Terbit: 12 Juni 2020 | Diperbarui: 15 Juni 2020
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Manfaat kacang macadamia dikenal karena kaya akan berbagai nutrisi dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Meski tidak sepopuler kacang lainnya seperti almond, mete, dan walnut, kacang ini dapat Anda masukan ke dalam menu diet sehat. Simak khasiat kacang macadamia selengkapnya di bawah ini

12 Manfaat Kacang Macadamia, Baik untuk Jantung hingga Tulang

Kandungan Kacang Macadamia

Sebelum menjelaskan mengenai manfaat kacang macadamia, hal penting yang harus diketahui adalah kandungan apa saja yang ada di dalamnya. Kacang ini adalah kacang yang kaya akan kalori, lemak, vitamin, dan mineral. Selain beberapa kandungan tersebut, berikut adalah kandungan lainnya yang ada di dalam kacang macadamia, antara lain:

  • Protein
  • Karbohidrat
  • Gula
  • Serat
  • Mangan
  • Tiamin
  • Tembaga
  • Magnesium
  • Besi
  • Vitamin B6
  • Tocotrienols

Kacang macadamia juga kaya akan lemak tak jenuh tunggal, lemak yang dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

Manfaat Kacang Macadamia bagi Kesehatan

Setelah Anda mengetahui apa saja kandungan kacang macadamia, memasukkan kacang ini ke dalam menu diet sehat adalah sesuatu yang baik karena berbagai nutrisi di dalamnya mampu mendorong kesehatan tubuh lebih optimal. Berikut adalah berbagai manfaat kacang macadamia yang bisa didapatkan tubuh, di antaranya:

1. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Khasiat kacang macadamia pertama adalah kemampuannya menurunkan risiko penyakit jantung. Sebuah penelitian mengungkapkan, seorang pria dengan kolesterol tinggi memiliki faktor risiko yang lebih rendah untuk penyakit jantung koroner setelah 4 minggu mengonsumsi kacang macadamia.

Mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh tunggal seperti yang ada di dalam kacang macadamia dapat meningkatkan kadar high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik.

2. Menurunkan Risiko Sindrom Metabolik

Sindrom metabolik adalah sekelompok kondisi yang dapat meningkatkan risiko diabetes, stroke, dan penyakit jantung.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lemak tak jenuh tunggal, seperti yang terdapat dalam kacang macadamia dapat membantu menurunkan risiko sindrom metabolik atau mengurangi efeknya pada orang yang sudah memilikinya.

3. Mencegah Kanker

Kacang macadamia mengandung jenis vitamin E yang disebut tocotrienols. Menurut beberapa penelitian, tocotrienols memiliki kemampuan antikanker yang kuat.

Selain itu, kacang ini juga mengandung senyawa tanaman yang disebut flavonoid, senyawa yang juga dapat melawan kanker dengan menghancurkan radikal bebas yang merusak bagian dalam tubuh.

4. Menjaga Kesehatan Otak

Selain kemampuan potensial kacang macadamia untuk melawan kanker, tocotrienols juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan otak. Sebuah studi mengungkapkan, tocotrienols juga memainkan peran untuk mencegah perkembangan penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson.

Studi lain menunjukkan bahwa asam oleat—salah satu lemak tak jenuh tunggal utama yang terdapat dalam kacang macadamia—dapat melindungi otak dari jenis stres oksidatif tertentu.

5. Mencegah Peningkatan Berat Badan

Manfaat kacang macadami ini berguna bagi Anda yang sedang menjalankan program penurunan berat badan. Hal ini disebabkan oleh asam palmitoleat atau lemak tak jenuh tunggal yang juga disebut omega-7.

Meski begitu, klaim terhadap hal ini masih membutuhkan penelitian lanjutan karena studi baru dilakukan pada hewan.

6. Membuat Kenyang Lebih Lama

Kacang macadamia mengandung protein, lemak, dan serat dalam jumlah besar. Beberapa nutrisi ini dapat membantu seseorang untuk kenyang lebih lama.

Lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sementara protein dan serat membantu mencegah perubahan kadar glukosa darah besar yang dapat membuat seseorang merasa lapar.

7. Meningkatkan Kesehatan Usus

Seperti jenis kacang-kacang lainnya yang mengandung serat, manfaat kacang macadamia yang bisa didapatkan adalah terjaganya kesehatan usus. Serat memberi makan bakteri baik di usus, di mana pada gilirannya bakteri ini akan menghasilkan short-chain fatty acid (SCFA) seperti acetate, butyrate, dan propionate, yang dapat mengurangi peradangan dan melindungi tubuh dari sindrom iritasi usus, penyakit Crohn, dan kolitis ulseratif.

8. Membantu Mengontrol Gula Darah

Sebuah studi mengungkapkan, manfaat kacang macadamia berguna untuk mengontol kadar gula darah penderita diabetes tipe 2 menjadi lebih baik. Mengontrol kadar gula darah yang baik berarti menjaga kadar glukosa darah dalam kisaran normal, sehingga dapat terhindar dari hiperglikemia atau hipoglikemia.

Kontrol kadar gula darah yang ketat akan meningkatkan keberhasilan pengelolaan diabetes.

9. Mengurangi Peradangan

Flavonoid adalah jenis antioksidan yang dapat mengurangi peradangan dalam tubuh. Berkurangnya peradangan pada gilirannya akan membantu melindungi tubuh dari banyak penyakit kronis. Dari semua jenis kacang, pecan, macadamia, almond, dan pistachio adalah kacang yang memiliki konsentrasi flavonoid tertinggi.

10. Mengurangi Stres Oksidatif

Manfaat kacang macadamia lainnya adalah kemampuannya melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Hal tersebut dipengaruhi oleh kandungan mangan di dalamnya.

Mangan membentuk antioxidant enzyme manganese superoxide dismutase (MnSOD), yang ditemukan dalam mitokondria sel (struktur sel sangat rentan terhadap kerusakan karena mengonsumsi lebih dari 90 persen penggunaan sel oksigen). Dengan demikian, mangan memainkan peran yang sangat penting dalam melindungi sel dari stres oksidatif.

11. Mengatasi Rheumatoid Arthritis

Sebuah studi mengungkapkan, manfaat kacang macadamia mampu mengobati rheumatoid arthritis. Studi tersebut mengungkapkan bahwa kacang ini mampu menghambat perkembangan Proteus spp, jenis bakteri yang termasuk dalam kelompok bakteri Enterobacteriaceae.

Enterobacteriaceae sendiri termasuk sebagai penyebab sebagian besar penyakit yang berasal dari makanan. Kelompok besar bakteri ini terdiri atas bakteri non-patogen yang ditemukan di tubuh dan lingkungan maupun bakteri patogen, seperti Salmonella, E. coli, Yersinia pestis, Klebsiella, Shigella, Proteus, Enterobacter, Serratia, dan Citrobacter.

12. Memperkuat Tulang

Manfaat kacang macadamia yang terakhir dan jarang disadari adalah kemampuannya menjaga kesehatan tulang. Hal itu disebabkan karena kandungan fosfor, mangan, dan magnesium, yang semuanya membantu mineralisasi tulang dan gigi.

Mangan membantu tubuh menyimpan jaringan tulang baru di mana hal ini dibutuhkan agar tulang tetap sehat dan kuat seiring bertambahnya usia. Sementara itu, magnesium berdampak pada sekresi hormon-hormon tertentu yang memengaruhi pembentukan tulang dan juga mendukung integritas tulang.

Nah, itulah berbagai manfaat kacang macadamia yang bisa Anda dapatkan.

 

  1. Berry, Jennifer. 2019. What are macadamia nuts good for?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324233. (Diakses pada 12 Juni 2020).
  2. Frey, Malia. Macadamia Nut Nutrition Facts and Health Benefits. https://www.verywellfit.com/macadamia-nut-nutrition-facts-calories-and-health-benefits-4114338. (Diakses pada 12 Juni 2020).
  3. Kloss, Kelsey. 2020. Macadamia Nuts Are Packed With Antioxidants (and Are Great in More Than Just Cookies). https://www.livestrong.com/article/360245-are-macadamia-nuts-healthy/. (Diakses pada 12 Juni 2020).
  4. Link, Rachael. 2020. Macadamia Nuts: The Manganese-Rich Treat that Supports Healthy Bones. https://draxe.com/nutrition/macadamia-nuts/. (Diakses pada 12 Juni 2020).
  5. Petre, Alina. 2019. 10 Health and Nutrition Benefits of Macadamia Nuts. https://www.healthline.com/nutrition/macadamia-nuts#section6. (Diakses pada 12 Juni 2020).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi