Terbit: 22 Juni 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Orang-orang yang belum menikah dan awam dengan seks pasti menganggap aktivitas ini hanyalah pertemuan penis dan vagina saja. Selama dua organ itu bersatu dan mendapatkan orgasme, seks sudah dilakukan dengan benar. Kalau pria atau wanita tidak puas, seks yang dilakukan tidak benar.

5 Alasan Mengapa Foreplay dalam Seks Itu Penting

Memang benar, seks adalah pertemuan dua alat vital. Namun, seks yang dilakukan oleh pria dan wanita tidak sesederhana itu. Ada banyak elemen dalam seks yang akan menentukan kenikmatan dan kepuasan secara fisik dan psikologi.

Nah, salah satu cara untuk bisa menikmati seks dengan lebih baik adalah dengan melakukan pemanasan atau foreplay. Dengan melakukan aktivitas tersebut, Anda bisa dengan mudah mendapatkan manfaat di bawah ini.

  1. Menyiapkan fisik

Foreplay dilakukan untuk menyiapkan pria dan wanita secara fisik. Persiapan fisik ini akan memudahkan pasangan saat bercinta karena organ seksualnya sudah siap untuk bertemu dan melakukan penetrasi seperti seks pada umumnya.

Persiapan seks yang dilakukan oleh pria meliputi persiapan ereksi dan stamina. Foreplay akan memudahkan pria mendapatkan ereksi dengan sempurna. Darah akan terpompa maksimal ke dalam penis sehingga organ ini siap untuk melakukan penetrasi. Kalau pria tidak siap secara fisik, bisa jadi mereka susah melakukan penetrasi ke dalam vagina.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Persiapan fisik pada wanita sebelum memulai seka terdiri dari kesiapan vagina dalam menerima penis. Kesiapan ini perupa peningkatan cairan pelumas sehingga gesekan yang terjadi tidak membuat wanita jadi sakit. Selain itu persiapan ini juga membuat seluruh bagian tubuh wanita sensitif terhadap rangsangan.

  1. Menyiapkan mental

Seks yang berjalan dengan baik dan lancar harus terjadi secara sadar dan sesuai dengan konsens atau kesepakatan bersama. Saat melakukan foreplay pasangan akan memutuskan akan melanjutkan ke penetrasi atau menyudahi seks dan sekadar melakukan karezza saja.

Kalau mental untuk melakukan seks sudah siap, seks bisa dijalani dengan lebih mudah. Namun, kalau seks dilakukan dengan mental yang tidak siap, kenikmatan tidak akan didapatkan.

  1. Menghindari cedera saat seks

Seks terlihat tidak memiliki risiko pada kesehatan tubuh. Namun, aktivitas ini ternyata memiliki cukup banyak risiko untuk kesehatan khususnya pada alat vital. Kalau seks dilakukan tanpa pemanasan, penis dan vagina bisa saja mengalami gesekan yang kuat dan terluka. Selanjutnya kemungkinan terjadi patah penis dan robek vagina bisa terjadi.

Agar kondisi di atas tidak terjadi, coba lakukan pemanasan dengan baik. Buat tubuh siap secara fisik dan mental sehingga seks yang dilakukan tidak menjadi petaka.

  1. Memudahkan orgasme

Pria mungkin mudah mendapatkan orgasme setiap melakukan hubungan seks dengan pasangan. Namun, wanita susah sekali mendapatkan orgasme karena butuh rangsangan yang lebih intens sejak pemanasan atau foreplay.

Agar wanita mudah mendapatkan orgasme, foreplay harus dilakukan dengan baik. Lakukan foreplay paling tidak 10-15 menit sebelum menuju ke hidangan utama dari seks. Kalau Anda dan pasangan sama-sama mendapatkan kenikmatan, seks akan sempurna.

  1. Memberikan kedekatan emosional

Foreplay akan membuat pasangan berkomunikasi baik secara verbal atau non verbal. Komunikasi ini akan memberikan kedekatan emosional sehingga seks tidak berakhir menjadi aktivitas fisik saja, tapi aktivitas kedekatan pasangan untuk mengungkapkan rasa sayang mereka.

Kalau Anda jarang melakukan foreplay atau langsung melakukan seks begitu saja, lebih baik segera diubah. Mulai saat ini perbanyak foreplay agar seks yang hebat bisa terus didapatkan. Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk Anda dan bisa segera dipraktikkan dengan pasangan saat bercinta.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi