Terbit: 1 Desember 2020 | Diperbarui: 26 April 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Ikan teri adalah salah satu ikan yang cukup populer di Indonesia. Meski memiliki bentuk yang kecil, ikan ini memiliki rasa yang cukup kuat dan memiliki banyak manfaat. Apa saja manfaat ikan teri bagi kesehatan tubuh? Simak penjelasan selengkapnya.

11 Manfaat Ikan Teri, Jaga Kesehatan Jantung hingga Tulang

Kandungan Ikan Teri

Menurut USDA FoodData Central, ikan kecil dengan warna abu-abu ini mengandung berbagai macam vitamin seperti vitamin A, B12, B6, C, E, dan K. Kandungan nutrisi penting lainnya adalah:

  • Omega-3.
  • Protein.
  • Tiamin.
  • Riboflavin.
  • Niasin.
  • Selenium.
  • Folat.
  • Lemak baik.
  • Kolesterol baik.
  • Kalsium
  • Zat besi.
  • Magnesium.
  • Fosfor.
  • Kalium.
  • Natrium.
  • Zinc.

Manfaat Ikan Teri bagi Kesehatan Tubuh

Ikan ini kaya akan asam lemak omega-3, protein, dan berbagai nutrisi penting lainnya yang membuatnya bermanfaat bagi kesehatan. Berikut adalah berbagai khasiat teri yang berguna bagi tubuh, antara lain:

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Ikan teri kaya akan asam lemak omega-3, sehingga menawarkan manfaat yang baik untuk jantung. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ikan ini dapat mengurangi kadar trigliserida, memperlambat penumpukan plak di arteri, dan mengurangi tekanan darah. Bahkan, ikan yang memiliki rasa asin ini juga dapat menurunkan risiko stroke dengan mengurangi pembekuan darah.

2. Memberi Perlindungan pada Kelenjar Tiroid

Satu porsi teri mengandung 31 mikrogram (mcg) selenium. Sementara kebutuhan selenium remaja dan orang dewasa per hari adalah 55 mcg. Sebuah penelitian mengungkapkan, selenium ternyata  sebagai bagian dari enzim yang dapat mengaktifkan tiroid. Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan selenium dapat menyebabkan masalah tiroid.

3. Menjaga Kesehatan Mata

Manfaat ikan teri berikutnya yang jarang disadari adalah kemampuannya menjaga kesehatan mata. Para ahli merekomendasikan agar pria mendapatkan 1,6 gram asam lemak omega-3 per hari, sedangkan wanita harus mendapatkan 1,1 gram. Satu porsi ikan ini mengandung 0,45 gram omega-3 yang dikenal sebagai eicosapentaenoic acid (EPA) dan 0,77 gram docosahexaenoic acid (DHA).

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa diet kaya omega-3 dapat mengurangi kemungkinan mengembangkan degenerasi makula, gangguan penglihatan yang menyerang orang yang sudah lanjut usia.

4. Mencegah Alzheimer

Sebuah penelitian mengungkapkan, seseorang yang mengonsumsi banyak asam lemak omega-3 memiliki tingkat protein beta-amyloid yang lebih rendah, protein yang merupakan penanda penyakit Alzheimer.

5. Memberi Perlindungan pada Kulit

Menambahkan ikan ini sebagai bagian rutin dari asupan harian dapat membantu menjaga kesehatan kulit serta mencegah munculnya jerawat dan kerutan yang terkait dengan penuaan dini. Selain itu, ikan ini juga dapat membantu melindungi kulit dari sengatan sinar matahari. Alasan dibalik manfaat ini adalah karena asam lemak omega-3 yang ada di dalamnya.

Penelitian lain mengungkapkan, mengonsumsi asam lemak omega-3 dalam makanan juga dapat menurunkan lesi jerawat. Selain itu, asam lemak omega-3 juga bagus untuk Anda yang memiliki kulit kering dan gatal, yang disebabkan oleh masalah kulit serius seperti psoriasis.

6. Membantu Menurunkan Berat Badan

Teri adalah jenis ikan air asin yang memiliki banyak protein dan jumlah kalori rendah, hal ini membuatnya ideal untuk Anda yang sedang menjalankan program penurunan berat badan. Sebuah penelitian yang diterbitkan American Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan, menjadikan ikan ini dalam komponen utama dari diet dapat membantu Anda merasa kenyang karena peningkatan kadar protein dari ikan ini.

Selain itu, teri juga menekan produksi ghrelin, hormon yang digunakan tubuh untuk meningkatkan nafsu makan saat tubuh membutuhkan makanan.

7. Mencegah Toksisitas

Salah satu bahaya utama dari makan terlalu banyak ikan adalah tingkat merkuri yang tinggi dan racun lingkungan  yang sering ditemukan di dalamnya. Keracunan merkuri dapat menyebabkan beberapa masalah neurologis dan kardiovaskular.

Ikan kecil seperti ikan teri memiliki racun yang jauh lebih sedikit daripada ikan besar, hal itu membuat racun yang masuk ke tubuh jauh lebih sedikit, akan tetapi tetap memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

8. Perbaikan Jaringan dan Sel

Protein pada ikan dikenal bermanfaat bagi metabolisme sel serta perbaikan dan pertumbuhan kembali jaringan ikat. Makanan berprotein tinggi juga membantu membangun otot, tulang rawan, dan jaringan. Secara keseluruhan, protein dapat menjadi pendorong utama bagi kemampuan tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri.

9. Meningkatkan Sirkulasi Darah

Menurut US Department of Health and Human Services, 20 gram ikan ini menyumbang 12 persen dari dosis harian zat besi yang direkomendasikan. Zat besi dikenal untuk meningkatkan suplai oksigen ke seluruh tubuh dan meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh.

Selain itu, zat besi juga membantu sel untuk membuat lebih banyak energi dan membantu sel darah putih membunuh bakteri, yang pada akhirnya melindungi tubuh dari infeksi.

10. Membantu Mengurangi Peradangan

Asam lemak omega-3 dalam ikan ini memiliki sifat antiinflamasi yang kuat untuk mencegah berbagai penyakit inflamasi kronis. Jadi, dengan memasukkan ikan ini ke dalam asupan sehari-hari dalam jumlah sedang dapat membantu mengurangi peradangan dan penyakit kronis lainnya.

11. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Vitamin, protein, dan mineral yang terdapat dalam ikan ini memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk membantu membangun tulang yang kuat dan mencegah osteoporosis.

Kalsium dan vitamin A yang ditemukan dalam ikan teri membantu melawan degradasi tulang. Kalsium juga merupakan bagian integral dalam melindungi dan menjaganya gigi tetap kuat.

Baca Juga: Ikan Haring: Nutrisi, Manfaat, Efek Samping, dll

Resep Ikan Teri yang Mudah Dibuat di Rumah

Setelah Anda mengetahui berbagai manfaat ikan teri, kini saatnya untuk mengetahui bagaimana cara mengolah ikan ini agar menjadi sajian yang menggugah selera. Salah satu olahan yang mudah dilakukan yaitu membuatnya menjadi teri asam manis. Berikut hal-hal yang harus Anda persiapkan, antara lain:

  • 200 gram ikan.
  • 100 gram kacang tanah.
  • 3 siung bawang putih, diiris-iris.
  • 5 buah bawang merah, diiris-iris.
  • 2 lembar daun salam.
  • 1 sdt air asam.
  • Garam secukupnya.
  • Gula pasir secukupnya.
  • Minyak goreng secukupnya.

Bumbu halus yang harus dipersiapkan adalah 5 buah bawang merah, 3 siung bawang putih, dan 5 buah cabai merah.

Cara memasaknya adalah:

  1. Langkah pertama adalah membersihkan ikan dan kacang tanah.
  2. Setelah itu panaskan minyak goreng, kemudian goreng terlebih dahulu teri sampai matang, kemudian disusul menggoreng kacang tanah hingga matang.
  3. Tumis bawang putih dan bawang merah sampai harum, setelah itu tambahkan bumbu halus serta daun salam. Aduk hingga bumbu matang.
  4. Setelah itu masukan teri yang sudah digoreng, kemudian masukan pula kacang tanah, lalu aduk hingga merata.
  5. Tambahkan bahan bumbu seperti garam, gula, kemudian disusul dengan air asam, setelah itu aduk sampai rata dan matang.
  6. Ikan teri asam manis siap disajikan.

 

  1. Anonim. Health Benefits of Anchovies. https://www.webmd.com/diet/health-benefits-anchovies#1. (Diakses pada 1 Desember 2020).
  2. Staughton, John. 2020. 9 Reasons Why Anchovies Should Be Included In Your Diet. https://www.organicfacts.net/health-benefits/animal-product/health-benefits-of-anchovies.html. (Diakses pada 1 Desember 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi