11 Manfaat Jalan Kaki untuk Kesehatan (No. 6 Tak Terduga)

manfaat-jalan-kaki-doktersehat

DokterSehat.Com – Jalan kaki merupakan olahraga yang terbilang sangat mudah dan bisa dilakukan di mana saja. Selain itu, jalan kaki adalah olahraga yang ekonomis, sebab tidak memerlukan biaya atau alat berlebihan untuk melakukannya. Lantas, apa saja manfaat jalan kaki yang bisa Anda dapatkan?

Manfaat Jalan Kaki untuk Kesehatan Tubuh

Kendati terbilang cukup mudah dan ekonomis, faktanya tak sedikit orang yang sering mengabaikan manfaat jalan ini. Padahal, di balik kesederhanaannya, olahraga yang satu ini memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.

Berikut adalah beberapa manfaat jalan kaki yang baik untuk tubuh, di antaranya:

1. Memperbaiki postur tubuh

Manfaat jalan kaki yang pertama adalah kemampuannya memperbaiki postur tubuh Anda. Selain terlatihnya otot kaki, jalan kaki juga melatih otot tubuh lainnya seperti seperti paha, perut, tangan, dan punggung. Bahkan, berjalan kaki juga menghindari Anda dari postur tubuh yang bungkuk.

2. Meningkatkan energi

Sebagian orang beranggapan bahwa olahraga hanya aktivitas yang menguras energi. Padahal, dibalik aktivitas olahraga yang Anda lakukan, ternyata terdapat manfaat yang bisa didapatkan, salah satunya adalah pendongkrak energi. Hal ini bisa terjadi dikarenakan olahraga bisa memompa darah secara lancar ke seluruh tubuh sekaligus memberikan tambahan suplai oksigen.

3. Menurunkan berat badan

Bagi Anda yang sedang menjalankan program penurunan berat badan, sepertinya mendapatkan manfaat jalan kaki adalah pilihan termudah yang bisa dilakukan. Berjalan kaki dapat memperbaiki respon tubuh terhadap hormon insulin

Hormon ini bertugas untuk mengatur metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak yang bisa mengurangi jumlah lemak pada perut.

4. Meningkatkan kinerja otak

Selain berguna untuk meningkatkan fungsi anggota gerak tubuh, manfaat jalan kaki lainnya juga memberikan pengaruh baik bagi otak. Mereka yang rutin berjalan kaki terbukti tidak mudah pikun. Saat berjalan kaki–ukuran hippocampus–bagian otak yang berhubungan dengan daya ingat akan menjadi lebih besar dan rileks.

5. Mengurangi gejala varises

Pembengkakan pembuluh darah vena di sekitar kaki dan bertambahnya usia adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan varises. Agar varises tidak terjadi, salah satu caranya adalah mendapatkan manfaat jalan kaki. Jalan kaki harus dilakukan selama kurang lebih 30 menit setiap harinya.

6. Menurunkan risiko penyakit kronis

Sebuah penelitian mengungkapkan, manfaat jalan kaki setiap hari bisa menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke sebesar 20-40 persen. Selain itu, penelitian lain mengungkapkan bahwa mereka yang berjalan 30 menit sehari memiliki risiko penyakit kardiovaskular 30 persen lebih rendah.

Tidak hanya stroke dan penyakit jantung, manfaat jalan pagi juga berguna untuk menurunkan diabetes tipe 2 hingga 30 persen. Dengan berjalan kaki, Anda membuat otot untuk bekerja lebih sehingga kemampuannya untuk menyerap glukosa meningkat.

7. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Mereka yang jarang berolahraga tubuhnya akan dengan mudah terkena penyakit. Agar tubuh Anda mampu menangkal penyakit, cobalah untuk berjalan kaki minimal selama 30 menit. Manfaat jalan kaki ini dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi.

8. Menurunkan risiko demensia

Manfaat jalan pagi berikutnya yang bisa Anda dapatkan adalah menurunkan risiko demensia. Baik jalan cepat atau santai yang Anda lakukan secara rutin dapat membuat aliran darah ke otak menjadi lancar, menurunkan risiko penyakit pembuluh darah, dan menjaga fungsi otak di usia tua.

9. Mencegah osteoporosis

Pada umumnya, osteoporosis sering dialami oleh wanita yang memasuki masa menopause. Namun osteoporosis juga bisa terjadi pada pria. Di Indonesia, kurangnya asupan kalsium diperkirakan menjadi penyebab osteoporosis.

Guna mencegah terjadinya osteoporosis, langkah termudah yang bisa dilakukan adalah berjalan kaki. Berjalan kaki mampu mempertahankan kesehatan tulang.

10. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Salah satu kebiasaan yang kurang baik namun sering dilakukan banyak orang adalah tidak melakukan aktivitas apapun usai mengonsumsi makan-makanan berat. Berdiam diri usai makan berisiko menganggu kinerja sistem pencernaan Anda.

Agar sistem pencernaan dapat bekerja dengan maksimal, yang Anda perlukan hanya berjalan kaki selama kurang lebih 30 menit. Manfaat berjalan kaki setelah makan lainnya adalah membantu menjaga kadar gula tetap stabil.

11. Membuat perasaan lebih baik

Salah satu cara yang cukup terkenal untuk membuat suasana hati lebih tenang adalah dengan mengonsumsi cokelat. Namun, tahukah Anda bahwa manfaat jalan kaki memiliki efek yang sama seperti halnya mengonsumsi cokelat.

Mereka yang rutin jalan kaki akan mengalami perubahan sistem saraf yang membuat suasana hati lebih baik, sehingga menimbulkan rasa senang dalam diri. Manfaat jalan kaki akan lebih banyak Anda dapatkan apabila dilakukan bersama orang-orang yang Anda cintai.

Bagi Anda yang sedang mengalami stres, rutin berjalan kaki dapat mencegah dan mengurangi stres. Manfaat jalan kaki ini diperoleh karena tubuh melepaskan hormon endorfin yang membuat suasana hati lebih baik, serta mengurangi rasa cemas.

Nah, itulah beberapa manfaat jalan kaki yang bisa Anda dapatkan. Selain beberapa manfaat di atas, manfaat lainnya yang juga bisa didapatkan adalah mengurangi risiko terkena kanker. Manfaat jalan pagi ini dikaitkan dengan perbaikan metabolisme tubuh yang menghambat bertumbuhnya sel kanker seperti kanker usus besar, rahim, prostat dan payudara.

Mempersiapkan Tubuh Sebelum Lari

Setelah Anda mengetahui banyak manfaat jalan kaki seperti di atas, hal penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah meminimalkan risiko cedera dari aktivitas lari. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda melakukan jalan laki, di antaranya:

  • Melakukan pemanasan

Sebelum Anda melakukan jalan pagi, sore atau malam, lakukan pemasan setidaknya 5-10 menit. Pemanasan ini berguna untuk mempersiapkan tubuh melakukan aktivitas serta menghindari Anda dari cedera.

  • Pendinginan

Jika Anda melakukan jalan kaki cepat dan sudah mendekati waktu akhir, kurangi kecepatan dengan berjalan santai. Jalan santai bisa dilakukan 5-10 menit untuk mendinginkan otot-otot yang panas.

  • Peregangan

Usai melakukan pendinginan, Anda harus melakukan peregangan. Jika Anda lebih memilih untuk melakukan pereganan sebelum jalan cepat, jangan lupa untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu.