Terbit: 5 Mei 2021 | Diperbarui: 6 Mei 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Daun stevia atau Stevia rebaudiana sering kali menjadi pengganti gula dalam produk yang mengklaim aman bagi penderita diabetes. Selain itu apa saja manfaatnya? Selengkapnya simak penjelasan tentang manfaat, kandungan nutrisi, hingga efek sampingnya!

10 Manfaat Daun Stevia untuk Kesehatan, Kandungan Nutrisi, dll

Apa Itu Daun Stevia?

Daun stevia adalah tanaman yang biasa digunakan sebagai pemanis alami atau pengganti gula biasa untuk makanan dan minuman. Ini juga sebagai suplemen makanan atau produk perawatan kulit. Daun manis ini 100-300 kali lebih manis dari gula meja, tetapi tidak mengandung karbohidrat, kalori, atau bahan buatan lainnya.

Stevia glikosida, terutama stevioside dan rebaudioside adalah senyawa aktif yang membuat daun ini terasa manis. Beberapa orang menggunakannya untuk beberapa masalah kesehatan, seperti peningkatan gula darah, tekanan darah tinggi (hipertensi), mulas, dan kondisi lainnya, atau bahkan untuk menurunkan berat badan. Namun, belum ada bukti ilmiah yang mendukung manfaat ini.

Kandungan Nutrisi Daun Stevia

Satu porsi atau setara 1 gram mengandung 1 kalori dan sekitar 1 gram karbohidrat. Selain itu, daun manis ini mengandung berbagai macam nutrisi, antara lain:

  • Protein
  • Serat
  • Karbohidrat
  • Zat besi
  • Fosfor
  • Kalsium
  • Kalium
  • Natrium
  • Magnesium
  • Zinc
  • Vitamin A dan C.

Namun, dalam produk yang umumnya telah beredar baik di minimarket hingga supermarket, tidak mengandung nutrisi. Ada atau tidaknya nutrisi dalam daun ini mungkin hanya mengambil manfaatnya sebagai pemanis.

- Iklan -
Iklan DokterSehat Farmaku Sensodyne - Advertisement

Manfaat Daun Stevia untuk Kesehatan

Tidak hanya bermanfaat sebagai pemanis makanan dan minuman, daun manis ini memiliki berbagai khasiat untuk masalah kesehatan hingga kesehatan kulit.

Berikut ini penjelasan tentang manfaat daun stevia:

1. Mengontrol Diabetes

Khasiat utama dari stevia adalah mampu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Daun manis bisa menjadi pengganti gula yang ideal bagi penderita diabetes atau orang-orang yang mengontrol asupan karbohidrat, karena masih dapat makan makanan manis tanpa harus khawatir tentang komplikasi diabetes.

Berbeda dengan sukrosa, yang terdiri dari gula meja, stevia mempermanis makanan dengan cara yang sama seperti gula, tetapi mengandung stevioside, senyawa glikosida non-karbohidrat. Ketika stevioside terpecah, partikel yang mengandung glukosa terserap oleh bakteri di usus besar, bukannya terserap ke dalam aliran darah dan memengaruhi kadar glukosa dalam tubuh.

Baca Juga: Gula Rafinasi: Jenis, Perbedaan, Contoh, dan Bahayanya bagi Kesehatan

2. Mengatur Tekanan Darah

Stevioside adalah sejenis glikosida, tetapi ada glikosida lain dalam stevia yang mampu mengendurkan pembuluh darah, melancarkan buang air kecil, dan membantu membuang natrium dari tubuh.

Hal tersebut bisa mengurangi stres pada sistem kardiovaskular dan menurunkan tekanan darah (hipertensi), yang kemudian melindungi kesehatan jantung dan mencegah kondisi tertentu seperti aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke.

3. Antikanker

Manfaat daun stevia sebagai sumber antioksidan yang menjadikannya suplemen makanan untuk pencegahan berbagai kanker, termasuk kanker pankreas. Sebagai informasi, antioksidan juga membantu mencegah penuaan dini, kerusakan kognitif, dan berbagai kondisi lain seperti penyakit jantung.

Kandungan quercetin, kaempferol, sterol, dan senyawa glikosida lainnya dalam stevia membantu menghilangkan radikal bebas dalam tubuh, sehingga mencegah mutasi sel sehat menjadi sel ganas.

4. Menurunkan Kadar Kolesterol

Mengonsumsi stevia menyebabkan penurunan yang signifikan pada kadar kolesterol jahat (low-density lipoprotein/LDL) dan trigliserida.

Daun manis ini juga dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (high density lipoprotein/HDL), yang penting untuk profil lipid yang baik. Namun, tidak jelas apakah penggunaannya sesekali dalam jumlah yang lebih sedikit akan memiliki dampak yang sama.

5. Menyehatkan Jantung

Stevia mengandung senyawa yang bertindak sebagai diuretik, yang meningkatkan buang air kecil, membantu ekskresi natrium berlebih dan melemaskan pembuluh darah. Hal ini dapat mengurangi tekanan pada sistem kardiovaskular dan menurunkan tekanan darah.

Kondisi tersebut dapat melindungi jantung dan mengurangi kemungkinan pengerasan arteri. Ini dapat membantu mencegah kondisi yang lebih serius seperti stroke dan serangan jantung.

Baca Juga: 15 Manfaat Daun Ketumbar untuk Kesehatan dan Efek Samping

6. Menurunkan Berat Badan

Stevia sangat rendah kalori dan 100-300 kali lebih manis daripada gula, tergantung pada jumlah ekstrak tertentu dalam varietas spesies. Itu artinya orang bisa makan makanan seperti kue, biskuit, dan permen berbahan stevia tanpa khawatir menimbun kalori dari gula.

Oleh karena itu, makan makanan berbahan daun manis ini bisa meningkatkan peluang untuk berhasil menurunkan berat badan. Hal ini juga dapat membantu mengontrol kandungan gula berlebih pada pola makan anak-anak.

7. Menjaga Kesehatan Mulut

Stevia bisa mengurangi pembentukan bakteri di mulut, menjadikannya bahan aditif yang populer untuk pasta gigi dan obat kumur. Daun ini juga dapat mencegah gigi berlubang dan radang gusi.

8. Perawatan Kulit

Khasiat daun stevia bisa membantu mengatasi masalah kulit, seperti eksim dan dermatitis. Mengoleskannya pada kulit yang bermasalah dapat menghambat penyebaran bakteri dan bertindak sebagai steroid – obat antiradang.

9. Mencegah Osteoporosis

Tidak seperti gula, stevia membantu meningkatkan kepadatan mineral tulang dan mengobati osteoporosis. Menurut sebuah penelitian pada hewan menunjukkan pentingnya meningkatkan metabolisme kalsium. Para peneliti mencoba menemukan berbagai cara berbeda yang bermanfaat untuk kesehatan manusia.

10. Khasiat Daun Stevia Lainnya

Seiring dengan semua manfaat kesehatan sebelumnya, stevia juga memiliki beberapa khasiat lainnya. Ini termasuk antidiare, antihiperglikemik, diuretik, antiinflamasi, dan imun modulator.

Baca Juga: 15 Manfaat Daun Thyme untuk Kesehatan, Kandungan Nutrisi, dan Efek Samping

Cara Menggunakan Daun Stevia sebagai Pengganti Gula

Daun manis ini bisa Anda gunakan dalam bentuk bubuk atau cair langsung sebagai pengganti gula pada berbagai macam makanan, termasuk:

  • Minuman: Kopi, teh, minuman ringan, atau minuman lainnya.
  • Produk susu: Yogurt dan es krim.
  • Makanan kemasan: Acar, saus, permen, dan makanan kemasan lainya.
  • Makanan yang dipanggang: Roti, kue, dan makanan penutup.

Anda juga bisa menggunakannya sebagai bahan berbagai masakan. Namun, penting untuk menentukan dosis atau jumlahnya sebelum menambahkannya sebagai pengganti gula karena lebih manis daripada gula.

 

  1. Anonim. Tanpa Tahun. Stevia. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-682/stevia (Diakses pada 5 Mei 2021)
  2. Anonim. Tanpa Tahun. Stevia Benefits. https://www.indigo-herbs.co.uk/natural-health-guide/benefits/stevia (Diakses pada 5 Mei 2021)
  3. Nichols, Hannah. 2018. What is stevia?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/287251#Possible-health-benefits (Diakses pada 5 Mei 2021)
  4. Staughton, John. 2020. 7 Impressive Benefits Of Stevia. https://www.organicfacts.net/health-benefits/other/stevia.html (Diakses pada 5 Mei 2021)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi