Inilah 9 Manfaat Jangka Panjang dan Pendek dari Konsumsi Ikan Secara Rutin!

ikan-laut-doktersehat

DokterSehat.Com – Sebagai negara maritim yang memiliki wilayah laut yang sangat luas, sudah sepantasnya Indonesia kaya akan hasil lautnya, termasuk ikan laut. Sayanganya kesadaran konsumsi ikan di Indonesia masih cukup rendah. Padahal ikan merupakan salah satu sumber nutrisi terbaik bagi tubuh. Apa saja kandungan dan manfaat ikan laut?

Kandungan Ikan

Sebelum Anda mengetahui  manfaat ikan laut, Anda perlu mengetahui kandungan di dalamnya. Banyaknya manfaat ikan laut tentunya tidak terlepas dari kandungan-kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Salah satu kandungan ikan yang dipercara sangat baik untuk tubuh adalah seperti asam lemak omega-3. Kandungan omega-3 dalam ikan laut berbentuk EPA dan DHA yang memiliki peran penting bagi otak.

Selain mengandung asam lemak tak jenuh, ikan laut juga memiliki kandungan protein yang tinggi. Bahkan ikan sering dikatakan sebagai sumber protein yang lebih baik dibandingkan dengan daging ayam atau sapi. Protein ikan juga dianggap baik karena lebih mudah dicerna dan juga mengandung asam amino yang baik untuk tubuh.

Ikan juga tentunya mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Vitamin yang banyak terkandung dalam ikan adalah seperti vitamin A, Vitamin B6, Vitamin B12, dan vitamin D. Sedangkan mineral yang terkandung dalam ikan laut dan tawar antara lain seperti zat besi, selenium, zinc, yodium, dan fluor.

Manfaat Ikan Laut untuk Kesehatan

Jika melihat kandungan yang ada di dalam ikan, tentu sudah tidak diragukan lagi jika ikan memang berbagai manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat ikan laut yang tidak boleh Anda lewatkan.

1. Baik untuk pertumbuhan

Berdasarkan kandungan yang ada di dalamnya, manfaat ikan laut yang pertama adalah baik untuk masa pertumbuhan. DHA dan EPA merupakan asam lemak yang sangat baik untuk pertumbuhan otak dan juga mata.

Hal inilah yang kemudian membuat ikan menjadi makanan yang sangat disarankan untuk anak-anak dan ibu hamil serta menyusui. Membiasakan konsumsi ikan laut selagi hamil dianggap sebagai salah satu langkah untuk membiasakan anak mengonsumsi ikan sejak dini.

2. Mencegah asma pada anak

Manfaat ikan laut yang kedua adalah mencegah asma pada anak. Penyakit asma adalah penyakit kronis yang menyerang saluran pernapasan. Umumnya penyakit asma memang ditemukan sejak usia dini. Sebuah penelitian telah menemukan bahwa anak yang mengonsumsi ikan lebih banyak, memiliki risioko yang lebih kecil untuk terkena asma. Namun efek ini memang tidak terlihat secara signifikan pada orang dewasa.

3. Menjaga kesehatan Jantung

Manfaat ikan laut selanjutnya adalah untuk memelihara kesehatan jantung. Kandungan omega-3 yang tinggi dalam ikan dipercaya sebagai alasannya. Penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke merupakan penyakit yang harus diwaspadai karena merupakan penyakit yang sering menyebabkan kematian dini.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa orang yang mengonsumsi ikan setiap minggu memiliki risiko lebih terkena serangan jantung atau pun stroke. Jadi jangan ragu untuk konsumsi ikan setiap hari untuk menghindari penyakit-penyakit berbahaya tersebut.

4. Menjaga fungsi otak

Seiring dengan bertambahnya usia seseorang, fungsi otak atau kemampuan kognitif seseorang tentunya juga akan menurun. Sebuah penelitian menyatakan bahwa seseorang yang mengonsumsi ikan setiap hari, penurunan kemampuan kognitifnya lebih lambat dibandingkan dengan yang lebih jarang menyantap ikan.

Terdapat jaringan fungsional di otak yang disebut dengan grey matter. Bagian otak ini adalah bagian yang mengatur emosi dan memori seseorang. Orang yang mengonsumsi ikan secara rutin dipercaya memiliki grey matter lebih banyak di otak sehingga kemampuan kognitifnya pun tidak cepat menurun.

5. Mengatasi depresi

Manfaat ikan laut selanjutnya adalah dapat mencegah depresi. Gangguan mental yang satu ini memang sangat umum ditemui, namun tentunya tidak dapat dianggap sepele. Orang yang rutin mengonsumsi ikan ternyata lebih kecil risikonya terkenal depresi.

Selain itu, kandungan omega-3 dalam ikan juga dipercaya dapat meningkatkan kerja obat antidepresan. Jadi, jika Anda ingin terhindar dari depresi maupun sedang dalam pengobatan depresi, konsumsilah ikan secara rutin agar khasiat ikan laut memperbaiki kondisi mental Anda.

6. Menurunkan risiko diabetes tipe 1

Manfaat ikan laut lainnya adalah dapat menurunkan risiko penyakit autoimun seperti penyakit diabetes tipe 1 dan penyakit autoimun lainnya. Kandungan omega-3 dan vitamin D dalam ikan diduga dapat membantu menurunkan risiko penyakit autoimun baik pada anak-anak maupun pada orang dewasa.

7. Menjaga kesehatan mata

Selain penurunan kemampuan kognitif, umumnya semakin tua seseorang maka penglihatannya juga akan semakin menurun. Penurunan kemampuan penglihatan bahkan hingga kebutaan yang menyerang orang yang lebih tua umumnya disebabkan oleh degenerasi makula.

Sebuah penelitian menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi ikan laut secara rutin memiliki risiko 42% lebih rendah untuk terkena degenerasi makula. Konsumsi ikan setiap minggu juga dapat menurunkan risiko degenerasi makula neovascular sebesar 53%.

8. Sumber vitamin D

Vitamin D memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan mencegah datangnya berbagai penyakit. Kekurangan vitamin D juga dipercaya dapat menyebabkan gangguan tidur, padahal kualitas tidur yang baik merupakan salah satu kunci dari hidup sehat.

Salah satu sumber vitamin D adalah cahaya matahari, tapi apakah kebutuhan vitamin D Anda sehari-hari sudah terpenuhi? Sumber vitamin D lain yang sangat direkomendasikan adalah ikan laut seperti tuna atau salmon dan juga minyak ikan. Sumber vitamin D dari ikan ini bisa memenuhi kebutuhan vitamin D dari 100-200%.

9. Menurunkan kolesterol

Kandungan asam lemak omega-3 dalam ikan juga diketahui memiliki manfaat untuk menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Seperti yang sudah umum diketahui bahwa tingginya kolesterol jahat dalam tubuh akan berbahaya dan dapat meningkatkan timbulnya risiko penyakit lain seperti penyakit jantung.

Konsumsi Ikan yang Baik

Bagi sebagian orang, konsumsi ikan laut atau jenis seafood lainnya dapat menyebabkan reaksi alergi. Tapi tidak perlu khawatir, karena Anda masih bisa mengonsumsi ikan air tawar. Ikan air tawar memang memiliki kandungan nutrisi sedikit lebih rendah dibandingkan ikan laut, bukan berarti ikan air tawar tidak baik untuk dikonsumsi.

Jika Anda tidak alergi terhadap ikan laut pun, ada baiknya menyelingi konsumsi ikan laut dengan ikan air tawar sesekali. Beberapa jenis ikan air tawar yang baik untuk dikonsumsi antara lain adalah seperti ikan nila, ikan mujair, ikan lele, ikan patin, dan ikan gabus.

Konsumsi ikan yang baik juga harus diperhatikan pengolahan dan pemilihannya. Konsumsi ikan hasil budidaya dianggap lebih aman daripada ikan yang ditangkap secara langsung karena adanya risiko pencemaran air. Pengolahan ikan juga sebaiknya diperhatikan, tentunya ikan yang dimasak dengan cara dikukus atau dipanggang akan lebih baik daripada ikan yang digoreng.

Konsumsi ikan mentah juga sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering karena ditakutkan masih terdapat mikroorganisme yang menempel dan akhirnya tidak sengaja termakan. Maka dari itu, ibu hamil sangat tidak disarankan mengonsumsi ikan mentah seperti pada sushi. Jika ingin konsumsi ikan mentah, maka pertimbangkan lebih dulu kondisi tubuh Anda.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa banyak manfaat ikan laut yang bisa didapatkan oleh tubuh. Sebaiknya konsumsi ikan laut 1-2 kali seminggu dengan pengolahan yang baik. Melihat fakta ini, khasiat ikan laut ternyata tidak hanya didapatkan untuk keuntungan jangka pendek, akan tetapi manfaat jangka panjang juga bisa Anda dapatkan. Yuk, penuhi kebutuhan nutrisi dengan rutin mengonsumsi ikan mulai sekarang!