Ibu Hamil Wajib Tahu, Ini 5 Manfaat Hebat Beri Kolostrum untuk Bayi

menyusui setelah caesar
Designed by Freepik

DokterSehat.Com– Jika Anda hanya beranggapan bahwa memberi kolostrum pada bayi adalah hal yang biasa saja, maka kini sebaiknya Anda mulai mengubah anggapan tersebut, karena ternyata kolostrum pada bayi tidak hanya memberikan manfaat tunggal berupa imunitas saja, lho.

Ya, kolostrum yang diberikan pada bayi telah terbukti mampu memberikan banyak manfaat, akan tetapi, banyak orang yang hanya beranggapan bahwa manfaat yang didapatkan dengan memberikan kolostrum pada bayi tidaklah banyak.

Maka dari itu, kolostrum bisa jadi masih dianggap sebelah mata, padahal kolostrum yang hanya bisa diperoleh pada masa-masa tertentu ini merupakana hal yang sangat berharga untuk bayi.

Kolostrum sebagai makanan di hari-hari pertama bayi

Kolostrum, sebagai ASI yang keluar pertama kali setelah ibu melahirkan hanya akan terjaga kualitasnya paling lama hingga 2-3 hari. Setelah itu, ASI yang diperoleh bayi bukanlah ASI kolostrum lagi yang berarti berbeda manfaat dan kandungan gizinya.

Konon, kolostrum merupakan ASI yang dinilai tidak layak diberikan pada anak, karena tampilannya yang kuning dan tidak nampak seperti ASI pada umumnya.

Hal ini membuat kolostrum menjadi sering dibuang dan tidak dianggap lagi manfaatnya. Nyatanya, dengan berbagai penelitian dan studi, di luar dan dalam negeri, kolostrum kini terbukti mampu memberikan manfaat utama yang super hebat bagi bayi.

Lalu, apa saja sih manfaat pemberian ASI kolostrum untuk bayi?

Pemberian ASI kolostrum untuk bayi akan memberikan berbagai manfaat, diantaranya adalah:

1. Sebagai pelindung dan pembentuk kekebalan tubuh yang utama

Ketika bayi baru lahir, ia akan berada pada lingkungan baru di luar rahim, hal ini membuat tubuh bayi menjadi sensitif dan rentan mengalami infeksi dari adanya bakteri dan berbagai virus.

Untuk itu, perlindungan utama yang paling cocok untuk kondisi tubuh bayi yang baru lahir tersebut, hanya bisa diberikan dari pemberian ASI kolostrum.

Hal ini telah terbukti karena kandungan berbagai zat pendukung imunitas tubuh akan mudah diterima dan diserap tubuh bayi jika diperoleh dari ASI kolostrum tersebut.

2. Memberikan asupan gizi yang super lengkap

Bayi yang baru lahir membutuhkan asupan makanan yang cocok dan mudah diserap oleh tubuhnya.

ASI kolostrum merupakan makanan paling tepat yang mampu disesuaikan dengan kondisi tubuh dan kebutuhan tubuh bayi saat baru lahir.

kandungan-di-dalam-asi-doktersehat
photo credit : pexels.com

Kolostrum memiliki kandungan protein, karbohidrat, lemak yang tepat, mineral, vitamin A, B kompleks, C, D, E dan K, yang jenisnya merupakan jenis yang tepat dan sesuai dengan tubuh bayi.

3. Melindungi organ vital bayi

Sejalan dengan kandungan gizi yang lengkap pada kolostrum, manfaat yang akan didapatkan dari asupan gizi yang cukup bagi tubuh bayi tentu adalah manfaat yang berguna bagi kesehatan organ vital bayi, yaitu jantung, otak dan sistem saraf pusat bagi bayi.

jam-tidur-bayi-doktersehat

Asupan berbagai jenis zat gizi dari kolostrum merupakan jenis yang cocok dan mudah diserap oleh organ tubuh bayi, sehingga tumbuh kembang organ tubuh bayi setelah lahir akan tetap optimal.

4. Baik untuk kesehatan pencernaan bayi

Selain bermanfaat bagi berbagai organ vital kesehatan bayi, kolostrum memberikan manfaat berupa dukungan asupan enzim yang cocok mendukung pembentukan pencernaan yang membentuk sistem pencernaan bayi yang optimal.

bantal-bayi-doktersehat-1
Designed by Freepik

Enzim yang terbentuk dari kolostrum untuk bayi adalah enzim protease, lipase dan amilase yang fungsinya adalah menguraikan protein, lemak dan kabrohidrat. Hal ini akan mendukung penyerapan gizi dan kesehatan pencernaan yang super sehat untuk tubuh bayi.

5. Menekan terjadinya reaksi alergi

Salah satu manfaat yang dirasakan dengan imuntas tubuh bayi yang tinggi dan kesehatan pencernaan yang terjaga adalah bayi terhindar dari reaksi alergi.

doktersehat-alergi

Hal ini disebabkan tubuh bayi yang memiliki kekebalan tubuh optimal dan kesehatan pencernaan yang terjaga dari pemberian kolostrum pada hari-hari awal kelahiran bayi.