Terbit: 19 Januari 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Bunga lawang adalah rempah-rempah yang berasal dari Cina yang memiliki bentuk bintang dan digunakan dalam berbagai jenis makanan. Bunga lawang digunakan sebagai obat herbal tradisional. Ketahui apa saja manfaat bunga lawang, kandungan nutrisi, efek samping, dll.

7 Manfaat Bunga Lawang: Kandungan, Efek Samping, dll

Kandungan Nutrisi Bunga Lawang

Bunga lawang adalah tanaman rempah asli Cina yang memiliki nama Latin Illicium verum. Bunga lawang berbentuk bintang kecil dan memiliki rasa manis seperti tanaman herbal licorice. Masyarakat tradisional menggunakan bunga lawang sebagai obat alternatif atau obat herbal untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan.

Berikut ini adalah kandungan bunga lawang, yaitu:

  • Linalool
  • Quercetin
  • Anethole
  • Asam shikimic
  • Asam galat
  • Limonene
  • Flavonoid
  • Polifenol
  • Antioksidan

Bunga lawang juga memiliki sifat anti-inflamasi dan antimikroba yang berefek baik untuk kesehatan. Penelitian pun masih dibutuhkan untuk meneliti efektivitas bunga lawang untuk mengatasi kondisi medis tertentu.

Manfaat Bunga Lawang bagi Kesehatan

Bunga lawang disebut juga dengan bunga pekak atau star anise. Bunga lawang dimanfaatkan sebagai bumbu rempah dalam masakan kari, gulai Aceh, rendang, dan masakan tradisional Cina bernama ngo hiong.

Selain sebagai penyedap rasa dan aroma, bunga lawang juga memiliki manfaat kesehatan. Berikut ini adalah manfaat bunga lawang, yaitu:

1. Agen Antijamur

Bunga lawang mengandung anetol flavonoid yang dikaitkan sebagai antijamur yang potensial. Penelitian dalam bidang pertanian juga menemukan bahwa kandungan trans-anethole di bunga lawang dapat memperlambat pertumbuhan jamur patogen pada tanaman tertentu.

Penelitian lain menemukan bahwa minyak esensial bunga lawang mengandung senyawa bioaktif yaitu terpene linalool yang dapat menghambat pembentukan dinding sel jamur yang menyebabkan infeksi pada manusia.

Baca Juga: 9 Manfaat Licorice bagi Kesehatan, Mitos atau Fakta?

2. Agen Antibakteri

Bunga lawang memiliki sifat antibakteri yang dapat memperlambat pertumbuhan bakteri patogen yang menyebabkan infeksi atau penyakit umum. Manfaat bunga lawang sebagai antibakteri dikatakan sama efektifnya dengan antibiotik yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri patogen yang kebal dengan obat.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa senyawa bioaktif dalam bunga lawang dapat mengobati infeksi saluran kemih dari bakteri patogen tertentu. Penelitian lainnya pun setuju bahwa bunga lawang dapat memperlambat pertumbuhan bakteri E. coli.

3. Agen Antivirus

Bunga lawang mengandung asam shikimat yaitu agen antivirus paling kuat dan potensial untuk melawan virus. Asam shikimat adalah kandungan utama dari obat influenza yang paling efektif. Penelitian lainnya bahkan menunjukan bahwa bunga lawang dapat mengatasi infeksi virus lainnya termasuk virus herpes simpleks tipe 1.

Pengembangan dan penelitian dalam bidang farmasi masih dijalankan untuk membuktikan manfaat bunga lawang untuk mengatasi influenza dan serangan virus lainnya pada tubuh manusia.

4. Agen Antioksidan

Sebuah penelitian dari Chemico-Biological Interactions menyatakan bahwa bunga lawang memiliki sifat antioksidan untuk mengurangi mengurangi jumlah perkembangan kanker setelah terpapar dengan karsinogen atau pemicu sel kanker.

Para ilmuwan bahkan menyimpulkan manfaat bunga lawang untuk membantu mengobati kanker, namun penelitian lebih dalam perlu dilakukan.

Baca Juga: 8 Manfaat Adas Manis untuk Kesehatan dan Kecantikan

5. Kandungan Rendah Kalori

Sama seperti sebagian besar rempah dan herbal lainnya, bunga lawang memiliki kandungan rendah kalori. Kalori adalah sumber energy bagi tubuh. Kalori yang menumpuk di tubuh akan menjadi lemak.

Bunga lawang hanya mengandung 23 kalori per satu sendok makan. Anda dapat memasukan banyak bumbu rempah-rempah ini dalam bahan makanan Anda tanpa mengganggu pola diet Anda.

6. Kandungan Serat

Makanan kaya akan serat dapat membantu melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, dan mengatasi diare. Mengkonsumsi makanan berserat juga dikaitkan dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko diabetes. Satu sendok makan bunga lawang mengandung 1 gram serat atau setara dengan 3-4% kebutuhan serat harian Anda.

7. Kandungan Zat Besi

Manfaat zat besi adalah untuk mengatur darah, mengangkut oksigen, memproduksi energi, dll. Bunga lawang mengandung 2,5 miligram zat besi atau memenuhi kebutuhan zat besi harian sebanyak 14-31 persen sesuai dengan indikator usia dan jenis kelamin Anda.

Manfaat bunga lawang telah digunakan dalam pengobatan Cina tradisional selama ribuan tahun dan semakin populer karena sifat antimikroba dan potensi farmakologis bunga lawang alami, namun penelitian untuk membuktikan khasiat bunga lawang untuk pengobatan secara medis masih dibutuhkan.

Cara Mengolah Bunga Lawang

Bunga lawang memiliki rasa yang manis dan aroma yang sedap. Bunga lawang dapat digunakan dalam bentuk utuh atau dijadikan bubuk yang kemudian ditambahkan sebagai bumbu makanan.

Bunga lawang biasanya dimanfaatkan dalam bidang kuliner dalam masakan Cina klasik, Vietnam, India, dan Timur Tengah untuk menambah rasa dan aroma. Bunga lawang dapat juga diolah menjadi teh, pelengkap rasa untuk roti, muffin, sup, dll.

Baca Juga: 10 Manfaat Teh Kayu Manis untuk Meningkatkan Kesehatan Tubuh

Efek Samping Bunga Lawang

Bunga lawang Cina sudah lama digunakan sebagai obat herbal dan banyak orang yang membuktikan khasiatnya tanpa risiko efek samping, hanya ada beberapa laporan alergi yang tidak parah. Tidak ada laporan efek samping bunga lawang Cina (Illicium verum), namun yang berbahaya adalah bunga lawang Jepang (Illicium anisatum) yang merupakan masih satu golongan tanaman serta memiliki bentuk dan rasa yang hampir sama.

Bunga lawang Jepang dapat menyebabkan mual, muntah, kejang, halusinasi, serta berbahaya untuk bayi dan anak-anak. Sebaiknya Anda teliti untuk memilih bunga lawang varietas dari Cina yang baik untuk kesehatan.

Itulah pembahasan tentang manfaat bunga lawang. Walaupun sudah dipercaya sebagai pengobatan tradisional Cina yang sangat efektif, penelitian secara medis tetap dibutuhkan. Semoga informasi ini berguna untuk Anda.

 

  1. Hill, Ansley, RD, LD. 2018. Star Anise: Benefits, Uses and Potential Risks. https://www.healthline.com/nutrition/star-anise. (Diakses pada 19 November).
  2. Hendricks, Jessica. 2011. Health Benefits of Star Anise. https://healthfully.com/399013-health-benefits-of-star-anise.html. (Diakses pada 19 November).
  3. Tremblay, Sylvie. 2018. Health Benefits of Star Anise. https://healthyeating.sfgate.com/health-benefits-star-anise-4835.html. (Diakses pada 19 November).


DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi