut yang membutuhkan penelitian lebih lanjut, sehingga konsumsilah kefir dengan bijak dan hati-hati. Sama seperti produk fermentasi lainnya, kefir sebaikya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Anda juga sebaiknya berkonsultasi dengan dokter tentang konsumsi kefir jika sedang mengalami kondisi kesehatan tertensu.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi